wanita kaya itu, istriku

wanita kaya itu, istriku
bab 5


__ADS_3

Sepuluh tahun sudah berlalu san sudah memulihkan perusahaan dengan mudah dan sekarang perusahaan itu sudah memiliki cabang dimana mana termasuk dia yang sudah terkenal dimana mana juga,walau di negaranya sendiri dia tidak memberikan identitas yang tidak lengkap membuat semua pemburu kerjasama dengannya sangatlah susah,hanya orang orang dalam perusahaan saja yang bisa  mengajukan kerjasama dengan perusahaan mana pun itu yang menurutnya menguntungkan bagi perusahaan,


San juga dikenal sebagai direktur yang ramah baik dan sedikit dingin jika karyawannya membuat kesalahan dia akan menghukumnya dengan apa yang akan dibuat sendiri,dan san juga tidak memberikan tahu nama aslinya,dia sekarang dikenal miss zara atau nama lengkapnya zahra alexsan wiliam.


Entah mendapatkan nama itu dari mana san sangat bersyukur karena semua orang diindonesia tidak mengenali nya sampai vani saja tidak mengenali siapa zara itu,oh iya tentang vani yang tidak mengetahui san lagi setelah san memutuskan komunikasi atau apapun itu karena dia akan diketahui jika terus saja menghubungi vani atau pun ambunya sekarang dia anggapan  mereka semua sudah tidak ada,karena san mengirimkan seseorang untuk memberitahu kabar san yang sudah tiada kepada vani dan ambunya bahwa dia mati di sana dan mayatnya belum ditemukan sampai sekarang,


Vani merasa bersalah atas apa yang dia buat karena telah memberikan san pergi darinya,hingga dia membawa ambu tinggal bersamanya di Jakarta setelah mendengar berita itu,sedangkan  davit dan teman kampusnya juga merasa bersalah atas apa yang mereka lakukan dulu terhadap san,


Nicholas lah yang lebih terpuruk setelah mendengar san menghilang dinegara orang karena dia tidak dapat menepati janji yang diberikan abah wily kepadanya waktu dulu.


Dua tahun san tinggal di amerika untuk memulihkan perusahaan abahnya itu,empat tahun san sekolah kedokteran di zerman dan dia pergi ke korea untuk mencari sensasi baru dan melanjutkan kuliah kedokteran spesialis nya di sana selama empat tahun dan sekaligus kerja dirumah sakit di korea Selatan untuk mewujudkan impian abahnya jadi seorang dokter,dia juga dikorea dikenal sangatlah ramah dan mudah akrab dengan siapapun itu,sekarang dia juga sudah mendapatkan banyak teman di amerika zerman maupun korea dengan nama palsunya itu dan dia juga hampir menikah dengan seorang dokter yang sangat baik padanya,


Disaat pertama kali dia masuk ke universitas kedokteran dikorea dia bertemu dengannya dan dia pun lama kelamaan mulai akrab dan akan menjejak kepernikahan san menolaknya karena dia tidak berniat untuk menikah dengan orang yang menurutnya tidak cocok dengan dia,tetapi pria itu terus saja mengikuti san kemana pun dia berada,hingga akhirnya dia memutuskan untuk pulang ke Indonesia dan memberi tahu ambu bahwa dia masih hidup.


***


Dengan jet pribadi dia terbang ke Indonesia dengan hati gelisah membayangkan apa yang terjadi dulu akan terulang kembali setelah lama dia melupakannya,tetapi niat awalnya untuk pulang tidaklah punah dalam hatinya karena kerinduan san terhadap ambu dan sahabat satu satunya yang Setia menunggunya kembali hingga sekarang.


"Miss ada telepon dari pak Samuel dari inggris"ucap sekretaris san


"Bilang kepadanya saya tidak mau diganggu dan satu lagi tidak boleh ganggu saya,selama saya lagi memejamkan mata,mengerti kau mela"ucap san dingin


"Baik miss"ucapnya dan pergi lagi ke kebelakang,


"Sudah sepuluh tahun gue pergi dan sekarang gue kembali pasti banyak perubahan"gumak nya setelah berjam jam san didalam jet pribadinya akhirnya dia sampai juga ditempat kelahirannya dan disambut pengawalnya yang siap siaga menjaga dan menyambut kedatangannya,semua orang di bandara merasa terpukau melihat kecantikan dan merasa aneh dengan datangnya san di dalam bandara yang membawa pengawal begitu banyak di belakangnya,


"Cantik sekali dia,siapa dia?"ucap seseorang yang terdengar san


"Mah!bukankah itu pengusaha terkenal itu,yang dulu kerjasama dengan perusahaan kita"ucap seorang remaja


Bruk...!


