
Setelah sesi poto san menyuruh nic pergi ke bawah untuk mengambilkan makanan yang sudah dia pesan tadi saat nic sibuk membuka koper itu.
"Sayang masa aku ke dapur ke gini sih" ucap nic kesal dengan permintaan aneh san.
"Gak pokoknya kamu harus tetep pake kostum itu sampe poto ini tercetak dan di pajang di ruang tv di bawah" ucap san yang terus menolak permintaan nic.
"Yang tapikan ini itu..." ucap nic terhenti saat san me*u*at bibir nic sekilas.
"Sudah sana" ucap san mengusir nic setelah apa yang terjadi,sedangkan nic yang tidak siap dengan perlakuan san itu hana bengong.
"Kenapa?sana pergi" tanya san yang melihat nic masih dia di tempatnya.
Nic yang tersadar mendengar pertanyaan itu pun langsung balik badan dan pergi mengambil apa yang san mau.
"Ok kita liat di dalam cctv" ucap san yang langsung membuka laptop yang sudah tersambung dengan cctv.
"Wah bener bener lucu,hahaha" ucap san saat melihat nic yang mengendap ngendap seperti maling.
Dor...
"Lo kenapa nic ke maling aja" ucap davit yang belum menyadari pakaian nic.
"Lo...sttt" ucap nic sedikit kaget melihat davit.
"Wih keren baju lo nic,siapa yang nyuruh tuh" ucap davit melihat baju nic.
"Apa sih lo ah bikin tambah kesel gue aja" ucap nic sinis,karena davit melihat nic dari atas ke bawah dari belakang ke depan,dan seketika davit tertawa kencang melihat sahabatnya mengunakan baju yang sangat dia benci itu.
"Lo sakit,enggak ko,terus lo kenapa nic ko mau sih pake baju gituan" ucap davit memeriksa jidat nic dan juga jidatnya.
"Pikir aja sendiri" ucap nic kesal dan pergi ke dapur mengambil pesanan san.
"Pih ada kontes apa pipih pake baju karakter seperti itu"tanya helen yang sedang asik makan buah buahan bersama abangnya itu.
"Iya nih ko gak ajak ajak kita sih"ucap sarip.
"Ih...kalian ngagetin aja sih" ucap nic kaget melihat anak anaknya ada di sana yang lagi asik makan buah yang melihat pipihnya seperti maling tertangap basa sama orang rumah.
"Ya pipih ke maling aja" jawab sarip.
"Gak juga ah...ya udah pipih ambil pesenan mimih dulu" ucap nic yang langsung pergi dari hadapan anaknya itu.
"Pak mana makanan yang alexsan pesan" ucap nic kepada koki yang sedang sibuk membuat makan siang.
"Eh tuan nic ko gak biasanya pake itu,pasti di disuruh nyonya yah" ucap koki parel yang melihat baju yang di pake nic membuat asistennya menahan tawa saat melihat apa yang dipakai majikanya itu.
__ADS_1
"Iya nih,mana pak" ucap nic yang sekali lagi meminta makanan itu.
"Oh ini tuan" ucap koki parel.
"Apaan ini?" tanya nic melihat bentuk makanan yang di siapkan kokinya itu.
"Ini sup gurita pesenan nyonya tuan" ucap koki parel.
"Apa!!gak saya gak mau bawa" ucap nic tidak percaya dengan apa yang di pesan san,yang langsung mengambil gagang telepon rumahnya.
"Sayang maksudnya apa ini" tanya nic.
"Apa sih cepet bawa kesini supnya udah laper nih" ucap san di balik telepon.
"Tapi yang aku itu geli liat mahluk itu yah" ucap nic.
"Gak pokoknya gimana pun caranya harus bawa kesini sekarang juga" ucap san yang langsung mematikan telepon tanpa balasan nic.
"Key kamu bisa bawa itu ke kamar gak,tapi nanti saat di depan pintu kamar berikan padaku ok" ucap nic yang melihat mangkuk berisi gurita yang sudah di potong potong itu bergidig ngeri yang langsung menjauhi mangkuk itu.
