wanita kaya itu, istriku

wanita kaya itu, istriku
bab 64


__ADS_3

"Akan ku buat kau menyesal seumur hidup mu nicholas, kau telah membuatku jadi seperti ini" ucap seseorang yang sedang membidikan busur ke poto yang sudah dia tempet ke papan sasaran panah.


"Kau sungguh akan mengunakan cara itu" tanya seorang lelaki.


"Iya aku akan mencari mantan tunangan alexsan, dan membuat dia jatuh cinta pada ku,ah tidak tapi sejatuh jatuhnya mencintai aku" ucap wanita itu.


"Sungguh kau benar benar wanita iblis,hahahaha" puji lelaki itu.


"Iya aku wanita iblis yang akan menghancurkan keluarga cemara itu" ucapnya


Srut!!!


*


Selesai makan malam mereka berkumpul di ruang tengah seperti biasa,itu sudah jadi rutinitas keluarga besar ambu.


"Alexsan, sini nak" ucap ambu.


"Ada apa mbu" tanya san yang mendekati ambu.


"Jika suatu hari nanti,ambu tidak ada di sisimu lagi tolong jangan lakukan hal itu lagi yah,jangan jadi seorang pecundang oke,kau harus menghadapi segala rintangan itu,jika emang tidak bisa melewati rintangan itu,kau boleh menyereh asal jangan membuat anak anakmu menderita yah,biarkan mereka memilih sendiri" nasihat ambu.


"Ambu kenapa kau tiba tiba bicara sepeti itu" tanya san heran.


"Tidak papa,hanya saja beberapa hari ini ambu selalu bermimpi betemu abahmu"ucap ambu.


" jangan gitu ah,nakuti aku saja,itu mungkin karena ambu kangen abah bukan"ucap san.


"Iya mbu,itu hanya bunga tidur" sambung nic dan di angguki mela malik dan juga Fitri.


"Iya ambu hanya ingin menasihati mu saja sasa karena jika tidak seperti itu kau akan melarikan diri lagi,ambu tidak mau seperti abahmu sayang" ucap ambu.


"Iya ambu aku janji" ucap san.


"Ya sudah nicholas tolong bantu ambu kekamar" ucap ambu.


Nic pun langsung membantu ambu berdiri dan pergi ke kamarnya.


Sedangkan san yang mendengar itu terus berpikir dengan apa yang di ucapkan ambunya,apa yang akan terjadi padanya,san pun langsung melihat Fitri.


"Kak bukannya kau bisa melihat masa depan, bisakah kau liat masa depanku" tanya san pada Fitri.


"Maafkan aku sasa aku tidak bisa melihat masa depan seperti ini,aku hanya bisa melihatnya saat aku bermimpi dan itu juga jarang sekali terjadi" jelas fitri.


"Ah..ya sudah mungkin ini hanya pirasat saja yah" ucap san.


"Sayang bukannya kau malam kemaren bermimpi aneh" ucap malik.

__ADS_1


"Ah iya bener kau pah,sasa kemaren malam bermimpi, tapi mungkin hanya bunga mimpi atau bukan tapi ini seperti nyata aku melihat semua orang di rumah ini mengunakan baju hitam semua,dan tak lupa kau tidak terima dengan kejadian itu,hanya itu yang aku liat" ucap Fitri.


"Apa itu ke matian" tanya mela.


"Mungkin tapi mah aku hanya melihat itu saja tidak ada lagi" ucap Fitri.


"Apa yang akan terjadi?" tanya san penasaran dengan cerita Fitri dalam mimpinya itu.


Di kamar ambu nic membantu menidurkan ambu ke kasurnya.


"Nak tolong jaga rahasia ini yah,mungkin tidak lama lagi ambu di sini" ucap ambu.


"Ambu jangan begitu, ambu pasti sembuh,aku akan berusaha mencari dokter terbaik buat menyembukan penyakit ambu" ucap nic.


"Tidak nak,ambu tidak dokter lagi,ambu sudah lega meninggal kalian nantinya,ya sudah ambu mau tidur dulu" ucap ambu.


Nic pun merapihkan selimut ambu dan pergi meninggal ambu yang sudah tertidur.


**


Setahun telah nic lewati untuk mencari dokter bagus untuk menyembuhkan ambunya yang terkena penyakit kangker yang tidak di ketahui semua orang selain nic.


