
San yang sudah menunggu malik dan mela kini mereka sudah ada di sana dan sudah menjelaskan jika yang mendatangi kedua anaknya itu mantan kekasihnya dulu kim jin-sook,dialah yang telah mendatamgi anaknya untuk menghasut mereka,tapi untungnya mereka berdua tidak percaya dengan apa yang di ucapkan jin-sook.
"Malik kau harus lebih ekstra hati hati lagi menjaga mereka ok,dan kau mela cari apa maksud jin-sook melakukan itu" peritah san kepada dua asisten nya.
Yah malik selain seorang supir atau pun kepala pengawal rumah ini dia juga tangan kanan selain mela itu kenapa dia sering pergi kemana pun san akan pergi.
"Baik" ucap mereka berdua.
"Ada lagi?" tanya mela.
"Oh iya tolong atur keberangkatan davit ke hongaria untuk mengurus proyek kerja sama dengan perusahaan di sana yang telah aku tunda ok" ucap san kepada mela.
"Ok baiklah,ada lagi?" tanya mela lagi.
"Gak ada mungkin itu saja" ucap san.
"Ya sudah kami pamit keluar" ucap malik.
Drt...dr...
"Iya halo"
"...."
"Iya benar saya zahra,dengan siapa yah?"
"...."
"Olivia wiliam,hm ah...kak via!!"
"..."
"Apa?!kak aku tidak bisa ke sana untuk menjenguk kakek,suamiku sedang sakit dan anak anakku juga tidak bisa ikut kesana,dia masih kecil"
"...."
"Iya kak mungkin nanti aku menyuruh mela untuk pulang ke sana gak papa kan kak"
"...."
"Baiklah kalau gitu sampai jumpa" ucap san mematikan tombol merah di ponselnya.
"Aku hars segera cari mela" san yang langsung pergi mencari keberadaan mela saan ini.
"Mela kau di mana?!" san berteriak mencari mela di lantai bawah.
__ADS_1
"Aku di sini sasa" ucap mela yang keluar dari dapur.
"Ikut aku" ucap san yang pergi membawa mela ke kamarnya.
"Ada apa sih" tanya mela.
"Mela kakek jhon sakit di sana dia ingin bertemu denganku atau dirimu,karena aku tidak bisa meninggalkan mereka di sini maukan kau pergi menemuinya" ucap san yang begitu khawatir.
"Apa kak jhon sakit,baiklah aku pergi menemuinya besok,setelah tugasku selesai di sini" kaget mela mendengar kakaknya sakit.
"Mela maaf yah aku tidak bisa datang ke sana" sedih san.
"Tidak papa sasa sayang mungkin lain kau bisa ke sana membawa anak anakmu sayang" ucap mela.
"Aku pasti akan merindukanmu mela" ucap san sambil memeluk mela.
"Hai aku kesana cuman menjenguk kakakku yang sakit,mungkin aku di sana dua atau tiga hari di sana sayang" ucap mela.
"Baiklah" ucap san.
"Oh iya kakak belum tahukan kalau kau sudah melahirkan?" tanya mela.
"Belum dia hanya tahu sarip dan helen saja" ucap san.
"Kalau gitu akan aku kasih tahu dia biar mereka datang kesih ok" ucap mela dengan senangnya.
"Kau ini rumah ini sudah cukup banyak orang masih di bilang sepi" ucap mela merasa heran kepada san yang sangat ingin rumahnya banyak orang padahal saat dia di amerika dia jarang sekali berkumpul dengan keluarganya setelah apa yang terjadi di sana.
Flashback on
waktu itu saat san pertama pergi ke amerika dia melihat seorang kakek di jambret dan membuat dia pergi mengejar maling itu dan menangkapnya,sang kakek yang melihat aksi anak gadis itu berterima kasih kepada san dan memberi sejumlah uang kepadanya juga tapi san tolak karena dia berniat menolong bukan meminta dan di situ sang kakek mengenalkan dirinya dan membawa san pulang kerumahnya untuk menemui cucu cucunya,setelah itu san bepamitan kepada sang kakek tapi naas di jalan di tertabrak mobil dan membuatnya koma berbulan bulan yang ternyata yang menabraknya adalah anak sang kakek sendiri yang sedang mabuk.