Seorang anak kecil terjatuh di depan san dan dia pun membantu anak itu berdiri dan terdapat luka dikakinya dia memberi tahu mela untuk membawa peralatan medis nya


"Mela ambil kotak obat saya"ucap san

__ADS_1


"Baik miss"ucapnya yang terus lari mengambil kotak obat yang di pegang pengawal san


"Adek gak papa kan,selain ini"ucap san dan mengobati luka dilutut anak itu


"Tidak tante"ucap anak itu


"Dek kemana orangtuamu,kenapa kau sendiri disini?"tanya san


"Mama tidak tahu,tadi aku pergi tanpa memberi tahunya,saat menunggu papa pulang"ucap anak itu


"Oh...nama mu siapa nak,dah selesai"ucap san dan membereskan kotak obatnya


"Nama aku dani mahardhika anak papa davit mahardhika mama Vanissa andinda putri tante"ucap anak itu


San mendengar nama kedua orang itu membuat di sedikit kaget dan dia pun tersenyum setelah melihat anak itu yang mirip seperti davit cilik dan dia pun memerintahkan pengawalnya untuk mencari ibu dani dan san memberikan poto vani ke dani,


"Dani apa ini mama kamu?"tanya san dan dani berbinar melihat poto ibunya diponsel san


"Iya tante itu mama saat muda,tante tau dimana poto itu"ucap dani


Mela melihat itu tersenyum akhirnya sekian lama dia melihat bosnya itu tersenyum dengan tulus tidaklah palsu walau dia sering dikatakan direktur murah senyum tapi tidak kenyataannya dia sering melihat san menangis ngamuk atau pun melamunkan sesuatu yang tidak mela tidak ketahui selama kenal san bertahun tahun,


"Dani!!!"teriak seseorang dan membuat san dani dan yang lain menolek ke belakang dan san melihat vani dangan mata sebab dan merah karena menangis,


"Mama!"ucap dani saat vani sudah memeluk dani dengan erat


"Kamu kemana nak,mama cari ko gak ada sih,mama papa cari tapi gak menemukan mu,ini kenapa nak"ucap vani


"Tadi dani jatuh saat seseorang ngejal dani,telus dani di tolong tante baik ini"ucap dani sambil menuntun san kepada vani


"Makasih yah telah menolak anak saya"ucap vani yang tidak melihat wajah san dan tiba-tiba memeluk nya dan pengawal san kaget melihat itu melepas pelukan itu,dan san merasa kesal dengan pengawalnya itu,


"Saya beri kamu hukuman"ucap san kepada pengawal itu dan pengawal itu hanya bisa pasrah saja karena tidak berani membantah


"Kamu?..."ucap vani saat melihat wajah san

__ADS_1


"Van ini gue alexsan"ucap san


"Gak,gak mungkin"ucap vani mundur mendengar pengakuan san


"Van ini gue,alexsan sahabat lo vava"ucap san kesal karena pangilan itulah yang saat san kesal kepada vani


"sasa apa itu kamu"ucap vani setelah mendengar panggilan nama'vava'saat san kesal padanya


"Iya ini gue nih"ucap san dan memberikan sertipikat persahabatannya di dalam dompetnya


"Sasa gue kangen banget sama kamu,kamu kemana aja selama ini"ucap vani dan memeluk san erat


"Ma udah mah kasian tantenya"ucap dani sambil mukul vani


"Ish...ini anak ganggu aja"ucap vani


"Van dani mana"ucap davit ngos ngosan


"Pa...!dani disini"teriak dani di bawahnya


"Ah ternyata disini anak ku"ucap davit dan dia pun menggendong dani


"Van ayo pulang"ucap davit yang belum menyadari san yang terus melihatnya tajam


"Mas,kamu ini apa apa sih,liat siapa dia"ucap vani ke arah san dan davit pun melihat dan betapa kagetnya di melihat san di sini,


"Ok jelasin ini semua kegue!,dan kalian bawa mereka berdua ini ke mobil saya sekarang,dani ikut tante yuk"ucap san mengajak dani,dan davit juga vani kaget mendengar san memerintah patung berjalan  untuk membawnya yang begitu banyak ini.


***


@zihan631


09:06


2020-03-11

__ADS_1


__ADS_2