[DROP] Horimiya: Miyamura Izuna

[DROP] Horimiya: Miyamura Izuna
16. Penguasaan Kendo


__ADS_3

Jam istirahat makan siang telah berakhir. Izuna dan Ryo kembali ke kelasnya dan duduk di kursinya masing-masing, sementara Hajime pergi ke kelasnya sendiri setelah berpisah dengan mereka.


Tak lama kemudian, guru memasuki kelas dan mulai menerangkan pelajaran kali ini


__


Jam sekolah telah usai, para siswa langsung mengemasi barang mereka dan pulang ke rumah mereka masing-masing.


Izuna masih berada di dalam kelas bersama Ryo, dan Hajime juga baru saja datang beberapa saat yang lalu.


"Kau yakin ingin bertanding dengannya, Izuna-san?" Tanya Hajime dengan khawatir.


Hajime cukup mengenal Kouki, meskipun di kelas dia selalu tertidur dan jarang bergaul dengan teman sekelasnya, tapi dia sering mendengar beberapa hal tentang Kouki mengingat Kouki cukup populer.


Kouki sangar terkenal diantara murid tahun pertama, tidak banya atletis dan tampan, tapi juga memiliki otak yang pintar.


Meskipun dia harus mengakui, jika kadang Kouki bisa sangat bodoh dalam beberapa hal.


Izuna mengangguk ringan sambil melambaikan tangannya dengan santai, "Jangan khawatir, itu tidak akan jadi masalah."


Hajime mendesah tak berdaya, "Tapi tetap saja..."


Ryo juga bergabung dalam pembicaraan, "Aku tidak akan mengatakan ini, tapi dia memang cukup kuat."


"Kalian bisa tenang, lagipula ini cukup menyenangkan bukan? Tidak terlalu sering aku akan mendapatkan situasi seperti ini." kata Izuna dengan seringainya.


Ketika mereka melewati lorong, tiba-tiba sebuah suara datang dari belakang mereka.


"Izuna, aku dengar kau akan bertanding dengan murid kelas satu, apa itu benar?" ketika mereka berbalik, Izuna melihat Izumi berdiri dibelakangnya dan bertanya dengan wajah suramnya.


Beberapa saat yang lalu, ketika dia berada dikelasnya. Dia mendengar berita dari teman sekelasnya jika ada murid kelas satu yang akan bertanding Kendo.


Meskipun teman sekelasnya tidak mengatakan nama atau ciri-ciri Izuna, tapi Izumi bisa tau dengan pasti jika orang yang dimaksud adalah Izuna mengingat karakter Izuna seperti apa.


"Ya, apa ada masalah, Izumi?" Izuna bertanya.


"Tidak, tidak ada masalah, hanya memastikan saja." setelah mengatakan itu, Izumi berbalik dan berjalan pergi.


Memandang punggung Izumi yang perlahan menjauh, Izuna hanya mengangkat bahunya dengan acuh.


Setelah hidup selama bertahun-tahun dengan Izuna, Izumi mengerti dengan baik karakter adiknya seperti apa. Izuna sangat suka dengan tantangan, apalagi jika tantangan itu berasal dari orang yang memiliki status atau posisi yang kuat.


Yah, sebenarnya Izuna hanya menikmati sensasi menghancurkan orang dengan status yang lebih kuat darinya, itu saja.


'Jangan pernah meniru sifatnya...'


Ketika izumi pergi, Ryo dan Hajime bertanya pada Izuna.


"Siapa dia, Izuna?" Ryo bertanya.


"Dia kakakku." jawab Izuna dengan singkat


"Kakakmu?" Mereka memilliki tanda tanya di atas kepala mereka.


Yang bisa mereka lihat adalah mereka berdua sama sekali tidak mirip, tidak, lebih tepatnya, keduanya berbanding terbalik dan berbeda 360°.


"Yah, tidak perlu dipikirkan, ayo pergi." kata Izuna


"Oke..."


Mereka kemudian keluar dari kelas dan pergi ke tempat yang disebutkan oleh Kouki.


SMA Katagiri memiliki luas yang cukup besar, area sekolahnya saja lebih dari 800 m².


Luas itu kemudian dibagi menjadi beberapa bagian. Pertama ada gedung utama yang berisi banyak ruang kelas, ruang OSIS, ruang guru dan beberapa ruang klub yang tidak menggunakan fisik atau suara yang keras seperti klub seni dan klub sastra.

__ADS_1


Bangunan kedua adalah Gedung Olahraga, letaknya tak begitu jauh dari Bangunan Utama.


Di Gedung Olahraga, terdapat perlalatan yang lengkap dan Lapangan dari berbagai Cabang Olahraga seperti; Lapangan Sepak Bola, hingga Kolam Renang.


