
Kapan akan di laksanakan pernikahanmu bang"tanya mela.
" minggu depan"asal malik.
"Beneran?!!" teriak san.
"Hm..." jawab malik.
"Yes....abang gue gak jomblo lagi,Vani abang gue mau nikah" teriak san girang dan meninggal tempat itu.
Semua orang yang melihat san seperti itu hanya bengong dengannya,apa lagi sampe melompat ria.
"Tuh anak kesurupan apa?" tanya malik.
"Bahagia banget abangnya mau nikah" ucap fitri.
Satu minggu kemudian,kini malik dan fitri mengelar pernikahan nya dengan mewah di di kota kelahiran fitri yang membuat semua tetangganya iri pada fitri yang di persunting seorang bule kaya.
Selain itu ambu juga mengenalkan tempat lahirnya kepada keluarga suaminya.
*
Tiga tahun kemudian kini keluarga san telah didatangkan anggota baru mereka yaitu bayi mungil yang lahir beberapa minggu lalu yang diberi nama rizhan aunina zordan.
Nic yang suka sekali menanam benihnya itu telah membuahkan hasil lagi dan kali ini perempuan mungil telah hadir di keluarganya, sarip dan helan yang mulai beranjak remaja kini sudah menjadi abang dan kakak yang baik untuk ke tiga adiknya itu,sedangkan baby rezel dan baby rafan yang sering rewel karena miminya di rebut sang adik itu membuat nic di marahi san habis habisan karena suka sekali menanam benih pada dirinya itu yang membuat dia kelimpungan menghadapi semuanya,dari pekerjaan kantor,hingga mengurus babynya.
"Mimih okoknya ezel uyuan yang ***** cama mimih!!" ucap bocah berumur tiga tahun yang meminta susu pada mimihnya.
"No no no,afan uyu yang *****" ucap sang adik tak mau kalah.
"Sayang jangan berantem ini dibuatkan semuanya juga ini,ini buat ezel susu putih kesukaan ezel, dan ini susu coklat kesukaan afan,sudah sana masuk kamar lagi"
"Maacih mimih" ucap mereka bersama,yang langsung pergi meninggal san.
"Huft..." hela san.
"Mih!" panggil seseorang.
"Iya sayang" ucap san.
"Aku izin pergi main sama temen temen yah" ucap remaja itu.
"Kemana bang?" tanya san.
"Abang sarip mau main basket mih di depan komplek,bareng aku" ucap seorang perempuan remaja.
"Oke hati hati kalian, oh iya a denis ikut" ucap san.
"Iya mih" ucap mereka berdua, yah walau sudah sering sibuk dengan kegiatan studinya dia tetap bersama kedua remaja itu yang membuat semua orang menyatakan mereka betiga itu kakak beradik yang tidak dipisahkan jika mereka main di depan komplek rumah.
__ADS_1
Sedankan dani dia sering mengurung diri di kamarnya setelah pulang sekolah,dia seperti mamahnya tidak pernah main jika tidak di ajak,sedankan adiknya vivian tidak betah di rumah dia selalu kabur jika dikurung di rumah dan pergi ke rumah san untuk bermain dengan dua bocah nakalnya yang suka ngerecokin adiknya yang masih baby.
Dua bocah itu jika san mengendong atau menyusui adiknya pasti mengganggu jika menyusui dihadapan mereka dan membuat sang adik menangis.
Sedangkan nic sibuk dengan perusahan nya,apa lagi di tambah membantu mengembangkan perusahan san hingga kini masih nomor satu di dunia perempuan terkaya.
Yah san membuat itu agar nic tidak terlalu banyak sekali bercocok tanaman dengannya, san sangat kesal dengan apa yang di lakukan nic,hingga akhirnya dia terpaksa melakukan itu kepada nic.
Tak lupa di bantu davit dan juga malik mengembangkan perusahan itu,oh yah malik saat ini sudah memiliki seorang anak yang pertama perempuan yang diberi nama ruby dan yang kedua bayi lelaki yang lahir bareng dengan rizhan bayi bungsu san dan nic yang bernama araka.
Kini rumah besar san telah banyak penghuninya tua dewasa remaja balita hingga bayipun ada di dalam rumah itu,dan membuat ambu sangat senang dengan banyaknya orang di rumah sebesar itu.
"Mimih gak oleh lili baleng mimih!!" teriak rafan melihat san memnyusui adiknya.
"Sayang masa adiknya gak boleh ***** sih,kasihan dong ririnya" ucap san.
