"Aku Juga Bisa Jatuh Cinta"

"Aku Juga Bisa Jatuh Cinta"
episode 57


__ADS_3

"Lin, aku ingin mengatakan sesuatu". Ucap Angga saat ia melihat Lina sudah menghabiskan makanannya.


"Apa yang ingin kakak katakan?". Tanya Lina penasaran.


"Lin, sebenarnya..., Se... sebenarnya...".


"Apa sih kak?, Kakak mau bilang apa sama Lina?". Tanya Lina sedikit kesal karena Angga tidak kunjung menyelesaikan ucapannya.


"Lin, apapun yang kakak ucapkan nanti, itu benar-benar tulus dari hati kakak". Ucap Angga sambil meraih tangan Lina dan menggenggamnya dengan lembut.


Lina sempat terkejut saat Angga memegang tangannya, namun ia mencoba bersikap biasa-biasa saja.


"Kak, kakak ingin mengatakan apa?, Katakanlah". Ucap lina.


Lina benar-benar sangat penasaran apa yang akan dikatakan oleh Angga.


"Kakak dari dulu sampai sekarang masih suka sama kamu". Ucap angga, dengan segenap kebenarannya.


Deg....


Lina langsung berdiri saat mendengar ucapan angga, ia benar-benar terkejut dengan ucapan Angga , dan ia juga tidak menyangka kalau Angga akan mengatakan hal demikian.


"Apa maksud kakak?" Tanya Lina dengan suara yang bergetar.


"Maafkan aku Lin, tapi dari dulu sampai sekarang kakak masih suka sama kamu, dan aku tidak bisa hidup tanpa kamu Lina". Jawab Angga sambil berdiri juga.


Angga sudah menduga kalau Lina tidak akan menerimanya dengan mudah dan ia sudah mempersiapkan semuanya dengan matang sebelum mengatakan cintanya kembali pada Lina.


"Hah, tidak mungkin'. Jawab Lina tidak percaya.

__ADS_1


"Benar Lina, aku sangat sayang sama kamu". Ucap Angga meyakinkan Lina dengan perasaannya.


"Maafkan aku kak, tapi jawaban aku masih sama dengan yang dulu. Aku hanya menganggap kamu sebagai kakak, tidak lebih". Jawab Lina dengan penuh penekanan dalam setiap kata-katanya.


"Kenapa Lina?, Kenapa?. Apa ini semua karena Riko?, Apa kurangnya aku dibandingkan Riko?, Aku memiliki segalanya". Ucap Angga dengan emosi, ia tidak menyangka kalau Lina akan menolaknya untuk yang kedua kalinya


"Kakak benar, ini semu karena mas Riko. Karena aku mencintai riko, dan aku tidak akan pernah menduakan nya". Ucap Lina dengan emosi pula.


Lina menaikan nada suaranya karena ia tidak ingin Angga berharap padanya lagi.


"Tidak Lina, tidak..., Kau tidak boleh mencintainya, kau hanya boleh mencintaiku, kau hanya milikku". Ucap Angga dengan menatap mata Lina tajam.


"Apa yang kau katakan?, Bukankah sudah jelas?, Aku sudah bilang kalau aku mencintai mas Riko bukan kamu". Tegas Lina .


Lina bahkan memanggil Angga tanpa menggunakan embel-embel kakak lagi, ia benar-benar tidak menyangka kalau Angga akan seperti ini.


Melihat tatapan Angga yang tajam membuat Lina sedikit merasa khawatir, selama ia mengenal Angga ,ia belum pernah melihat Angga seperti sekarang ini, Lina hanya selalu melihat Angga yang lembut dan ceria saat bersamanya.


"Tidak Lina, jangan katakan itu. Aku yakin kalau kamu tidak mencintainya, kau hanya mencintaiku kan?". Sangkal Angga.


Lina hanya geleng-geleng kepala, ia tidak tau harus mengatakan apalagi supaya Angga percaya dengan ucapannya.


"Tidak, aku hanya mencintai mas Riko seorang, dan selamanya aku akan mencintainya. Hanya mas riko". Tegas Lina dengan penuh penekanan .


Mendengar ucapan Lina, air mata Angga lolos begitu saja. Ia benar-benar tidak bisa terima dengan semua ucapan Lina.


Hahahaha...


Angga malah tertawa dan tersenyum pahit atas kenyataan yang ia hadapi sekarang, ia menunggu elena sejak SMP dan sekarang penantiannya malah tidak terbayar.

__ADS_1


"Aku tidak menyangka, penantian ku selama 6 tahun akan sia-sia, kau bahkan tidak memberiku kesempatan sedikitpun agar aku bisa membuktikan cintaku". Ucap Angga tersenyum pahit.


Lina merasa terharu saat Angga mengatakan kalau dia menunggunya selama 6 tahun, ia tidak menyangka kalau Angga selalu berharap padanya.


"Maaf, tapi mungkin kita memang tidak berjodoh". Ucap Lina.


"Aku tidak peduli, yang aku tau, aku sangat mencintaimu, dan kau adalah jodohku". Jawab Angga dengan emosi


"Lalau, apa yang akan kau lakukan?, bukankah kau tau sendiri kalau aku sudah menikah?. dan aku juga sangat mencintai dan menyukai suamiku".


"Tinggalkan dia, aku jauh lebih baik dari pada dia, aku juga bisa memberikan apapun yang kau minta". Jawab Angga.


Lina hanya tersenyum gentir mendengar ucapan Angga, ia tidak menyangka kalau Angga sangat terobsesi dengan dirinya.


"Tidak bisa, aku tidak bisa hidup tanpa mas Riko, tidak bisa". Tutur Lina.


"Lalu bagaimana denganku, aku juga tidak bisa hidup tanpamu Lina. Aku sangat mencintaimu, sangat. Kau adalah segalanya bagiku". Ucap Angga.


"Lupakan aku, masih banyak wanita diluar sana yang menyukai dan mencintaimu". Jawab Lina.


"Tidak akan, karena aku hanya menginginkan kamu".


Lina benar-benar kehabisan kata-kata. Ia memilih langsung menyambar tasnya dan meninggalkan Angga.


Tapi pada saat Lina melangkah Angga langsung menghentikan langkah Lina.


"***wow, apa yang akan terjadi dengan lina.?..."


jangan lupa dukungannya***....

__ADS_1


__ADS_2