[DROP] Horimiya: Miyamura Izuna

[DROP] Horimiya: Miyamura Izuna
22. Cinta atau Kekaguman?


__ADS_3

Di sekolah, Izuna sedang duduk di kursinya seperti biasa. Chabashira-sensei sedang menerangkan didepan kelas dan semua murid juga mendengarkan dengan seksama.


Tapi yang pasti, meskipun Izuna bukan salah satu orang yang pintar dengan IQ yang tinggi, tapi dia memiliki daya ingat yang melebihi siapapun saat ini.


Tapi meski daya ingatnya kuat, itu masih memiliki beberapa kekurangan seperti yang pernah disebutkan sebelumnya.


Karena itulah, Izuna sebisa mungkin tidak terlalu mengandalkan kemampuan ini, dan sebisa mungkin tidak terlalu sering menggunakannya.


___


Saat jam istirahat, Izuna sedikit berbicara dengan Asuna dan mengingatkannya tentang sesi belajar mereka sepulang sekolah nanti, yang diangguki oleh Asuna dengan tenang.


Izuna juga berbicara dengan Ryo sebelum dia pergi untuk ke kelas Izumi.


___


Di kelas Izumi, saat ini dia sedang duduk di kursinya, bersama dengan seorang gadis cantik duduk didepannya.


Dia adalah seorang gadis jangkung dan langsing yang dikenal imut dan cantik oleh sebagian besar teman sekelasnya dengan rambut cokelat kastanya panjang ke belakang dengan poni disapu ke sisi kanan dan mata cokelat keemasan.


Gadis itu juga terlihat mengenakan seragam sekolah normalnya, yang terdiri dari kemeja putih lengan pendek dengan dilapisi sweater abu-abu, pita merah di lehernya, rok lipit gelap, kaus kaki lutut hitam, dan sepatu.


"Heh, benarkah? Aku tidak tau bisa seperti itu."


"Ya, aku juga tidak menduga sebelumnya, tapi itulah yang terjadi."


Ketika keduanya sedang berbicara dengan cukup akrab, seorang gadis lain datang menghampiri mereka berdua.


"Miyamura, ada yang mencarimu di luar."


Izumi menoleh dan melirik kedepan kelas, dimana Izuna berdiri didepan pintu kelasnya sambil melipat kedua tangannya.


Tak jauh dari tempatnya, siswi perempuan berkumpul dan bergosip sambil melirik kearah Izuna dengan tatapan penuh kekaguman dan semacamnya.


"Izuna ..." gumam Izumi pelan.


"Eh, apa dia adikmu yang kau sebutkan kemarin?" tanya gadis itu.


Dan seperti yang diduga oleh kalian, nama gadis itu adalah Hori Kyouko, dia adalah Kakak perempuan dari seorang anak kecil yang dibantu Izumi tempo hari.


"Iya," Izumi mengangguk.


"Eh? Benarkah?! Aku tidak menduga jika dia akan mirip denganmu ketika diluar." kata Kyouko.


Kata "Diluar" yang dia katakan mengacu pada penampilan Izumi saat tidak berada di sekolah, dimana dia akan berpakaian santai dan lebih terbuka. Tidak seperti saat ini dimana dia berpenampilan seperti seorang Otaku penyendiri.


"Aku akan menemuinya sebentar."


Izumi berdiri dan kemudian menghampiri Izuna disana.


____


Disisi lain, Izuna yang sedang menunggu Izumi diluar kelasnya tiba-tiba didatangi oleh sekelompok gadis yang penasaran dengannya.

__ADS_1


"Hey hey, dari kelas mana kamu?"


"Apa kamu siswa tahun pertama? Aku belum pernah melihatmu sebelumnya."


"Ingin ke kantin bersama kami?"


"Boleh aku minta ID WeChat milikmu?"


"Boleh kami tau namamu?"


Izuna disisi lain, yang dibombardir oleh banyak pertanyaan dari mereka hanya tertawa canggung sambil sedikit menjaga jarak dari mereka.


Jika boleh jujur, dia tidak terbiasa dengan situasi seperti sekarang ini. Dimana dia dikelilingi oleh banyak gadis yang tertarik padanya, seperti gula yang dikerubungi oleh semut.


"Ah, maaf sebelumnya, tapi aku kesini untuk berbicara dengan seseorang dan harus langsung pergi. Ah, itu dia!"


Izuna hanya bisa menolak mereka dengan halus, dan sebisa mungkin tidak mengusir mereka karena itu tidak sopan.


Tapi, beruntungnya dia ketika melihat Izumi datang kearahnya.


"Maaf semuanya, aku pergi dulu."


Sambil melambaikan tangannya, Izuna berjalan kearah Izumi, dan langsung menyeretnya ketempat lain.


"Ahh, dia pergi..."


"Aku penasaran siapa namanya..."


"Bukankah yang bersamanya adalah Miyamura dari kelas kita?"


"Heh, boleh dicoba."


_____


Di sisi Izuna.


Tepat ketika Izuna menyert Izumi kemari, dia langsung menghela nafas lega.


"Kenapa kau menyeret ku kemari? Apa ada sesuatu?" Izumi bertanya.


