wanita kaya itu, istriku

wanita kaya itu, istriku
bab 61


__ADS_3

"Mungkin benih benih cinta" ucap asal wanita remaja.


"Wah harus di wawancarai nih" ucap allard.


"Kau bener bang ayo kita wawancarai dia" seru oliv yang pergi mendekati malik.


Malik yang melihat adik kakak itu pun langsung pergi meninggal tempat tanpa temu kangen bareng sang mamah.


"Yah kabur" ucap oliv.


"Sarip helen jangan lari larian" teriak ambu dari belakang rumah yang mengejar cucunya itu.


"Ih...nini itu mainan aku di ambil bang sarip" teriak helen terus mengejar sarip hingga dia terjatuh.


Bruk


"Aduh" rintih sarip yang terjatuh duduk.


"Hahaha mangkanya jadi orang jangan jail" tawa helen sambil mengambil mainannya yang di ambil sarip.


Semua orang yang baru saja duduk di ruang tamu yang dikagetkan dengan tingkah mereka membuat mereka tertawa akan kelucuan jatuhnya sarip dan ledekan helen kepada sarip sedangkan ambu yang menyadari ada tamu tak di kenal itu pun langsung bertingkah seperti biasanya.


"Itu anak mu sasa" tanya kakek jhon.


"Iya itu anak kami yang pertama" ucap nic.


"Kebiasa jailnya nurun kaya bapaknya" gumam san yang terdengar allard.


"Maksud?" tanya allard.


"Ya itu" tunjuk san melihat tingkah anaknya dan juga ayahnya.


"Sasa apa mereka keluarga yang menolongmu itu" ucap ambu,yah ambu hanya tahu jika mereka semua orang yang menolong san di amerika saat kecelakan itu.


"Oh iya aku hampir lupa,kek kenalin ini ambu yang sering aku cerita ke kakek" ucap san.


"Sarah,sungguh ini Kau?" tanya kakek jhon yang mendekati ambu.


"I-iya ini aku,kakek kenal aku" tanya ambu balik.


"Maafkan keluarga kami,yang telah melantarkan kalian berdua" ucap kakek jhon yang tiba tiba saja memeluk ambu.


"Ma-maksudnya" tanya ambu sambil melepas pelukan kakek jhon.


"Kau ingat ibu dan ayah wily yang menolah pernikahan kalian waktu itu" tanya kakek jhon yang membuat san dan nic tidak mengerti maksud dari ucapan kakek jhon.


"Ja-jadi k-kau adik mamah rose" ucap ambu terbata bata.


"Iya aku pamannya wily dan sekaligus teman baik wily yang menyetujui pernikahan kalian" ucap kakek jhon.


Mendengar itu ambu kembali memeluk kakek jhon dan menangis.


"Maafkan aku paman aku tidak bisa menepati janjiku untuk mempertemukan mu dengan wily" isak ambu,yang mengingat kejadian masalalunya.


"Tidak papa sarah,tapi kau juga sudah menepati janjimu untuk tetap bersamanya hingga tiada" ucap kakek jhon smbil menghapus air mata ambu.


"A-ambu maksudnya apa ini" tanya san binggu dengan situasi saat ini.


Ambu dan kakek jhon menengok ke arah san dan nic dengan apa yang di tanyakan san,ambu pun mendekat dan menceritakan masalalunya kepada mereka berdua yang membuat mereka berdua kaget,san lebih kaget lagi selama ini dia tinggal di rumah kakeknya sendiri,sungguh membuatnya ikut menangis dengan apa yang terjadi di masa lalunya.

__ADS_1


"Jadi selama ini kalian tahu jika aku anak abah wily" tanya san kepada semua orang,yang hanya di angguki mereka semua.


"Pasti karena mu bukan" tunjuk san kepada mela.


"Iya,kak jhon memintaku untuk mencari identitas mu saat hil.." ucap mela terpotong.


"Jangan sebutkan itu mah...lebih baik kalian istirahat dulu baru ngobrol lagi ok" ucap san memotong mela dengan apa yang akan di ucapan mela,mela yang mendengar itu mengerti dia pun menyuruh semua orang mengikutinya.


"Huft aman" gumam san.


"Kau ini ayo cepat si kembar nangis tuh" ucap nic yang mendengar suara si kembar di kamar.


"Mih mereka siapa?" tanya sarip saat mereka sudah sampai di kamar bayi.


"Iya bener tuh kata bang sarip" ucap helen juga.


"Mereka keluarga mimih yang di luar negeri sayang" ucap san sedangkan nic membantu san memberikan susu kepada si kembar.


"Oh...kalau gitu aku pengen kenalan sama mereka" antusias helen.


