wanita kaya itu, istriku

wanita kaya itu, istriku
bab 1


__ADS_3

Alexsan wibel seorang gadis yang dikenal dengan penampilan cupunya itu kini mendapatkan masalah akan kecerobohan nya  yang telat masuk kelas dia pun memberanikan diri mengetuk pintu kelas,


Tok...tok...tok...


Dan yang didalam mendengar suara ketukan pintu itu pun menengok ke arah pintu,muncul lah seorang gadis berkacamata dan rambut dikepang dua itu kini meminta izin agar dia bisa masuk kelas dan mengikuti mata kuliah hari ini


"Pe..permisi sir boleh kah saya masuk kelas anda?"tanya san


"Alexsan kamu telat lima belas menit,jadi anda tidak boleh masuk ke kelas saya karena anda melanggar peraturan saya di dalam kelas"ucap dosen yang sangat di benci oleh semua mahasiswa itu


"Maaf...saya janji deh hari ini aja yah,besok besok gak deh kaya gini lagi,sir kasih tugas juga gak papa ko sir"ucap san pasrah karena kalau dia tidak masuk kelas dia tidak akan presentasi minggu ini.


Alexsan yang sering di panggil sama temen temen kampusnya san karena menurut temennya itu yang pantes dengan panggil nya karena dia tidak secantik namanya yang agak kebarat karena dia peranakkan Indonesia-amerika ayah dia asli orang amerika yang pindah kewarganegaraan ke Indonesia namanya wily wibel sedangkan ibunya dia asli orang sunda namanya Sarah Amelia pradipta,


Dengan penampilan yang sangat tidak banget menurut laki laki itu san sangat lah tidak mementingkan penampilan karena penampilan itu belakangan sedang kan dia sangat giat belajar sejak bangku sekolah dasar hingga sekolah menengah atas dia sudah mendapat peringkat pertama di olimpiade sains di setiap tahunnya dan itu membuat dia bisa bebas masuk kapan pun ia mau di kampus karena kepintaran yang dia miliki bisa membuat semua dosen kagum padanya tapi tidak dengan dosen ini karena dosen ini tidak lah mempercayai kemampuan san karena dia sudah sering telat masuk kelas nya


"Tidak saya tidak akan memberikan kamu masuk lagi"ucap dosen itu


"Sir pliss..kasih saya masuk,saja janji deh gak bakal telat lagi"mohon san


"Ok,saya izinkan kamu masuk tapi kamu saya kasih tugas buat proposal tentang keuangan negara ini tahun lalu dan kamu saya kasih waktu sampai besok jam makan siang"ucap dosen


"Baik sir"ucap san sambil tersenyum lebar


Aduh mampus dah gue kena hukuman lagi dari dosen botak batin san


"Hai!saya suruh kamu masuk,bukan bengong di ambang pintu,kalau tidak masuk silakan keluar!"ucap dosen


"Dasar dosen botak kalau bukan dosen udah gue pites lo"gerutuk san yang langsung duduk dibangku kosong yang ada ditengah


"Ok kita mulai lagi,sekarang yang persentasi siapa minggu ini"ucap dosen itu dengan lantangnya


"Sa..saya sir"ucap san dengan gugupnya


"Ok silakan persentasikan hasil kerja kamu"ucap dosen


"Baik sir"ucap san dan dia pun membuka laptop dan menjalankan nya untuk mempresentasikan hasil kerjanya


Sedangkan disisi bangku yang ada di belakang kelas itu seorang laki-laki terus memperhatikan kegiatan wanita itu dengan lekat nya dan temennya yang melihat itu pun langsung menggodanya


"Emh...Kenya ada yang suka nih sama si jenius cupu itu"ucap davit sambil mengangkat alisnya


"Apa sih lo!"ucap Nicholas


"Nicholas davit perhatikan penjelasan didepan,kalau kalian membuat keributan disini maka keluar dari kelas saya!"teriak dosen


"Lo sih gue kena marah kan"ucap davit sedikit berbisik


"Maaf sir"ucap Nicholas


San yang melihat laki laki di ujung bangku itu merasa senang karena dia baru mendengar suara yang di impikan dari dulu yang selalu mengaguminya dari awal ospek dulu yang sangat populer akan ketampanan dan kecuekan nya yang sangat berlebihan kepada siapa pun dia juga dikenal seorang CEO muda di usianya baru menginjak sembilan belas tahun itu telah memajukan perusahaan nya nama laki laki itu adalah Nicholas zordan dan laki laki sebelahnya adalah davit mahardhika sabahat yang selalu ada buat Nicholas,


Ya ampun kenapa gue baru denger yah suara dia yang sangat merdu itu,sekian lama gue nunggu suara itu dan sekarang gue mendengar nya batin san di depan kelas


"Alexsan lanjutkan persentasi mu"ucap bosen


"Baik sir"ucap san


***


Setelah selesai Nicholas pun pergi meninggalkan ruangan kelas dan davit mengikutinya dibelakang pada saat mereka di ambang pintu mereka merasa ada yang memanggilnya,


