wanita kaya itu, istriku

wanita kaya itu, istriku
bab 62


__ADS_3

Di satu sisi kini malik sedang berada di ruang tengah lantai dua yang sibuk mengerjakan proposal atau mengecek dokumen,dan pada saat fitri akan masuk ke dalam kamarnya dia melihat malik yang duduk di sana itu berhenti karena dia melihat bukan hanya melihat malik,dia juga melihat wanita hantu itu di belakang malik yang sedang berusaha mengangkat guci besar di pokok ruangan itu dan melemparnya.


Fitri pun berlari untuk menghalangi kejadian itu hingga dia mengorbankan dirinya,malik yang melihat fitri berlari ke belakang nya itu hanya di hiraukan saja dan pada saat mendengar suara pecahan guci itu dia menolek.


***Pray!!!


Bruk***


Dia begitu terkejut dengan apa yang di lakukan fitri padanya,semua orang yang mendengar yang berada di lantai dua itu keluar kamar mereka dan melihat apa yang terjadi di ruangan tengah.


"Th fitri!" ucap denis mendekati fitri yang sudah berlumuran darah.


"A malik apa yang terjadi,kenapa dia bisa seperti ini" tanya denis sedikit berteriak.


Malik hanya diam tak bersuara,"malik apa kau yang melakukan nya"tanya mela.


"Tidak aku tidak melakukan itu" ucap malik sedikit syok melihat kejadian ini.


"Pasti ini ulah wanita yang ingin mencelakai mu bang" duga san.


San langsung memeriksa ke adaan fitri"denis ambil kotak obat"ucap san.


"Baik" ucap denis pergi mengambil kotak obat.


"Ini teh" ucap denis.


"Bang tolong angkat fitri ke sofa,dan kau bantu teteh" ucap san.


Malik pun mengangkat fitri untuk di pindahkan ke tempat yang san perintahkan,dengan cekatan san dan denis membersihkan dan mengobati luka yang terkena guci di tubuh fitri.


"Key bersihkan" ucap nic.


Key yang mendengar itu pun langsung bergegas mencari anak buahnya untuk membantu membersikan pecahan guci itu.


"Bagaimana?" tanya ambu.


"Gak papa dia hanya pingsan saja mungkin karena syok,sebentar lagi juga bangun,dan kau bang jika emang masih mencintai wanita penghianat itu lebih baik jangan pernah membuat orang terluka seperti ini walau dia sudah mati" ucap san pedas kepada malik.


"Bang lebih baik kau cerita semuanya tentang apa yang terjadi di masa itu,jika tidak wanita gentangan ini akan terus mencelakai mu bang,biar fitri mengetahui tujuah dia mencelakai mu,dan membuat dia tengan di alam sana" ucap nic yang membuat menganggu setuju.


"Huft...baiklah akan aku cerita semua nya" pasrah malik.


Semua orang yang tadi melihat kini duduk dari ambu yang duduk di sebelah Fitri yang di sana ada san denis dan nic,sedangkan mela dan semuanya duduk tempat lain,anak anak yang melihat itupun di bawa key setelah di perintahkan nic untuk mengurus membersihkan guci pecah yang berlumuran darah itu.


"Aku harus mulai dari mana?" tanya malik.


Tak!


"Kau ini kau yang akan menceritakan masalalu keputusanmu dengan wanita itu dan kenapa bisa putus dengannya malik" geram oliv setah memukul kepala malik.


"Ish...baiklah" ucap malik sambil mengusap kepalanya yang dipukul.


"Jangan baik baikkan lah,ayo cerita" dan ini kembaran oliv yaitu allard yang merasa geram juga dengan sifat malik yang sekarang.


