wanita kaya itu, istriku

wanita kaya itu, istriku
bab 53


__ADS_3

Keesokan harinya san pergi kerumah sakit untuk menjemput nic pulang kerumahnya karena setelah terapi beberapa hari ini nic sudah boleh pulang dengan syarat setiap dua minggu sekali.


"Yah!!akhirnya aku pulang juga" senang nic saat dia berada di dalam mobil bareng san.


"Ck kau ini kekanak kanakkan mas" ucap san.


"Apa kau bilang barusan" ucap nic.


"Yang mana?" tanya san tak mengerti.


"Yang tadi sayang" ucap nic.


"Kekanak kanakan?" pikir san.


"Bukan itu tapi ujung dari itu" ucap nic lagi.


"Mas maksud mu" ucap san lagi.


"Sejak kapan kau bilang itu sayang" ucap nic.


"Kau tidak suka,ya sudah aku bilang nic saja lah" ucap san kesal.


"Gak malah sangat suka sekali kau memanggilku seperti itu" ucap nic sambil ngecup kening san.


"Kau ini" ucap san sambil memukul dada nic pelan.


"Aku tidak akan pernah melakukan hal buruk lagi pada mu" ucap nic memeluk san yang tidak tahu malu.


"Lepas malu tahu ada malik" san melepas pelukan nic dan sedikit menjauh,sedangkan malik bisa tersenyum melihat san seperti itu.


Dengan tatapan san seperti itu nic hanya bisa memegang tangannya saja,sesampainya di rumah.


"Pipih salamat datang di rumah lagi" ucap kedua anaknya.


"Ah...anak anak pipih,pipih kangen kalian nak" ucap nic yang berjongkok dengan pelan untuk memeluk kedua anaknya.


"Pipih masa sama abang dan kakak aja sih,kita enggak" ucap ambu yang bersuara seperti anak kecil.


"Aduh anak pipih,apa kabar sayang ko gemes banget sih" ucap nic melihat kedua putra bungsunya.


"Kami baik pih,eh ok masih di luar,ayo kedalam pasti kamu pegel berdiri terus kan baru bisa jalan" ucap ambu menyuruh semua orang masuk.


"Oh iya ayo,pasti adik adik kalian pasti kepanasan yah" ucap nic yang menyuruh anaknya masuk.


Sedangkan san dia sudah dari tadi di ruang kerja nya untuk membahas keberangkatan davit ke hongaria,dan mela ke amerika.


"Mela kau tidak papa pergi sendiri ke sana,apa tuan jhon tidak menyuruhku pulang juga?" tanya malik yang emang sekarang ini mereka mengadakan meeting dadakan di ruang kerja san.


"Ehm...kak jhon sendiri menyuruh kau untuk menjaga san dan anak anaknya disini malik jadi kau turuti saja" ucap mela.


"Iya malik kau di sini saja jaga anak anakku apa lagi jin-sook melakukan hal buruk kepada anak ku" jelas san.


"Ok lah"


"Eh...eh gue gimana gue jadi pergi nih ke hongaria?" tanya davit.


"Iya lo jadi pergi,anak anak lo dan istri lo bawa yah vit,soalnya gue mau perpanjang bisnis gue di sana" ucap san.

__ADS_1


"Ko gue harus bawa anak istri gue sih,maksud lo apa" tanya davit lagi.


"Untuk semetara lo jadi ceo di sana dulu yah vit,kurang lebih lima tahun di sana gak papa kan" ucap san.


"Lo tega buang gue sama anak istri gue ke negeri orang san" ucap davit tak percaya dengan ucapan san.


"Maaf gue tadinya kan gue yang mau di sana tapi karena keadaan nic yang tidak memungkinkan seperti sekarang" ucap san.


"Hm...baiklah jangan salahkan jika gue sama keluarga kecil gue betah di sana dan gak mau pulang" ancam davit.


"Gue paksa balik,lo tahu gue siapa bukan" ancam balik san.


"Anjay...emang yah,ok lah gue pergi,kapan?" pasrah davit.


"Lima hari lagi,setelah mela pulang lo ke sini lagi lo baru pergi kesan" ucap san.


"Ok siap lah berarti gue harus urus urus semua kepindahan gue dulu dong" ucap davit.


"Tidak perlu aku sudah melakukannya" ucap malik.