Ok untuk hari ini sudah dua kali kena sial yang baru saja pulang dari paris,apa salah dan dosaku,jangan sampe yang ketiga kalinya lebih parah dari ini,udah tau gue takut gurita ini malah ada banget di hadapan gue ke gitu gumam nic yang dari tadi menjaga jarak dengan key yang membawa sup gurita itu.
"Mrs supnya" ucap key yang menekan tobol bel.
"Ko kamu yang bawa nicnya mana" tanya san yang keluar dari kamarnya.
"Kenapa di situ sini" ucap san.
"Gak!!kalau sup aneh itu gak ada disana baru aku kesana" ucap nic yang langsung duduk di sofa dekat tangga.
"Ih rese ya sudah key bawa kedalam supnya" ucap san yang juga ikut masuk meninggalkan nic.
"Key tolong bersihkan rumah yang dekat rumah vani yah,sekalian beneri san mua yang rusak dan juga beli barang barang yang di butuhkan untuk rumah itu" ucap san sambil memberikan kartu kreditnya untuk membeli sesuatu untuk rumah yang akan ditinggali windi nanti.
Setelah key keluar dari kamar dia melihat nic yang masih disana dengan baju kostumnya itu kini membuat key tertawa karena kelakuannya,yah key tau kalau majikan yang satunya ini jarang sekali senyum tapi saat dia melihat nic mengunakan baju itu dan juga dengan wajahnya yang sedang cemberut seperti itu membuat key nambah tertawa kencang setelah dia sampai di dapur yang sedari tadi dia tahan agar tidak terdengar nic.
"Ada apa key" tanya ambu.
"Oh...maaf,gak ada apa apa cuman tadi di kamar nyonya san ada kartun seru jadi ketawanya gak henti henti" jelas key.
"Oh...kalau gitu cepet cek makanan yang akan di makan siang ini yah" ucap ambu yang langsung pergi menginggalkan key untuk melihat apa yang terjadi di kamar san.
Baru juga sampai ambu di kejutkan dengan nic yang masih ada di sofa itu dengan apa yang key barusan liat saat dia keluar kamar san.
"Nic apa yang kamu lakukan di situ" tanya ambu.
__ADS_1
"Menunggu sasa menghabiskan sup guritanya mbu" jawab nic.
"Ko di sith sih harusnya di kamar atuh" ucap ambu.
"Enggak bu nanti yang ada aku di kasih hewan mengelikan itu" ucap nic sambil bergidik.
"Oh...kamu takut sama gurita,cepen burik nih kamu nic,asal kamu tau sasa itu sangat suka sama sup gurita" ucap ambu.
"Apa itu makan kesukaan sasa,ko bisa sih" ucap nic tak percaya.
"Ya udah gak percaya mah" ucap ambu yang langsung pergi ke dalam kamar san.
Nic yang mendengar pengakuan ambunya itu hanya bisa bengong tak percaya,selama dia mengenal san baru kali ini dia melihat san memakan makanan kesukaannya yang sangat nic benci sejak kecil selain darah dan barang yang berwarna pink.
***
Hai ketemu lagi sama author sebleng ini.
Gue mau nanya dong sama kalian?,kalian suka sama karakter nya siapa si di ceritaku ini...
"Author sebleng sayang kalian"
"Ih tor jijik gue bacanya" ucap davit.
"Serah gue,gue yang ngomong bukan lo sampo"
"Anj*r gue di sebut sampo,emang bener lo author sebleng gak punya otak lo" kesal davit.
"Apa lo bilang hah!!!gue timpuk lo pake bra buluk mau!!"emosi gue
"Asiap...jangan branya doang tor sama gundukanya juga tor boleh lah" ucap davit dengan semangatnya.
"Vani!!!!!laki lo gila cepet kasih obat napah" teriak gue
"Apa si lo tor,gak tau apa nih anak si kupret davit bawal banget pengen gue masukin lagi aja kenya" ucap vani yang lagi menyusui viviyan.
"Yang kalau nyusui si vivi itu dikamar napah" ucap davit menutupi ***** vani.
"Allahhuakbar gue di anggap apa di sini,sana lo pada malah mesum di hadepan gue lo" kesel gue yang melempar sandal jepitnya ke arah mereka,mereka yang mendengar itu langsung pergi setelah gue timpuk.
Jangan lupa like vote and komennya yah💕🙏
GI:@zihan631
08:09
__ADS_1
2020-09-10