"Iya iya..mamah ingat gak waktu itu bicara sama mamah jika aku akan melamar kekasih ku?,nah di sana aku pergi menemuinya di apartemennya,dan pada saat akan masuk ke unitnya aku mendengar pertekaran dia dengan seorang pria,aku berpikir jika dia bertengkar dengan kakaknya karena dia pernah bilang bahwa dia memiliki seorang kakak,aku pun pergi,setelah kejadian itu dia tidak pernah lagi menghubungiku,hingga aku nekat pergi ke apartemennya lagi dan pada saat akan masuk ke dalam unitnya,aku melihat dia sedang bercumbu dengan lelaki yang pernah bertengkar waktu itu,akhirnya aku memutuskan mencari informasi tentang dia,ternyata aku di selingkuhi dia sekitar setangah tahun oleh dia dan ternyata dia anak tunggal dari keluarganya,hingga akhirnya aku nekat pergi menemuinya,dan ternyata saat aku di sana pun lelaki itu masih saja mencumbu dia tanpa malu dengan diriku,dia bilang jika kau kalah dengan apa yang telah di lakukan saat ini pada wanita itu,hingga akhirnya memutuskan pergi meninggal mereka yang asik bercumbu itu,selama itu aku tidak pernah menemuinya lagi hingga dikabarkan dia dan kekasih terjatuh kejurang hingga menewakan mereka berdua, tapi sang ibu dari wanita itu memintaku untuk menikahi dia yang sudah menjadi mayat,yah aku tidak mau!,dan di situ lebih baik aku mengikuti kemauan paman jhon saja untuk pergi bersama mamah kemana pun kalian pergi"jelas malik pajang lebar.


"Ternyata kau serakah juga,dan kenapa kau memeritahkan ibumu menikahkan mu dengan dia hm..." ucap fitri yang sedang bicara dengan seseorang yang membuat semua orang mendengar itu menolek ke arah fitri.


"Kau sudah bangun fit" ucap san.


"Sejak kapan?" tanya ambu.


"Saat om malik bilamg'aku diselingkuhi'di sana" ucap fitri yang terus memperhatikan arah hantu itu pergi.


"Kau jika emang ingin lelaki ini kau celakai maka langkahi dulu aku" ucap fitri yang langsung berdiri dan membuat semua orang kaget dengan ucapan fitri.


***Bruk!!


Pray!!


Srek***!!


Semua orang yang di sana kaget dengan apa yang terjadi semua barang terjatuh gordeng melayang layang.


Fitri terus mengikuti arah hantu itu dan pada saat dia akan melempar barang yang tajam.


"Awas!!nunduk semua!!" teriak Fitri.


Semua menuruti kemauan Fitri hingga benda tajam itu melayang ke arah mereka,dan hingga srek...

__ADS_1


"Keluar kau dari adikku" teriak Fitri melihat denis di masuki hantu itu.


"Hahaha,kau ingin melawanku bukan,ayo lawan aku" ucap hantu itu.


"Om bolehkan aku memusnahkan dia" tanya Fitri.


"Silahkan" ucap malik.


Fitri yang mendapat persetujuan itu pun langsung memejamkan mata dan tak lupa mulutnya membaca sesuatu yang tidak di megerti dan tak terdengar.


"Akan ku musnahkan kau" ucap fitri setelah menidurkan semuanya.


"Ternyata kemampuan lo ok juga,baiklah kita lakukan" ucap wanita itu.


Fitri mengeluarkan sesuatu dari tasnya dan membuat hantu itu takut hingga fitri terus membaca hafalan itu hingga hantu itu keluar dari tubuh denis dan berteriak panas,setelah hantu itu sibuk mengosoki tubuhnya yang panas dengan kesempatan itu fitri langsung mencekiknya dan memusnahkan hantu itu.


*


"Hm...ko aku bisa tertidur sih" ucap san saat melihat semua orang juga tertidur.


"Fitri" ucapnya.


"Kamu gak papa kan"tanya fitri.


"aku yang harusnya nanya itu fit"ucap san.


"Hehehe,tenang saja aku baik baik saja" ucap fitri.


"Syukur lah,terus hantu itu" tanya san dan melihat semua orang membuka mata.


"Sudah tengan di alam sana,maaf yah aku membuat rumahmu berantakan" ucap fitri.


"Tidak papa yang penting dia sudah pergi" ucap ambu yang mendengar percakapan san dan Fitri.


"Ayo semuanya cepat bersihkan" ucap kakek jhon.


"Ok..." semua pun bergegas membereskan kekacawan itu,malik yang melihat fitri tidak seimbang berdirinya itu.


"Piuh...untung saja" ucap malik.


"Bawa dia ke kamar bang" ucap san yang pergi melihat keadaan anak anaknya di dalam kamar bermain bersama key.


"Makasih" gumamnya lagi yang terus menunggu Fitri sadar hingga makan malam pun dia lewatkan.


"Sayang makan dulu,biar mamah yang jaga Fitri" ucap mela.


"Tidak mah aku tidak lapar" ucap malik.


"Malik sepertinya kau mulai jatuh cinta lagi" ucap mela yang langsung meninggal malik di sana.


"Aku jatuh cinta lagi,apa harus?" gumam malik.