"Kau bersemangat gitu karena ada cowok bukan" ucap sarip yang sedikit posesif.


"Ih...enggak ko bang,aku hanya.." ucap helen yang ketahuan oleh kakaknya jika dia ingin berkenalan dengan tiga anak bule itu.


"Tuh kan kau ini pokoknya abang gak izinin yah" geram sarip dengan tingkah helen.


"Biarin kapan lagi coba" ucap helen.


"Ih...kau..."


"Sudah jangan bertengkar nanti baby kembar bangun sayang ayo ikut pipih" potong nic.


"Kamar bermain" ucap nic lagi.


"Ko kesana?" tanya sarip.


"Karena di sana sangat berantakan,nanti kakek yang berpelukan sama nini marah mau" ucap nic.


"Ko dia marah kalau mainan berantakan?" tanya sarip lagi.


"Ih abang ini tidak mengerti juga,bukanya kita tidak boleh berantakin mainan kata mimih" ucap helen mengingat ucapan san.


"Ah!iya kalau gitu ayo pih" ucap sarip yang langsung berlari ke kamar bermainnya.


Pada saat mereka sampai di pintu kamar bermain mereka, mereka melihat seorang anak kelihat linglung dengan sekitarnya nic pun mendekati anak itu dan bertanya.


"Axton kau mencari apa nak?" tanya nic.


"Uncle aku mencari papah" ucap anak kecil yang di tanya nic.


"Siapa dia pih" tanya sarip.


"Bukannya tadi kau bersama papahmu,sepupumu sayang" ucap nic.


"Iya,tapi aku pergi ke bawa mengambil mainan kesayanganku" ucap axton sambil menujukkan mainan nya.


"Boleh aku kenalan" ucap helen.


"Boleh" ucap axton.

__ADS_1


"Aku helen,kau?" ucap helen sambil memjulurkan tanganya.


"Axton" ucap axton sambil tersenyum dan merima uluran tangan helen.


"Ish...apa sih kamu jangan" ucap sarip sambil melepas tangan mereka.


"Ih abang gak asik" kesal helen.


"Biarin" ucapnya yang langsung pergi masuk ke dalam kamar mainan nya.


"Posesifnya melebihi ku" gumam nic.


"Pih aku akan antar axton kepada papanya yah" ucap helen.


"Boleh tapi kamu balik lagi,ingat pesan mimih" ucap nic.


"Ok pih,ayo axton" ucap helen sambil menarik tangan axton pergi mecari kamar allard ayahnya axton.


Sedangkan sarip yang mengintip di balik pintu itu kesal dengan sikap adiknya apa axton yang sangat ingin sekali dia menjaukan adiknya dengan laki laki mana pun.


"Pih kenapa di izinin sih" kesal sarip saat nic baru saja masuk.


"Kenapa emang hm...bukan nya axton sedang ke sasar yah,yang lagi cari papanya" tanya nic.


"Ih pipi gak ngerti juga" masih dengan kekesalannya sarip akhirnya tidak bicara lagi yang langsung membereskan mainan yang berserakan di lantai.


"Jangan gitu sayang,helen hanya ingin membantu saja,bukan apa apa ok,dia tetep adik kamu ko" ucap nic yang ikut membantu.


"Gak nyetuh tangan juga kali pih" ucap sarip dingin.


"Kamu ini,jangan seperti itu ah,boleh bersikap seperti itu jika adikmu berkenalan sama lelaki tidak baik,tapi dia itukan sepupumu sayang jadi gak boleh gitu apa lagi dia pertama kalinya loh ke indonesia untuk bertemu kalian" jelas nic.


"Hm" jawab sarip dingin.


Nic mendengar itu hanya mengusap kepala sarip dengan sayang.


***


Malik"author sebleng emang dibilang jangan dia yah jangan tor,ini malah kepergok semua keluarga lagi"


Author "bodo aman,yang buat gue lik bukan lo jadi serah gue lo sama siapa,lo mau gue matiin di cerita gue"


Malik"anceman lo gak asik tor(pergi meninggal tempat dan pasrah)"


Alexsan "hahaha bagus tor,emang debes deh lo"


Author "udah yah gue udah turutin tuh kemauan lo"


Alexsan "makasih tor,author cantik deh"


Author "hm ada maunya baru muji"


Hai hai hai balik lagi sama gue si author sebleng jangan lupa yah like vote and komennya yah....maaf baru bisa up lagi soalnya gue beberapa hari ini sering sibuk,jadi gak sempet nulis....sekali lagu maafkan author sebleng ini yah yang jarang up


Ig:@zihan631


23:26


2021-01-08

__ADS_1


__ADS_2