"Eda oleh ya,mimih uma ama afan dan bang ezel!" teriak rafan menarik bayi mungil mengemaskan itu dari pangkuan san.
"Afan bialin dede lili ***** anti angis loh" ucap rezel yang sudah tidak lagi iri lagi dengan adiknya mungilnya itu.
"Enda oleh dede lili da oleh sama mimi" keras rafan.
"Ya udah kalau itu ezel pelgi yah,soalnya afan nakal" ancam rezel kepada adik,yah adiknya itu jika ditinggal rezel pasti nangis dan minta itu,entah karena mereka kembar jadi kalau di pisah seperti ada yang hilang main pun tak seperti biasa.
"Ih...angan atuh,anti afan cendilian" rengek rafan yang ditinggal rezel ke kamar bermainya.
San yang melihat itu hanya tersenyum"emang poto kopian nic sekali"gumam san.
"Astaga!!!mas..." kaget san karena ciuman nic yang tiba tiba"gak biasanya jam segini pulang"tanya san.
"Aku kangen kamu sama anak anak" ucapnya sambil meluk san yang sedang menyusui baby mungilnya.
"Mas lepas,nanti riri bangun lagi" ucap san kesal.
"Hm...padahal aku ingin main sama baby mungil ini" ucap nic sambil mencolek colek pipi caby rizhan si baby mungil.
"Enggak mas dia baru tidur,tau ini semua karena mu mas rafan selalu iri liat aku menyusui adiknya yang selalu mengganggu tidurnya" kesal san.
"Oh yah maafkan aku sayang,aku mencintai mu,cup cup" ucap nic yang di akhiri ciuman di pipi san.
"Ih...bau jigong tau,sudah sana mandi,setelah itu makan" usir san.
"Masa sih aku bau jigong,hah...hah" ucap nic yang terus menghembuskan napasnya kepada san.
Plak
"Mandi nicholas!!!" geram san.
"Iya iya aku mandi,sakit tahu" ucap nic sambil mengusap jidatnya yang dipukul san.
__ADS_1
"Salah sendiri" ucap san membaringkan baby mungil ke tempat tidurnya.
Ting
San membuka ponselnya dan pada saat membaca siapa pengirim pesan itu pun langsung di sembunyikan saat nic sudah keluar dari kamar mandi.
"Cepet banget kau mandi mas" ucap san.
"Iya biar aku bisa main sama si kembar" ucap nic.
"Ya udah sebentar" ucap san pergi ke lemari pakaian.
*
"Halo anaknya pipih" ucap nic yang sudah ada di kamar bermain si kembar.
"Pipih" teriak mereka.
"Kalian tidak berantem kan,tidak ganggu baby mungil kan" tanya nic.
"Eda,pih" ucap rafan.
"Ih afan boong,bukanya adi kau anggu ede ungil"adu rezel.
" ih..abang kenapa kacih atu cih"kesal rafan.
"Kan kata mimih eda oleh boong fan,anti di malahin allah loh,mau" ucap rezel yang mengingat nasihat san.
"Ah...iya afan lupa,maaf yah pipih afan udah boong" sedih rafan.
"Hm...anak anak pipih udah pinter yah,gak papa,tapi jangan diulangi yah" ucap nic mengusap kepala si kembar.
Sedangkan san dia membaca pesan yang belum dia baca itu.
"Bang cari orang itu segera,aku tidak mau sampe nic tertipu olehnya" ucap san yang menelpon seseorang.
"Baiklah,tapi bukanya dia adik ipar sahabatmu" tanya seseorang itu.
"Iya emang tapi...ah pokoknya cari dan apa tujuannya saat itu,setelah apa yang terjadi tiga tahun lalu,sudah nic kembali" ucap san mematikan panggilannya.
"Kau ngobrol sama siapa yang" tanya nic.
"Ah mamah mela tadi katanya ada yang harus dibenarkan dokumen yang aku tanda tangani" bohong san.
"Oh..ya sudah,ayo kita makan,aku sudah lapar" ucap nic menyuruh san ikut makan dengannya.
***
maaf baru bisa up lagi...author beberapa bulan kemaren disibukan beberapa hal dan juga masalah pribadi author yang membuat author gak nulis...dan gak up....sekali lagi maaf...🙏🙏😭 dan maaf untuk bab ini jika ada kesalah dalam penulisannya bilang aja yah...dan jika tak nyabung dengan bab bab sebelumnya....
__ADS_1
Jangan lupa like vote and komennya yah...
Ig:@zihan631