"Hai!kalian buku mu tidak terbawa"ucap seorang gadis


"Wah ternyata lo si jenius cupu yang manggil kita"Ucap davit


"I-ini buku mu tidak terbawa saat aku membersihkan kelas"ucap san


"Dav ambil,ayo"ucap Nicholas

__ADS_1


Dasar pria tembok kalau gue gak suka sama lo gak bakal gue ke gini batin san


Setelah mereka pergi san pun pergi menemui sahabat satu satunya yang selalu ada buat dia hanya dia yang selalu mendukung,memberikan semangat dan dia juga selalu siap menerima keluh kesah yang dia miliki dia akan menceritakannya kepada vani,san bersahabat dengan vani sejak san di sma dulu yang san memutuskan sekolah di Jakarta dan bertemu lah dengan vani,seorang wanita yang bikin san nyaman tinggal di Jakarta,


"San disini!"ucap vani sambil melambaikan tangannya


"Van lo gak ada kelas gitu,ko lo dari tadi pagi disini tau"ucap san


"Ada,tapi entar sore san"ucap vani


"Vani andinda putri gue kena hukuman lagi dari dosen botak"keluh san


"Yah salah sendiri di banguni sama gue susah gimana gak dihukum,udah terima aja,lo kan pinter"ucap vani


"Gak gitu juga van,walau orang bilang gue pinter,gue ngerasa apa yang dosen botak omongin itu bener bahwa gue ini bodoh,karena sering telat masuk kelas dari dulu,dan gue juga pemalas,apa pantas gue di juluki wanita jenius"ucap san yang menyadari kekurangan yang selama ini tidak ia sadari


"San lo gak boleh ngomong gitu,walau lo sering telat dan apalah itu tapi lo itu menurut gue wanita yang sangat gigih dalam melakukan sesuatu,lo pemberani,lo juga sabar ngadepin segala sesuatu yang menimpah lo"ucap vani memberi semangat sahabat nya yang ngeluh akan kecerobohan yang dia buat 


"Vani makasih ya..."ucap san terpotong dengan suara ponsel


"Sebentar yah"ucap san sambil memberi tahu ada yag menghubungi nya


"Assalamualaikum,ambu ada apa ko gak bisanya telepon jam segini"ucap san


".........."


"Apa!abah masuk rumah sakit"


".........."


"Iya ambu setelah selesai urusan ku di kampus aku langsung pulang ke sana"


".........."


"Iya,Walaikumsalam"


Vani yang mendengar pembicaraan san dengan ambunya itu pun langsung bertanya apa yang terjadi sama abah disana


"Van gue pulang duluan yah gue harus selesaikan tugas gue sekarang,gue juga gak di kasih tau sama ambu yang aku tau cuman abah masuk rumah sakit dan keadaanya sekarang kritis"ucap san


"Ok,kalau gitu lo cepet ngerjain tugas nya setelah itu lo cepat pulang san,gue di sini gak papa ko kan ada pacar gue yang bentar lagi datang kesini"ucap vani


"Makasih yah van lo selalu ada buat gue,kalau gitu pamit yah,maaf yah gue gak bisa nemenin lo makan siang"ucap san sambil merentangkan tangannya dan memeluk vani


"Iya gak papa ko,bisa besok atau lusa kan,udah sana katanya lo mau ngerjain tugas,kenapa meluk gue sih,manja"ucap vani sedikit mengoda san


"Biari kapan lagi gue manja sama lo"ucap san sambil mencium pipi vani dan pergi


"YA!alexsan!"teriak vani dan disana datang lah davit yang melihat kekasihnya teriak itu pun merasa aneh


"Alexsan siapa kamu yang"tanya davit yang sudah duduk dihadapan nya


"Hai!kapan datang kamu yang,ko aku gak liat sih kamu udah duduk"tanya vani balik


"Yeh kebiasan yah kamu aku tanya malah nanya balik,aku udah ada sini saat kamu teriaki nama alexsan,siapa dia kamu van"tanya davit lagi


"Oh...san itu sahabat aku,emang kenapa"tanya vani


"Apa!jadi alexsan si jenius cupu itu sahabat kamu"ucap davit sedikit terkejut karena dari setiap temennya gak ada yang mau temenan atau pun berbicara sama san karena penampilannya dan perilakunya yang selalu ceroboh dalam melakukan apa pun itu walau dia pintar


"Terus kenapa?,ada masalah gitu aku sahabat sama dia"tanya vani lagi


"Tapi yang diakan..."ucap davit terpotong


"Dia apa hah!,ceroboh,udik,cupu,itu gak masalah buat aku,karena dari dulu hingga sekarang dia itu menurut ku kakakku yang sangat hebat dan kuat menghadapi masalah walau sering ngeluh,dan ceroboh"ucap vani dengan bangga bisa berteman dengan san karena san susah sekali diajak bicara atau apa pun itu karena menurut san berteman dengannya akan membuat orang itu mendapatkan bencana yang dia buat,tapi beda dengan vani dia tidak merasakan apa yang di bicarakan san karena menurut dia bencana yang san buat itu adalah tantang yang harus dia selesaikan