Kini semua orang sedang berkumpul di ruang tengah untuk menunggu apa yang akan di sampaikan nic kepada semua orang,yang tak di ketahui ambu yang sudah tertidur di kamarnya.


"Ada apa sih ini" tanya davit.


"Maaf sebelum nya aku membuat kalian menunggu,tapi ini sangat penting" ucap nic.


"Maaf jika aku baru memberitahu kalian hari ini,ambu terkena kanker otak stadium tiga,dia tidak mau semua orang tau masalah ini" jelas nic.


"Apa!!!mas kau tidak berbohongkan" ucap san kaget dengan ucapan nic.


"Tidak yang,aku sudah beberapa bulan membujuk ambu untuk di periksa tapi dia tidak mau,karena tidak ingin orang orang rumah tau,hingga kini bertambah parah pun tidak mau pergi kerumah sakit" ucap nic.


"Jadi selama ini lo sering bolak balik singapura indonesia itu buat mencari dokter yang bagus buat ambu" tutur davit yang mengingat jadwal nic yang beberapa bulan ini sering pulang pergi luar negeri.


"Iya yang bisa di bawa ke rumah,karena ambu sangatlah keras kepala untuk di bawa ke rumah sakit,aku udah berusaha membujuknya tapi tetap saja tidak mau" jelas nic.


"Kenapa kau memberitahu ku sekarang mas" tanya san.


"Maaf sayang aku tidak bisa memberitahu mu karena kemauan ambu maaf" ucap nic memeluk san yang sudah menangis mendengar ambunya terkena penyakit ganas.


"Sasa bukankah kau punya teman yang spesialis kanker kan" tanya mela.


"Ah iya aku akan telepon mereka untuk kesini" ucap san mengingat dia memiliki dokter spesialis kanker.


Sedangkan di tempat lain helen yang sudah beranjak dewasa kini dia tidak lagi bersama kakaknya dia lebih memilih melakukan sesuatu sendiri,kini dia sedang berkumpul dengan sahabatnya.

__ADS_1


"Helen kau tidak mau mengenalkan abangmu yang ganteng itu" ucap salah satu sahabatnya.


"Buat apa kalian kenal dengan dia?" ucap helen kesal,karena itu dia sering menjauh jika bersama abangnya itu karena menurutnya dia adalah virus yang harus di hindari,dia sudah lelah menghadapi fans kakaknya itu,walau sahabatnya sudah tau tetap saja mengolok helen untuk mengenalkannya lebih dekat.


"Aku ingin jadi pacarnya" ucapnya lagi.


"Ya!gak aku tidak mau kau jadi iparku" kesal helen.


"Kau ini,izinkan aku jadi iparmu len" ucapnya lagi.


"No!!mia aku tidak akan pernah mau kau jadi iparku" tolak helen.


"Hahaha, bercanda helen kau selalu saja dibawa serius" ucap mia yang terus tertawa melihat wajah helen yang sudah merah menahan amarahnya.


"Ish...kau ini" kesal helen.


"Sudahlah ayo kita pergi ke rumahku" ucap mia.


"Helen kau tidak pulang" teriak sarip.


"Aku ada kerja kelompok bang di rumah mia" balas helen.


"Oh...mau abang antarkan?" tawar sarip.


"Mau..." jawab mia dan dila tanpa memberikan helen bicara.


"Ayo masuk" ucap sarip.


"Jalan pak,mia alamat rumahmu" tanya sarip lagi.


Mia pun memberitahunya helen yang melihat itu kesal karena melihat kakaknya itu begitu akrab dengan sahabatnya.


"Kau kenapa?" tanya mia.


"Iya lo kenapa"tambah dila


"Hm...tidak papa" jawab helen kesal.


"Lumayan bisa mandangin abang mu yang ganteng ini" bisik mia.


"Bener kata lo mi,sarip bener bener ganteng" ucap dila yang dari tadi tidak hentinya menatap punggung sang kakak helen.


"Pak maman lebih cepat pak bawanya saya pengen ke toilet" ucap helen.


"Baik non" jawab pak maman.


***

__ADS_1


Hai jangan lupa like vote and komennya yah....


Ig:@zihan631


__ADS_2