wanita kaya itu, istriku

wanita kaya itu, istriku
bab 21


__ADS_3

Malam pun tiba kini san yang sedang dirias itu merasa tidak nyaman dengan make up yang terlalu tebal itu dan kesal kepada ambunya.


Sedangkan keluarganya sudah sangat senang san akhirnya mau juga di make up tebal apa lagi ambunya yang begitu antusias itu.


"Wah sungguh cantik sekali anak ambu ini" ucap ambu yang menatap di depan cermin.


"Ini terlalu tebal ambu" kesal san yang memonyongkan bibinya.


"Sudah tidak papa,ayo cepat penghulu sudah datang" ucap ambu yang mengandeng san untuk turun ke bawah.


"Senyum san" ucap ambu lagi,san pun tersenyum dengan terpaksa.


Nic yang melihat san dari atas tangga itu tidak bisa mengalihkan pemandangannya kepada san yang sangat cantik mengunakan gaun pengantin yang sangat cantik itu.


"Jangan mangap terus nic,bentar lagi juga jadi istri lo" bisik davit dari belakangnya.


"Aish...kau ini" ucap nic kesal karena kepergok melihat san dengan kagumnya akan kecantikannya yang mengunakan gaun putih itu.


"Mempelai wanita sudah ada,mari dimulai" ucap penhulu yang langsung mengulurkan tangan untuk menjabat tangan nic memulainya,nic yang terus menghafalnya dengan satu tarik napas dia ucapkan.


"Saya terima nikah dan kawinnya alexsan wibel dengan maskawin dibayar tunain" ucap nic yang melihat penghulu di depan nya.


"Para saksi" tanya penghulu


"SAH...!"ucap saksi dan semua yang ada di sana merasa lega akhirnya sah juga.


Yang lebih senang adalah nic akhirnya bisa mendapatkan san seutuhnya walau harus berjuang mendapatkan hatinya.


Setelahnya mereka bertukeran cincin yang sudah san pilih dari dulu mungkin sekitar lima tahun yang lalu atau lebih tepatnya dia membeli cincin itu saat dia di zerman saat dia di bangku kuliah akhir semesternya.


Nic yang tidak tahu kalau san sudah menyiapkan semuanya dari pakaian yang dia pakai hingga san pun dia baru tahu tadi sore saat dia menguping pembicaraan san dan mela di ruang kerjanya.


*Flashback on


Nic yang mencari san itu kini dia mencari san ke ruang kerjanya hanya itu yang tempat yang belum nic liat.


Dia mendengar seseorang yang mengobrol di dalam ruangan itu.


" mela cincin yang aku simpan itu masih ada kan,terus gaun ku juga masih pas ukuran ku kan"ucap san.

__ADS_1


"Iya mrs masih ada dan gaun juga sudah saya perbaiki yang rusaknya,dan jasnya juga sudah saya perbaiki dari kemaren." ucap mela


"Ok bahas pernikahan sudah,sekarang tinggal bahas masalah sarip dan helen" ucap san


Nic yang mendengar itu terus menempelkan telingannya di pintu merasa penasaran kenapa san sangat terobsesi kepada dua anak itu.


"Baik mrs,seperti nya helen tidak pernah di sayang oleh ibu angkatnya itu dia setiap hari di siksa dan diperlakukan seperti pembantu di rumah orangtua angkatnya,


sedangkan sang kakek yang melihat helen di perlalukan seperti itu akhirnya dia membawa helen pulang kerumahnya dan mencari keberadaan orangtua helen untuk memberikannya lagi karena dia telah meyadari bahwa anak bungsunya itu tidaklah mandul tetapi sang suaminya memberikan helen kepada istrinya agar dia menjadi boneka untuknya..."ucap mela terpotong san


"Mela aku tidak mengerti maksud mu boneka" tanya san.


"Iya helen di jadi kan boneka oleh pasangan itu,sang istri ternyata dinyatakan gila setelah kehilangan bayinya" jelas mela.