***


Di sisi lain Nicholas yang sudah disibukan dengan dokumen dan proposal yang diberikan sekretarisnya itu kini uring uringan karena sudah hampir satu jam yang lalu ayahnya itu tidak datang juga untuk menghadiri meeting yang sangat penting bagi perusahaan,dengan tidak sabarnya dia menyambar ponselnya dan langsung menghubungi ayahnya itu

__ADS_1


"Pa!papa dimana sih ko gak ngehadiri meeting minggu ini sih"Ucap Nicholas sedikit meninggi


Maaf nak papa pergi kebandung tadi pagi,pada saat papa telepon ponsel mu gak aktif


"Terus kenapa gak ngasih kabar ke sekretaris aku sih pa"ucap Nicholas kesal


Papa gak mau ada yang tau kalau papa kebandung soalnya ini sangat penting bagi perusahaan


"Ya kan entar juga tau dia pah diakan sekertaris aku pah"


Enggak papa gak mau kasih tau ini karena papa gak pernah kerja sama dengan perusahaan yang akan bangkrut ini nic


"Terus kenapa papa mengajukan kerjasama dengan perusahaan sebentar lagi bangkrut pah..."


Karena perusahaan ini sangat menguntungkan bagi kita nic,kalau gitu kau sekarang juga kebandung jemput papa dibandung soalnya papa nyuruh supir papa pulang tadi


"Cish...kenapa gak bawa mobil sendiri sih,nyusahin orang aja,udah tau lagi sibuk disini"


Buru sekalian kita jenguk sahabat papa sekaligus direktur perusahaan yang akan kita kerjasama yang lagi sakit


"Gak nic gak mau pergi!"


Cish anak ini bener bener,oke kalau gitu fasilitas kamu papa cabut sekaligus jabatan kamu nic


"ok aku pergi"ucap Nicholas sambil mematikan ponsel nya


"Merry keruangan saya sekarang"ucap Nicholas di telepon


Tok..tok...tok...


"Masuk"Ucap Nicholas


"Ada yang bisa saya bantu pak"ucap merry


"Tolong hendel semua jadwal meeting saya dengan klien saya tidak bisa pergi menemui mereka semua hari ini"ucap Nicholas dan pergi meninggalkan merry yang akan bicara


"Tap...dasar seenaknya nyuruh orang,kalau gak ganteng gue pites lo bos"ucap merry yang pergi ke ruang nya lagi,


Sedang san dia sibuk mengerjakan tugas nya kini telah selesai selama dua jam berturut-turut tidak berhenti mengetik tentang keuangan tahun lalu negara Indonesia,setelah selesai dia pun Buru buru pergi lagi kekampus untuk memberikan proposal itu ke dosen yang sangat san benci dari masuk kampus ini baru semester pertama saja dia mendapatkan nilai D darinya padahal dia tidak melakukan kesalahan walau dia sering telat dia selalu menerima hukuman yang dosen itu kasih dengan lapang dada,sesampainya disana san pun langsung keruangannya untuk memberikan proposal tersebut dan setelah itu dia akan pulang kampung setelah empat tahun dia tidak pulang ke rumah orangtuanya itu.


"San...hati hati dijalan"teriak vani


"Iya van,lo juga jaga diri yah,jangan terlalu nempel sama tuh orang"ucap san sambil nunjuk davit di samping vani dan vani yang melihat san tidak terima itu hanya bisa cengengesan


Bruk...!


"Aduh...bokong gue"ucap san kesakitan vani yang melihat san jatuh pun langsung pergi menyelamatkan nya sedangkan davit dia ketawa sepuasnya melihat san jatuh dengan sangat anarkis itu


"Hahha hahahahaha.....apa yang lo lakukan disana jenius cupu?"tanya davit sambil tertawa terbahak-bahak


"Davit kamu ini apa apa sih bukanya nolongin malah ngetawain dia sih,aku benci kamu davit"ucap vani penuh penekan


"Yang yang ko gitu sih kamu,maaf deh soalnya jatuh nya lucu sih"ucap davit yang masih ngetawain san sedangkan san hanya bisa diam ditempat dan menerima uluran tangan dari vani


"Kata gue juga apa hati hati sanku"ucap vani sambil membantu san membersihkan baju yang kotor


"Iya gue lupa kalau di sini ada lobang,ya udah gw pamit"ucap san


"Tunggu,bawa nih mobil gue,biar cepet nyampe"ucap vani sambil memberikan kunci mobilnya dan san menerima itu


"Ok,makasih yah,ya udah gue pamit"ucap san sambil memeluk vani dan mencium pipi vani,davit yang melihat itu merasa kesal karena dari dulu dia pengen banget mencium pipi atau pun bibir vani tapi tidak mendapatkan juga sedangkan san wanita cupu mendapatkan itu dengan gampangnya


Wah gue kalah sama si jenius cupu batin davit


***


@**zihan631


**19:19

__ADS_1


2020-02-07****


__ADS_2