
Kepergian ambu membuat san lebih memilih tinggal di rumah saja dari pada melakukan segala kegiatan yang pernah dia lakukan,kini dia lebih pokus mengurus baby girlnya dan juga kedua abang si baby girl.
Sarip dan juga helen yang sekarang beranjak dewasa itu juga sering membantu sang mimi mengurus si kembar nakal itu.
Sedangkan nic sekarang mengantikan san menjadi kepala yayasan yang san tempati saat itu dan tak lupa perusahan nic yang saat ini terus meningkat membuat dia sibuk dan jarang pulang kerumah untuk sekedar melihat anak anaknya saja karena saking sibuknya.
"Mas kapan pulang, si kembar terus merengek ingin bertemu dengan mu" ucap san yang dengan melakukan video call bersama nic.
"Maaf sayang pekerjaanku di sini masih banyak mungkin dua hari lagi aku pulang" ucap nic sedih.
"Pipi gak sayang afan,pipi gak kangen gitu sama afan" rengek rafan.
"Pipi juga kangen kalian,tapi harus bagaimana pipi harus selesaikan ini nanti pulang pipi belikan oleh oleh oke" bujuk nic.
"Ok!aku pengen pesawat yah pih" teriak rafan.
"Ok pipi belikan,ezel pengen apa nak" tanya nic kepada anak si kembar pertama,yang emang jarang sekali bicara tak seperti adiknya yang cerewetnya minta ampun.
"Ezel samain aja" jawab singkat rezel.
"Ko gitu sih,kamu gak mau yang lain gitu nak sama pipi" tanya san mendengar jawaban rezel.
"Tak mau" ucapnya.
"Ya sudah emang tuh anak kalau urusan mainan tak tertarik,kalau gitu ezel pengen di belikan buku apa sama pipi" ucap nic,memberi tawaran kepada rezel.
"Kalau gitu ezel pengen banget buku kamus segala bahasa,seperti kamus inggris,jepang,jerman,italia,belanda,korea,dan china" ucap rezel dan membuat semua orang yang ada di sana bengong mendengar permintaan rezel yang sangat tidak dapat di pikirkan oleh orang tuanya.
San hanya bisa tertawa mendengar anaknya itu minta beberapa kamus,sedangkan nic hanya tersenyum dan mengelengkan kepalanya.
"Kau ini bang sebenernya umur mu berapa sih" tanya sang adik.
"Ck jangan plotes deh" kesal rezel dengan ledekan sang adik.
"Baiklah pipi akan carikan" ucap nic,"baby girl pipih pengen apa nak"tanya nic lagi.
"Aku ingin pipih pulang" ucap san menirukan seorang anak kecil.
"Baiklah tunggu yah sayang,ya sudah aku kembali lagi yah,jaga kesehatan ok" ucap nic.
"Kau juga" ucap san menghentikan video callnya.
"Sasa ada yang mencari mu" ucap vani yang emang lagi main dirumah nya.
"Siapa?" tanya san.
"Entah lah" jawab vani.
"Lee ho rang,apa kabar?" ucap san saat melihat siapa yang berkujung padanya.
"Iya aku baik,kau eoni" jawab ho rang.
__ADS_1
"Aku baik,kau ke sini bersama siapa?" tanya san karena dia pertama kali kerumahnya walau dia sering ke indonesia tapi ini pertama kalinya dia berkujung ke rumahnya.
"Bersama dia" ucap ho rang sambil menunjuk seorang pria yang ada di belakang nya.
"Siapa dia?" tanya san lagi.
"Calon suamiku,kau harus datang ke acara pernikahan ku" jawab ho rang antusias.
"Oh...yah,ah akhirnya adikku nikah juga" ucap san senang.
"Eoni kau berhutang penjelasan pada ku yah,setelah pergi dari korea kau tidak ada kabar sekalinya ada kabar kau menikah, dan setelahnya tidak ada lagi" ucap ho rang.
"Ah...itu pasti kau tau kenapa aku menghilang bukan,tapi tetap saja dia menngejar" ucap san.
"Mih ajak om dan tantenya duduk" ucap helen melewati mereka.
"Ah sampe lupa,ayo duduk,key tolong ambilkan minum" ucap san.
"Eoni jelaskan" ucap ho rang.
"Aku harus menjelaskan dari mana ho rang-ah,kau tau sendiri jika aku memutuskan hubunganku dengan jin-sook,dan kenapa aku pulang dari korea dan dikabarkan beberapa bulan kemudian menikah,itu karena aku mencintai pria itu dari dulu" jelas san yang sedikit berbohong masalah percintaan dirinya dan nic.
"Sungguh" ucap ho rang tak percaya.
"Iya seperti itu adanya,oh iya siapa nama calon suamimu ho rang" ucap san mengalihkan pembicaraan.
"Kau pasti mengalihkan pembicaraan" kesal ho rang"dia kharel dan sayang dia adalah kakak angkatku alexsan"tambahnya memperkenalkan calon suaminya.
" kharel"
"Kharel sangat mengenalmu eoni,dia sangat ingin bertemu denganmu tapi karena sibuk selalu saja terhambat" jelas ho rang memberitahu bahwa calonnya itu sangat ingin betemu denganya.