Lalu, ada beberapa Bangunan lainnya seperti Gudang, dan Dojo, lalu bangunan lainnya.


________


Izuna berjalan menuju ke Gedung Dojo, Ryo dan Hajime berjalan dibelakangnya.


Menurut Hajime, Kouki memberitahunya untuk datang ke Klub Kendo sepulang sekolah. Mereka akan menggunakan ruang klub untuk bertanding dengan beberapa anggota klub kendo akan jadi sakdi pertandingan dan pemimpin klub yang akan menjadi wasit mereka.


Izuna sebenarnya tidak terlalu ahli dalam kendo, tapi dia tau tentang dasar dan aturan dalan kendo.


Kendo adalah seni bela diri modern dari Jepang yang menggunakan pedang. Kendo berasal dari kata "ken" yang artinya "pedang", dan "dō" yang artinya "jalan". Jadi arti kendo secara keseluruhan adalah suatu jalan/ proses disiplin diri yang membentuk suatu pribadi samurai yang pemberani dan loyal. Kendo menggabungkan unsur-unsur bela diri, seni dan olahraga.


______


Mereka berjalan selama beberapa menit, dan kemudian mendapati sebuah bangunan didepan mereka.


Tempat itu adalah sebuah bangunan yang dibangun secara terpisah dari gimnasium dan secara eksklusif digunakan untuk aktivitas klub jenis seni bela diri.


Para siswa menyebut gedung itu sebagai gedung dojo. Klub seperti kendo, judo, karate, aikido, jeet kune do, ninjutsu, naginata, kodachi gaya dua pedang, gulat, tinju, dan sebagainya melakukan aktivitas mereka di sini, kelapangannya lebih dari gimnasium dengan total tiga lantai.


Alasan mengapa mereka bertanding di tempat ini adalah karena Shizuku.


Shizuku merupakan salah satu anggota dari Klub Kendo dan kemampuannya sudah jelas mengingat keluarganya juga mempunyai Dojo, dan dia telah berlatih di Dojo keluarganya dari kecil.


Mereka berjalan dan melihat seorang perempuan berdiri di depan gedung dojo.


"Bisakah kita bicara berdua, Miyamura?"


Yang menyapa mereka saat ini adalah Yaegashi Shizuku.


Sebagai anggota Klub Kendo, dia juga tertarik dengan pertandingan yang akan dia terjadi antara teman masa kecilnya dan pemuda di depannya.


Tapi disamping itu, pakaian yang ia kenakan saat ini juga membuat dirinya menjadi lebih menarik dan keren disaat bersamaa.


KEIKO-GI : Baju Kendo terbuat dari katun berwarna hitam, biru tua atau putih. Keiko-Gi harus longgar dan bebas agar memudahkan bergerak, terutama pada bagian bahu.


HAKAMA : hakama ini terbuat dari kain dengan bahan katun, berfungsi sebagai celana. Hakama merupakan pakain tradisional Jepang yang di dalamnya terdapat beberapa lipatan yang mempunyai arti religius bagi orang Jepang.


Dua lipatan di belakang menurut mitos Jepang berarti penggabungan Jepang pada zaman dulu, yaitu diselamatkannya Dewa Perang (TAKE-MIKAZUCHI-NO-KAMI) oleh Dewa Matahari (FUTSU-NUSHI-NO-KAMI). KOSHI-ITA diantara kedua lipatan menggambarkan Dewa Matahari AMATERASU-OMIKAMI. Ini sesungguhnya adalah penggambaran suatu konsep WA (keselarasan dan kerukunan).


Lima lipatan di sisi bagian depan Hakama menggambarkan lima prinsip, dimana satu bagian merupakan pemersatu. Bagian - bagian ini mempunyai arti : JIN (kasih sayang), GI (kebajikan/kebenaran), REI (kesopanan), CHI (kearipan/bijaksana), dan SHIN (ketulusan/ kesungguhan hati).


______


"Yaegashi-san, Bukan?" Izuna bertanya ketika melihat Shizuku di depan Dojo. Dia merasa sedikit aneh, tapi dia tidak terlalu memikirkannya.


"Ya, aku telah menunggumu." Shizuku mengatakan itu sambil memberikan senyuman pada Izuna.


"Hmm?" Izuna memiringkan kepalanya, "Apa kamu memiliki urusan denganku?"


Shizuku mengangguk sebagai tanggapan, "Bisakah kita bicara sendiri sebentar?"


Izuna berpikir sejenak lalu menatap Ryo dan Hajime dibelakangnya, dan mereka hanya mengangguk padanya.


"Kami akan masuk dan menunggu didalam." kata Ryo


"Y-Ya kau bisa berbicara dengannya dulu." kata Hajime


Izuna mengangguk dan menoleh ke Shizuku, "Apakah ada tempat untuk berbicara disini?"