"Oh...seperti itu,terus kenapa tua bangka itu mencari orangtua helen" tanya san.


"Sebelum kecelakan itu pria tua itu mencari keberadaan mereka,


setelah ketemu dia memindahkan sekolah helen ke tempat sarip sekolah agar dia bisa ketemu dengan mereka,


tapi hari kecelakan itu datang dan pria tua itu di beri tahu asistennya bahwa anaknya kecelakan bersama menantu dan anak mereka yang pertama atau sarip,


"Jadi seperti itu,mela besok kau bawa sarip ke rumah tua bangka itu saat pulang sekolah setelah sampai kau kabari aku" ucap san yang pergi dari kursinya.


Celek


San membuka pintu melihat nic yang sedang mengupi di sana.


"Apa yang kau lakukan disana" tanya san.


"An...anu...it...itu" ucap nic terbata bata.


"Aish...kau nguping yah,niho aku pengen makan" ucap san yang tiba tiba bicara seperti itu.


"Bukannya dia baru selesai memakan chiken dari restoran kfc kenapa minta lagi makan" gumam nic.


"Apa yang kau katakan" ucap san menatap nic tajam.


"Ah tidak!kau mau makan apa" tanya nic yang buru buru bertanya agar tidak di marahinnya.

__ADS_1


"Aku ingin makanan barat saja lah kalau gitu..." ucap san pergi dari depan pintu itu.


"Baiklah ayo kita bicara pada koki" ucap nic yang menggadeng san kebawah.


"Ih...lepas" ucap san yang tidak sudah dilakukan seperti itu"aku bukan anak kecil yang tidak tahu arah"lanjutnya yang langsung kebawah.


Selesai makan san pergi ke belakang untuk main di rumah vani untuk menghilangkan rasa bosannya di rumah yang sudah dihias itu.


Nic yang akan mengikuti san di halangi oleh mela yang membawa setelan jas untuk acara malam nanti dan menyurnik pulang secepatnya untuk mempersiapkan segalanya yang sebentar lagi acara akan dimulai.


San yang masuk lagi setelah nic pergi,dia pergi ke atas untuk mandi dan menyiapkan diri untuk malam ini.


Ambunya yang melihat san yang sudah siap mengunakan gaun putih dan juga menggunakan apa yang sudah dia inginkan jika nikah kini masih berkomentar bahwa make upnya kurang tebal yang akhirnya perias mengulangi tata rias dari wajahnya itu yang menbuat san cemberut sampai acara akan dimulai*.


Flashback off


Setelah selesai sesi poto kini keluarga nic pamit pulang yang sudah waktunya pulang yang emang sudah tengah malam.


Semua pelayan juga sudah ambu pergi untuk istrirahat vani davit dani dan ambu juga ikut pergi meniggalkan pasangan pengantin baru itu.


"Ih...ko aku di tinggal sih" ucap san yang melihat semua orang sudah tidak ada di dalam ruangan itu.


"Ternyata mereka semua mengerti yah" gumam nic yang kesenangan akhirnya dia hanya berduaan saja dengan san.


"Kau kenapa tersenyum seperti itu" ucap san yang melihat nic tersenyum kegirangan itu.


"Ah tidak aku hanya bahagia aja akhirnya bisa menikahi mu" ucap nic yang langsung memeluk san dari samping"ayo ke kamar pasti kau lelah setelah apa yang di lewatkan tadi"lanjut nic yang mengendongnya.


"Niho turunkan aku,aku bisa berjalan" ucap san yang melingkarkan tangannya dileher nic yang takut terjatuh itu.


Sesampainya di dalam kamar nic meminta izin kepada san untuk memberikan jatah malam pertamanya itu.


San yang ragu ragu akhirnya menyetujuinya dan mereka pun melakukan dengan ajuran dokter yang bercinta saat hamil muda.


***


@zihan631


04:17

__ADS_1


2020-05-22


__ADS_2