"Wah hebat" davit mengacungkan ibu jarinya.


"Ayo kita keluar,waktunya makan siang" ucap mela.


"Oh iya ayo" ucap davit sambil melihat jam.


"Gak kerasa udah siang aja" gumam san.


"Iya karena kita terlalu pokus dengan kerjaaan jadi lupa waktu" bisik mela pada san,san hanya tersenyum mendengar ucapan mela.


Sesampainya san di lantai bawah san melihat nic mengendong bayi kembarnya sambil memberi ASI yang sudah san siapkan dalam botol.


"Akan aku lakukan"ucap san yang langsung pergi ke dapur melihat koki yang memasak hidangan apa hari ini.


Hingga saatnya makan siang san membantu nic berjalan ke meja makan,sedangkan baby kembarnya di simpan di ayunan yang sudah ambunya beli beberapa hari lalu.



"Kau mau makan sama apa?" tanya san.


"Acar timun sama hati ayam aja deh" tunjuk nic,san pun menuruti semua ke inginan nic.


"Mih besok kan libur kita pergi piknik yuk" ucap helen yang baru keluar dari dapur yang mencuci tangannya.


"Nanti kita bahas sekarang kita makan dulu ok" ucap san menyiapkan makanan untuk kedua anaknya.


"Ok" ucap mereka berdua.


*


Selesai makan mereka semua kumpul di ruang tv untuk berbincang bincang masalah yang telah di lewatkan tadi pagi hingga siang,karena hari ini hari pertama san ada di rumah lagi jadi semua orang memutuskan untuk tidak pergi bekerja,dari mela yang bisanya selalu ada di kantor san bersama malik dan davit kini mereka ada di sana,tak lupa vani dani dan vivian juga ada di sana yang sedang main.


"Kenapa kalian ingin piknik nak"ambu memulai pembicaraannya.


"Untuk menghilangkan penat,helen saat ini banyak sekali pikiran untuk ulangan kenaikan kelas jadi pusing ingin liburan nini" jelas helen.


"Oh...itu ternyata, ya sudah mimih kita piknik kemana kali ini" tanya ambu.

__ADS_1


"Hm...kemana yah,pipihkan masih belum lancar jalan jadi kita tidak boleh jauh,gimana kalau kita ke puncak saja" ucap san.


"Boleh tuh" seru davit.


"Nenek mela gak bisa ikut doang" sedih mela.


"Ko gitu sih nek?" tanya sarip.


"Yah karena kan nenek mau pulang kampung" ucap mela.


"Ko nenek pulang kampung besok sih kan bisa nanti" ucap helen.


"Sayang gak boleh gitu,nenek mela pulang karena kakaknya sakit jadi dia harus rawat kakaknya" jelas san.


"Bu mela pulang kampung kemana?" tanya nic.


"Amerika" ucap san dan mela bersamaan.


"Wow!!ternyata bu mela orang amerik yah" ucap davit sedikit kaget dengan apa yang san dan mela ucapkan.


"Yah...kurang lebih begitu,bukannya sasa bawa aku dari luar negeri yah?" ucap mela.


"Ah iya juga sih" ucap davit lagi.


"Kakakmu sakit apa mel" tanya ambu.


"Tidak terlalu parah dia sakit pertigo saja" ucap mela.


"Pergito bukanya kakek jhon sakit karena kangen kit ups..." ucap san keceplosan.


"Maksudnya" ucap semua orang yang tidak tahu apa selain mela dan malik.


"Ah enggak aku salah bicara maksud bukannya sakit karena kangen kamu mela" ulang san.


"Oh..." ucap mereka semua.


"Kau ini hampir saja keceplosan" bisik mela.


"Maaf aku baru inget" balas san yang juga ikut berbisik.


"Kalian ngomongin apa sih?" tanya nic yang melihat san dan mela berbisik bisik.


"Enggak kita gak ngomong apa apa" ucal san dan dia pun pergi mendekati baby kembarnya.


***


**Jin-sook"tor kapan gue muncul lagi?"


Author "sabar napa lo,nanti juga gue balikin lo ke asalnya"


Jin-sook "cepet tor gue gak sabar tanggal main nya"


Author "iya nanti,bye gue mau tidur"


Hai hai hari jangan lupa like vote and komennya yah...


Ig:@zihan631

__ADS_1


20:41


2020-11-21**


__ADS_2