Shizuku mengangguk, "Ya, tolong ikuti aku." dia kemudian berjalan menuju suatu tempat.

__ADS_1


Izuna mengangguk dan berjalan mengikuti Shizuku dibelakangnya.


___


Mereka saat ini berada disebuah tempat yang tak jauh dari gedung Dojo, tapi tempat itu sangat sepi dan tidak ada orang sedikitpun disana.


"Jadi, apa yang ingin anda bicarakan denganku ini?" Izuna bertanya sambil melihat kearah Shizuku yang menatapnya.


"Aku tau kau bukanlah orang biasa, jadi aku minta padamu jangan terlalu serius melawan Kouki." Shizuku memiliki nada memohon saat mengatakan itu.


"Dan... Kenapa aku harus melakukan itu?" Izuna mengerutkan kening ketika mendengar perkataan Shizuku.


"Mungkin aku tidak berhak mengatakan ini, tapi aku mohon ... Bagaimanapun, Kouki adalah teman masa kecilku, dan kita juga cukup akrab, aku juga mengenal sifatnya dengan baik. Tapi aku tau, jika memintamu untuk mundur adalah hal yang mustahil, itulah sebabnya, aku minta tolong padamu untuk bersikap lunak padanya." dengan membungkukkan badannya 90°, Shizuku berkata dengan serius dan penuh permohonan.


Tapi meski begitu, apakah Izuna akan menerima permintaannya?


Mereka hampir tidak saling mengenal, dan Shizuku tau ini adalah hal yang lancang baginya untuk meminta hal seperti itu.


"Kamu tau kan kalau itu adalah hal yang tidak mungkin."


Ya, Shizuku tau itu.


Kendo, seperti olahraga beladiri lainnya, membutuhkan sikap disiplin dari penggunanya. Jika digunakan secara sembarangan, akan berakibat fatal entah itu pada pengguna atau orang disekitarnya.


Izuna yang melihat Shizuku terdiam lalu berpikir sejenak dan membuka mulutnya, "Bagaimana jika kita membuat kesepakatan?"


Shizuku mendongak dan melihat kearah Izuna dengan tatapan bingung. "Kesepakatan? Maksudmu...?


Izuna tersenyum dan berkata, "Tentu, kita akan membuat kesepakatan. Aku akan bersikap lunak pada temanmu dan memberikannya lubang disetiap beberapa waktu, tapi sebagai gantinya kami harus menuruti satu permintaanku. Bagaimana?"


Shizuku mengerutkan keningnya dan menatap Izuna dengan tajam, "Apa yang kau mau?"


"Hmm ... Aku cukup bosan akhir-akhir ini, bagaimana jika kamu menemaniku jalan-jalan akhir pekan nanti? Yah, anggap saja kita berdua berkencan."


"Kencan?" Shizuku memiliki tanda tanya diatas kepalanya.


"Ya, kamu adalah gadis yang cantik. Wajar bukan jika setiap pria ingin pergi berkencan denganmu?" Izuna mengatakan hal itu dengan tenang, seolah-olah itu adalah hal yang wajar.


Memang, Shizuku adalah gadis yang populer selain Shirasaki di tahun pertama, dan setiap pria pasti memiliki keinginan untuk mengajaknya berkencan.


Tapi, mereka tidak berani melakukan itu.


Kenapa? Itu karena Kouki dan kelompoknya.


Kouki, Shizuku, Shirasaki dan Ryutaro adalah teman masa kecil dan mereka selalu bersama.


Kouki adalah pria tampan dan setiap pria selalu memandangnya dengan iri dengan wajahnya.


Mereka juga tidak memiliki kepercayaan diri ketika melihat Shizuku berada di kelompok Kouki karena wajah mereka kalah dengan Kouki.


Shizuku memerah dan menjadi gugup ketika Izuna menyebutnya "Cantik".


"Jadi? Apa kamu mau pergi kencan denganku?" Izuna memberikan senyuman padanya.


"I-Itu...." Shizuku cukup bingung, hingga saat ini, belum ada seorangpun dari lawan jenisnya menyebutnya sebagai gadis cantik didepannya seperti ini. Jadi dia cukup bingung bagaimana harus menanggapi permintaan Izuna.


Tapi meski begitu, dia mengangguk setelah beberapa saat, dan kemudian berkata, "B-Baiklah! Aku akan berkencan denganmu akhir pekan ini. Tapi kamu harus menepati janjimu oke?!"


"Tentu..." Izuna mengangguk.


Mereka kemudian kembali dan pergi ke Gedung Dojo menemui yang lainnya.


Tapi sebelum itu ...


__ADS_1




__ADS_2