"Ya, ini," Izuna kemudian memberikan sebuah kotak makan siang yang sudah dibungkus oleh kain dengan rapi pada Izumi, "Ibu menyuruhku memberikan ini padamu karena kau lupa membawanya."


"Ah, terimakasih. Sebelumnya aku berbiat untuk ke kantin. Tapi karena kau membawakan makan siangku, sepertinya aku tidak perlu kesana." kata Izumi


"Baiklah, hanya itu saja. Aku akan langsung pergi."


"Oke."


Izuna langsung pergi dari sana, dan kembali ke kelasnya.


Dia sebelumnya telah berbicara pada Ryo jika dia akan memberikan kotak bekal Kakaknya yang tertinggal terlebih dahulu, jadi Ryo bisa makan terlebih dahulu.


Tapi, Ryo berkata jika dia akan menunggunya kembali, dan karena itulah Izuna bergegas kembali ke kelasnya.

__ADS_1


Jam Istirahat tidak terlalu lama, hanya 30 menit saja, yang membuatnya harus segera kembali ke kelasnya saat ini.


___


Ketika jam sekolah berakhir, Izuna tidak langsung pulang melainkan menunggu Asuna didepan gerbang sekolah.


Keduanya berjanji untuk belajar bersama hari ini, tapi Asuna menyuruhnya untuk menunggu diluar karena dia punya sedikit urusan yang harus diselesaikan.


Karena itulah, Izuna menunggu Asuna didepan gerbang sekolah saat ini.


Tapi tentunya, dengan wajah tampan Izuna, yang saat ini menyenderkan punggungnya didinding sambil melipat lengannya, dan memejamkan matanya tidak luput dari pandangan orang yang lewat.


Banyak gadis yang lalu-lalang melirik kearah Izuna dan sesekali mengedipkan mata mereka untuk menggoda Izuna.


Tapi, apakah Izuna tertarik pada mereka?


Jawabannya adalah Tidak.


Mereka dimata Izuna hanyalah sekelompok gadis naif yang tertarik pada pria dari penampilan luarnya.


Memikirkan itu, Izuna tiba-tiba teringat tentang salah satu teman sekelas Hajime, Shirasaki Kaori.


Jika melihat tatapan Kaori pada Hajime, yang lain pasti mengira jika itu adalah tatapan seseorang yang menyukai lawan jenisnya. Tapi dimata Izuna, yang telah melalui hal ini sebelumnya, di yakin jika Kaori tidak mencintai Haijme sepenuhnya.


Sekalipun Kaori mengatakan jika dia mencintai Hajime, itu bukanlah cinta, melainkan kekaguman semata.


Ya, kekaguman.


Itulah yang dilihat Izuna dari mata Kaori.


Jika tebakannya benar, maka Kaori ini adalah gadis yang belum pernah merasakan cinta atau tertarik pada lawan jenis. Karena itulah, ketika dia kagum pada suatu sifat atau tindakan Hajime ketika dia melihatnya, Kaori salah paham dan mengartikan jika itu adalah sebuah 'Cinta'.


Yah, wajar jika dia merasa seperti itu. Kelompoknya merupakan kelompok elite yang mana anggotanya bukanlah orang sembarangan.


Malaikat Kebaikan yang polos, Gadis Samurai yang bermartabat, Pahlawan Idealis yang penuh keadilan, dan Dan Maniak Otot.


Itulah julukan yang Izuna berikan pada mereka, dan dia tidak merasa salah memberikan julukan itu pada keempatnya.


Dengan mereka berempat yang selalu bersama, hampir tidak mungkin bagi orang lain untuk bergabung dengan grup mereka. Dan itulah masalahnya.


Mereka yang berada di Kelompok Kouki umumnya adalah orang-orang yang memiliki kelebihan di bidang tertentu atau memiliki ciri khas tertentu, yang membuat mereka populer dikalangan orang lain.


Karena itulah, sulit untuk berada didekat mereka, karena mereka pasti akan merasa rendah pada penampilan Kouki yang bisa dibilang "Tampan" dan "Baik hati".


Itulah kenapa Izuna bisa menyimpulkan seperti itu.


Kaori pasti memiliki sedikit teman laki-laki, dan jika bisa dibilang, teman laki-lakinya hanyalah Kouki dan Ryuutaro. Dan ketika dia mengenal Hajime, dia kagum dan salah mengartikan itu sebagai sebuah "Cinta".


Sambil menggeleng ringan, Izuna tidak berdaya memikirkannya. Jika mau, dia bisa membuat Kaori tau apa "cinta" yang sebenarnya dan membuatnya jatuh cinta kepadanya.


Meskipun dia tidak banyak memiliki pengalaman dengan lawan jenis, tapi bukan berarti dia tidak bisa menaklukkan hati mereka. Apalagi jika itu adalah Kaori, yang memiliki pikiran polos.


Sangat mudah bagi Izuna untuk merebut hatinya.

__ADS_1


Yah, jika Hajime tidak keberatan dengan itu, dia tidak masalah. Lagipula, jika dilihat dengan baik, Hajime tidak terlalu suka ketika Kaori berada didekatnya.


Dan sebagai teman yang baik, sudah menjadi tugasnya untuk membantu temannya yang kesusahan kan?


__ADS_2