Itu kenapa san dikabarkan meninggal dunia dan tidak di temukan jasatnya kakek jhon sendiri lah yang memberitahu itu kepada sang adik satu satunya yaitu mela sendiri,untuk mencari informasi keberadaan keluarga san di indonesia,dulu mela adalah seorang detektif handal di negaranya itu kenapa mereka bisa menemukan keluarga san dengan mudah,setelah sadar san mengalami amesia mundur yang membuat tidak mengingat kembali yang terjadi akan traumanya terhadap segala yang dia alami.
Semua keluarga kakek jhon terus membantu mengingat semua hal yang penting bagi san dan memberi pekerjaan kepada san sebagai wakil direktur di perusahaannya,satu tahun sudah san lewati hingga dia sedikit sedikit mengingat siapa dirinya dan kakek jhon menyuruh san untuk berkuliah lagi disana walau dia sudah menjadi wakil direktur,sang kakek tahu jika san ke amerika untuk menempuh pendidikan dengan modal kepintarannya.
Tapi lagi lagi san menolak tawaran itu dia lebih memilih menjadi wakil direktur di perusahan kakek jhon dan mengembangkan perusahannya yang ada di negaranya hingga maju besama mela.
Hingga dia juga bisa memajukan perusahan sang kakek,sang kakek menyamarkan nama san setelah apa yang di ucapkan san mengingat semua masa lalunya,dua tahun telah san lewati dan dia berpamitan kepada sang kakek untuk melajutkan kuliahnya menjadi seorang dokter, sang kakek yang mendengae itu menyarankan untuk membawa serta mela ke manapun dia pergi.
Itu kenapa mela selalu ada bersama san dan sang kakek juga memberi bala bantuan lagi untuk mengurus perusahanya yaitu malik,di situlah mereka bertiga tidak pernah terpisahkan,mela yang dulu pernah jadi detektif berhenti karena suaminya tertembak oleh musuhnya dan membuat dia berhenti dari propesinya,sedangkan malik sendiri dia adalah asisten kakeknya sendiri yang di alihkan kepada san untuk menjaga sekaligus mengurus perusahan san di saat san pokus pada kuliahnya.
Flashback off
"Ah kau ini aku jadi mengingat kejadian waktu itu" ucap san mengingat kejadiannya datang ke negara mela.
__ADS_1
"Hahahah,ya sudah sana,anakmu nangis tuh" ucap mela sedikit mengusir san.
"Ih...akukan masih pengen ngomong sama kamu mela" kesal san.
"Hai anakmu terpenting dari pada mengobrol ok" ucap mela.
"Baiklah,aku pergi" ucap san memeluk mela dan tak lupa mencium pipi mela.
"Halo"
"Halo mela"
"Kakak ko gak bilang sih kalau kaka sakit"
"Aku sakit karena kangen kalian bertiga"
"Apa kita bertiga pergi kesana bersama lagi kak?"
"Tidak mel,sasa katanya tidak bisa datang karena suami sedang sakit bukan"
"Iya sih,tapi kakak akan terkejut jika nanti aku kesana dan memberitahu hal bagus untuk kesehatan kak"
"Oh yah apa itu?"
"Tidak sekarang, nanti aku beritahu saat aku sudah ada disana"
"Kau ini sama seperti sasa"
"Diakan anakku"
"Terserah yang penting cepat pulang aku merindukan kalian disini"
"Iya aku pulang sendiri,malik harus menjaga anak anak san yang saat ini ada seseorang yang menginginkan mereka"
"Ya udah sana aku harus minum obat dulu..tut"
Mela pun pergi mengambil koper untuk mengisi baju yang diperlukan di sana.
***
Hai hai...jangan lupa like vote and komennya yah
Ig:@zihan631
18:40
__ADS_1
2020-11-16