"Jika itu terjadi,tolong jangan pernah buat aku hancur sehancurnya" lajutnya dan pada saat bilang seperti itu Fitri terbangun mendengar suara mela memanggil malik untuk makan,dia yang mendengar itu tersenyum.


Cintaku terbalas,aku tidak akan pernah menyakitimu om ucap fitri dalam hatinya yang bersorak senang karena cintanya dibalas malik,yah Fitri mencintai malik pandangan pertama saat malik menolongnya waktu itu dia langsung jatuh cinta padanya dan ingin terus berdekatan dengannya dengan cara pertengkaran yang Fitri lakukan itu hanya untuk mengalihkan perhatian malik kepadanya,walau beberapa hari dia bersama malik rasanya itu semakin hari semakin tumbuh.


"Hm..." Fitri berpura pura bangun dari pingsan nya.


"Kau sudah bangun" tanya malik.


"Iya" jawab fitri.


Tiba tiba saja malik memeluk Fitri "maafkan aku,dan makasih telah mengorbankan dirimu untukku" ucap malik di dekat telinga Fitri yang empunya merinding tidak karuan.


"Tidak papa om,itu sudah terjadi,aku lakukan itu karena untuk menyelamatkan denis" ucap fitri.


"Iya aku tahu,ehm...apa kau mau.."


"Iya aku mau om,aku akan buat kau jatuh cinta lagi tidak kau akan aku jatuh sejatuhnya ke dalam hatiku"potong Fitri.


" kau!?"kaget malik.


"Iya aku mendengarnya,aku mau jadi pacar om" ucap fitri.


"Aku tidak mau pacaran fit,aku ingin kau jadi istri,apa kau mau" ucap malik ragu.


"Om sejak kapan kau bicara panjang"seringah Fitri.


" ish..bicara pajang salah pendek juga salah aku harus bangaimana"kesal malik.

__ADS_1


"Terserah om,yang penting jangan pernah luntur cintamu itu" ucap fitri sedikit mengombal.


"Kau!!,jangan panggil aku om" ucap malik.


"Ya sudah kakek saja yah" ucap fitri jail.


"Kau ini kalau bicara tidak pernah serius yah" kesal malik.


"Ya udah sayang gimana?" ucap fitri.


"Nah itu bagus" jawab malik senang.


"Gak yah,aku panggil abang saja lah" ucap fitri.


"Kau ini ya sudah,ayo kita makan malam" ajak malik.


"Ayo..."


"Aw...ish" ringgis Fitri saat merasakan kakinya yang di perban.


"Ayo" ucap malik mengangkat Fitri.


"Ah!!!bang turunkam aku" teriak Fitri kaget.


Sedangkan di ruang tengah melongo melihat malik dan Fitri yang sangat mesra tanpa melihat sekitarnya.


"Wah tante kenya berhasil nih" rokar oliv.


"Intip yuk" ucap san yang penasaran dengan pasangan baru itu.


"Ayo" jawab oliv.


Dengan hati hati oliv alvia dan san mengintip kedua pasang itu yang asik makan di sana.


"Bang ada yang liatin" ucap fitri yang di beritahu teman hantunya.


"Kak oliv kalian lagi ngapai di sana" ucap malik tanpa menolek.


"Ko dia tahu sih kita ngintip" ucap alvia.


"Ini pasti Fitri" ucap san.


"Ah iya gagal deh" ucap oliv.


"Kalian udah jadian" tanya san keluar dari persembunyian.


"Iya" ucap malik singkat.


"Ayeh!!!aku punya kakak ipar" teriak san senang.


***


Malik"makasih tor ternyata dia penyelamat nyawa gue"


Author "tuh makasih sama dia"


Malik"alexsan?"


Author "iya siapa lagi, kalau bukan bujukan dia gak mungkin gue masukin lagi Fitri ke bab selanjutnya"


Malik"bodo amat tor gue gak jomblo lagi kaya lo,alexsan makasih "


Alexsan "sama sama,keren kan aku"


Malik"emang debes deh aku sayang kamu dek(peluk san)"


Nicholas "hehe istri orang"


Malik"pelit amat peluk dikit"


Nicholas "udah punya calon juga,Fitri!! Laki lo selingkuh nih(adu nic)"


Malik"emang kurang ajar lo punya adik ipar pelit banget sih(pergi mencari Fitri) "


Semua orang"hahaha"


Ig:@zihan631


07:21

__ADS_1


2021-01-12


__ADS_2