"Aku Juga Bisa Jatuh Cinta"

"Aku Juga Bisa Jatuh Cinta"
episode 26


__ADS_3

........


Sampai di rumah sakit Riko langsung menggendong Lina dengan setengah berlari sambil manggil dokter.


"Suster tolong istri saya. Dari tadi dia tidak sadarkan diri". Ucap Riko saat suster menghampiri Riko.


Suster segera membawa Lina kedalam ruang UGD.


Sementara Riko terus mondar mandir didepan pintu ruang UGD dengan sangat cemas.


..........


Rendi berlari dengan terburu-buru setelah mendapat telpon dari Riko. Ia melihat Riko yang mondar-mandir didepan ruang UGD segera datang dan menghampirinya.


"Apa yang terjadi Riko".


Mendengar suara Rendi Riko segera berbalik.


"Ren, Lina, Lina tidak sadarkan diri. Dia tadi pingsan, dia tidak sadar". Jelas Riko pada temannya dengan air mata yang sudah menetes.


Rendi sangat sedih melihat keadaan Riko sekarang, baru pertama kali Rendi melihat air mata Riko. Selama ini Riko selalu bersikap dingin dan datar kepada setiap orang.


"Tenanglah Riko, aku yakin istrimu pasti akan baik-baik saja". Rendi terus mencoba menenangkan Riko.


"Sayang apa yang terjadi kenapa Lina sampai masuk rumah sakit". Tanya rika pada putarannya saat sudah sampai dirumah sakit.


Rika dan Yuda sangat kaget saat mendengar menantunya masuk rumah sakit, mereka langsung bergegas kerumah sakit saat itu juga.


"Mama, ". Kata Riko, langsung memeluk mamanya. Ia tidak bisa menyembunyikan rasa khawatirnya saat ini, ia tidak bisa menyembunyikan betapa takutnya ia saat Lina belum juga sadarkan diri.

__ADS_1


"Tenanglah Riko, mama percaya kalau Lina akan baik-baik saja". Jawab rika.


Rika sangat sedih melihat keadaan putranya saat ini, ini pertama kalinya mereka melihat kesedihan Dimata Riko.


"Duduklah dulu nak, tenangkan dirimu. Sekarang ceritakan dengan pelan kenapa ini bisa terjadi". Lanjut Rika pada Riko.


Riko menceritakan semua kejadian pada saat mereka makan sampai lina tiba-tiba merasa takut dan badannya yang gemetar.


"Apa ini ada hubungannya dengan trauma Lina". Kata Yuda seketika saat mendengar cerita putranya.


"Maksud papa apa". Tanya Riko bingung dengan perkataan Yuda.


"Apa Lina pernah bermimpi dan ia ketakutan sehingga ia berteriak histeris sampai-sampai ia demam". Tanya Yuda kembali pada putranya.


"Iya pa, Lina pernah mengalami itu. Sudah dua kali Lina ketakutan seperti yang papa bilang, tapi dari mana papa tau". Kata riko, Riko juga sangat penasaran darimana papanya tau tentang trauma Lina.


"Papa tau dari ayahnya Lina Santo, 3 hari sebelum pernikahan kalian Santo datang menemui papa dirumah saat kamu sedang sibuk diluar". Jelas Yuda pada putranya.


Flashback on


Santo menaiki sebuah taksi dan segera menuju kediaman Yuda Sanjaya. Ia ingin menceritakan keadaan Lina yang sebenarnya kepada Yuda, karena ia tidak mau keluarga yuda akan kecewa setelah mengetahui keadaan Lina nantinya. Santo berfikir lebih baik mengatakan sekarang daripada terlambat nanti.


Ting....Ting...


Rika bergegas menuju pintu setelah mendengar bel mereka dibunyikan.


Rika sangat terkejut melihat Santo datang kerumah mereka.


"Santo, masuklah aku akan memanggil Yuda". Kata Rika ramah.

__ADS_1


Santo segera masuk dan duduk diruang tamu untuk menunggu Yuda.


"Santo apa yang membuatmu datang kemari". Sahut Yuda saat ia melihat Santo.


Yuda langsung duduk dihadapan Santo saat ia sudah sampai di ruang tamu.


"Aku ingin mengatakan sesuatu tentang putriku kepada kalian".


"Ada apa dengan Lina". Tanya Rika langsung pada Santo.


"Dia baik-baik saja sekarang". Terangnya.


"Lalu apa yang ingin kamu katakan". Jawab Yuda dengan penuh penasaran.


"Sebenarnya Lina memiliki trauma sejak 2 tahun lalu. Sat itu aku menemukan lina dalam keadaan yang sangat kacau, ia menangis disebuah pabrik yang tidak terpakai lagi, dalam keadaan tanpa adanya cahaya. Sejak saat itulah ia selalu berteriak histeris dan setiap malam selalu mimpi buruk, dan saat itu juga dia akan demam tinggi. Aku tidak tau apa yang sebenarnya terjadi dengan Lina pada saat itu, karena setiap aku tanya tentang kejadian malam itu Lina tidak ingat sama sekali, tapi aku yakin telah terjadi hal buruk yang menimpa putriku. Dan setahun belakangan ini, Lina sudah tidak pernah bermimpi buruk lagi. Tapi aku khawatir satu saat mimpi itu datang kembali, maka dari itu aku mengatakan ini kepada kalian sebelum terlambat. Setelah kalian mendengar ceritaku, aku tidak masalah kalau kalian membatalkan pernikahan ini". Kata Santo sedih. Tapi penuh dengan kelegaan dalam hatinya saat ia sudah menceritakan semua.


"Apa yang kau katakan Santo, Lina adalah calon menantu kami, kami yang telah memilihnya maka kami juga akan menerima apapun keadaan Lina". Sahut Rika merasa kesal dengan perkataan Santo yang mengatakan membatalkan pernikahan.


"Yang dikatakan istriku benar Santo, Lina sudah kami anggap sebagai putri kami, kamu tentang saja kami akan menjaga Lina dengan baik". Sambung Yuda.


Santo sangat terharu dengan perkataan Rika dan Yuda, ia mersa sangat beruntung besanan dengan keluarga Sanjaya, sekarang ia tambah yakin untuk melepaskan putrinya. Ia percaya kalau Lina nanti akan sangat bahagia.


Flashback off


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2