"Oh yah ko bisa,apa sepesialnya aku hingga ingin bertemu denganku" ucap san.
"Saya sangat mengagumi mu,walau saya sudah mendirikan perusahan terlebih dahulu dengan mu,tapi setelah mendengar berita bisnis kau yang meningkat secepat itu dan membuat saya di sana bertekan ingin sekalian bersaing dengan mu,tapi itu hanya iming iming saja,kau sangat hebat dalam waktu singkat bisa mengepakan sayap dengan lebar di dunia bisnis" ucap kharel pajang.
"Tekadlah yang mebuatku seperti ini dan tak lupa terus mengingat tuhan" ucap san.
"Hanya itu yang kau lakukan" tanya kharel yang membuat ho rang tertawa.
"Sayang kau ini,tau tidak kau sama seperti ku,dulu aku merasakan apa yang kau rasakan,eoni ini sangat hebat dia bisa mengantikan direktur rumah sakit tempatku bekerja dalam waktu singkat juga" jelas ho rang.
"Sungguh" antusias kharel.
"Iya" jawab ho rang.
"Jangan seperti itu aku tidak pantas mendapatkan apa yang aku dapatkan,itu hanya kebetulan saja" ucap san.
"Kau dari dulu masih sama tidak pernah mengaku dengan apa yang kau lakukan dan kau juga sangat rendah hati" ucap ho rang.
"Sudah jangan bahas itu,lebih baik aku kenalkan kalian pada keluarga ku saja,ayo" ajak san untuk berkenalan dengan yang lain.
__ADS_1
"Mah masih ingat ho rang" tanya san pada mela.
"Iya kenapa?" tanya balik mela.
"Dia disini" jawab san dan menujuk ho rang dari belakang nya.
"Hai nak apa kabar?" ucap mela sedikit kanget karena sudah beberapa tahun mereka tidak bertemu.
"Mamah mela apa kabar?"tanya balik ho rang sambil memeluk mela.
"Mamah baik kau"jawab mela membalas pelukan ho rang.
"Baik mah,mah kenalin ini kharel calon suami ku" ucap ho rang.
"Ah...anak mamah ternyata sudah punya calon,salam kenal yah" ucap mela kepada kharel.
"Ayo ikut aku,aku ingin mengenalkan kalian pada ketiga jagoanku dan juga dua princessku" ajak san setelah perkenalan calon ho rang kepada mela.
San membawa mereka berdua ke ruang bermain anaknya yang pas banget anak san semuanya ada disana.
"Ah anak mimi lengkap sekarang,eh tapi tar dulu,a denis hari ini gak pulang" tanya san yang tidak melihat anak didiknya.
"Enggak mih,kata a denis dia ada praktek,mungkin pulang minggu depan" jelas sarip.
"Oh gitu yah,ya udah sayang kenalin mereka aunty dan uncle kalian" ucap san memperkenalkan lee ho rang dan calonnya.
"Halo,aunty boleh kenalan sama kalian" ucap ho rang memperkenalkan diri.
"Boleh aunty" ucap helen dengan senyum ramahnya yang sedang mengendong baby girl,desangkan si kembar nakal hanya diam menatap dua orang asing itu,apa lagi rezel sangat anti dengan orang asing atau orang baru dia kenal seperti sekarang dia malah pergi bersembunyi di punggung sang abang.
"Abang ko gitu sih,ayo beri salam kepada aunty uncle dong" ucap sarip pada adiknya yang masing bersembunyi di punggungnya.
"No bang,aku tidak suka uncle itu" elak ezel ketika melihat kharel.
"Hai ada apa dengan wajah uncle sayang" tanya san.
"Dia sepelti boneka jokel kesukaan afan" teriak ezel.
"Huh abang cemen takut jokel" ejek rafan pada abang kembarannya.
"Jangan panggil aku abang afan!!" kesel ezel,di tambah dengan rasa takut kepada kharel yang katanya mirip joker boneka kesayangan afan,dia lebih memilih menjauh dari kharel dan dia hanya dekat dengan ho rang saja,jika di tanya kharel ezel langsung pergi ke belakang punggung siapa saja agar tidak bisa di liat kharel ya... Walaupun masih terlihat tapi itu membuat ezel sedikit aktif dari biasanya yang terlalu sering membaca.
Ezel berbeda dengan rafan walau muka sama perilaku mereka berbeda,ezel yang suka baca membuat dia diam dan memahami segala situasi di dalam rumah atau luar,
dan dia juga mengetahui semua jenis alat alat berbahaya,sedangkan afan dia lebih aktif dari pada ezel,
dialah yang sering di suruh abang kembarannya pergi mencari hal yang sering ezel praktekan,
Mereka berdua selalu diam diam membuat segala jenis bom hingga tembakan yang tidak di ketahui orang tuanya,walaupun usia mereka masih kecil tapi otak pikir mereka sangatlah berbeda dengan anak kecil pada umunnya itu kenapa san sering mengawasi mereka di dalam maupun luar,karena tidak mau hal yang tidak diinginkan.
***
__ADS_1
Jangan lupa like vote and komennya yah...
Ig:@zihan631