![[DROP] Horimiya: Miyamura Izuna](https://asset.asean.biz.id/-drop--horimiya--miyamura-izuna.webp)
Ketiganya melakukan beberapa hal seperti berfoto bersama dan mengobrol selama beberapa waktu, dan dalam waktu itu juga Kaori mencoba mencuri pandang ke arah Izuna setiap kali dia punya kesempatan—yang tidak luput dari perhatian Shizuku.
Shizuku menyadari jika mungkin Kaori tertarik pada Izuna, tapi tidak seperti ketertarikannya pada Hajime sebelumnya, rasa tertarik Kaori bukanlah suatu kekaguman atau hal semacamnya.
Dia tidak tahu karena dia sendiri tidak merasakan apa yang dirasakan oleh Kaori, hanya saja sebagai seorang sahabat yang telah bersama sejak kecil, Shizuku mengenal dengan baik bagaimana sifat Kaori itu.
Kaori biasanya sering bertingkah kekanak-kanakan, dia juga orang yang ceria dan sedikit bodoh? Yah, itu tidak salah mengingat apa pernah terjadi dimasa lalu.
Mengingatnya, Shizuku hanya bisa menghela nafas dengan pasrah karena Kaori kadang juga menjadi orang yang merepotkan.
Seperti saat pertemuan pertama Izuna dengan kelompok Kouki, disana Izuna menantang Kouki bertanding kendo. Tapi, Kaori yang berada disamping mereka kala malah tidak tahu tentang pertandingan Kouki dengan Izuna gara-gara terlalu asik mengobrol dengan Hajime saat itu.
Itulah yang dimaksud Shizuku, kadang kalah Kaori bisa menjadi sangat merepotkan, apalagi dia tahu jika Kaori telah memutuskan sesuatu, maka hampir mustahil untuk merubah keputusannya itu.
_____
"Ini benar-benar menyenangkan, terimakasih Miyamura-kun." kata Kaori ketika dia menatap Izuna dengan senyuman manis diwajahnya. Awalnya, dia mengajak Shizuku ke taman ini untuk berfoto karena dia ingin mengalihkan pikirannya dari semua hal yang terjadi belakangan ini. Tapi, siapa sangka jika mereka akan bertemu dengan Izuna, dan membuat kenangan yang menyenangkan ditempat ini.
"Tidak, lagipula aku tidak melakukan hal yang khusus. Aku hanya menemani kalian sambil menikmati pemandangan di taman ini." kata Izuna sambil meminum jus yang ia pesan sebelumnya.
Saat ini, Izuna bersama Kaori dan Shizuku berada disebuah restoran keluarga yang tak jauh dari taman. Alasannya sederhana, karena hari sudah mulai gelap dan saat itu juga sudah memasuki jam makan malam, mereka memutuskan untuk pergi ke salah satu restoran yang tak jauh dari sana untuk makan malam.
__ADS_1
Izuna juga sudah memberitahu jika ia akan pulang terlambat pada Sayu lewat pesan, dan Sayu juga hanya mengatakan jika dia harus makan dan menjaga tubuhnya dan tida menanyakan hal lain lagi.
Bukan karena Sayu tidak peduli pada Izuna atau tida khawatir kepadanya, melainkan karena dia berpikir jika Izuna mungkin memiliki masalah yang harus dia selesaikan secepatnya.
Tapi, jika dia tahu kalau Izuna saat ini sedang makan malam dengan dua gadis cantik, dia pasti tidak akan terdiam dan tidak bisa berkata-kata lagi.
"Tapi, kami tidak menyangka jika akan bertemu denganmu di taman itu. Apa yang sedang kau lakukan disana?" Shizuku bertanya sambil memiringkan kepalanya dengan penasaran. Awalnya, dia senang ketika bertemu dengan Izuna, apalagi ketika melihat Kaori yang menjadi lebih baik dari sebelumnya. Tapi, dia juga penasaran dengan apa yang dilakukan Izuna di taman itu.
Meskipun Izuna telah menatakan jika dia hanya iseng dan mencari ketenangan, tapi Shizuku tahu jika bukan hanya itu alasan mengapa Izuna berada di teman. Dan, meskipun dia bia membaca suasana sekitar, dan tahu jika pertanyaannya mungkin bersifat pribadi, tapi dia tidak biaa menahan diri saat ini.
"Hmm? Yah, sebenarnya aku hanya penasaran dengan daerah sekitar. Sudah cukup lama sejak aku tinggal di Minato, dan aku juga tidak pernah mengunjungi tempat lain di luar Minato. Dan ketika aku melihat internet, aku tidak sengaja menemukan taman itu, dan aku cukup tertarik untuk kesana." kata Izuna sambil mengangkat bahunya dengan santai. Apa yang dia katakan juga tidak sepenuhnya bohong, mengingat dia sendiri hampir tidak pernah keluar dari Minato. Dan adapun ke kota lain, mungkin itu saat dimana sekolahnya melakukan study tour.
Izuna sendiri tahu jika Shizuku tidak bermaksud buruk dengan menanyakan pertanyaan itu padanya, apalagi ketika dia tahu kepribadian Shizuku berkat kencan mereka terakhir kali.
Jika Asuna memberi perasaan nyaman dan Kaori memberi perasaan yang menyenangkan, Shizuku adalah gabungan dari keduanya.
Apalagi, Shizuku juga cukup pendiam dan tidak banyak bicara hal yang tidak perlu. Dan, meski kadang dia suka kehilangan kendali atas dirinya, tapi itu sangat jarang mengingat dia bisa menguasai emosinya dengan baik.
Tidak seperti Kaori yang rentan dan berhati murni, Shizuku tahu sisi gelap dari manusia dan dunia ini. Dia tidak seperti Kaori yang selalu berpikir positif akan segala hal, melainkan dia memikirkan semuanya berdasarkan logikanya.
Dia juga pandai menyembunyikan kepribadiannya yang sesungguhnya, dan itu adalah salah satu hal yang membuat Izuna tertarik dengan Shizuku.
__ADS_1
"Ngomong-ngomong, karena kau bertanya seperti itu, kenapa kalian berada di taman? Jelas bukan hanya karena ingin berfoto, 'kan?" Izuna bertanya, memang benar lokasi taman Inokashira. Dan meski sebelumnya Izuna mengatakan jika di taman itu ada danau, tapi sebenarnya itu bukanlah danau, melainkan telaga.
Taman Inokashira sendiri adalah taman yang berada di antara Musashino dan Mitaka di sebelah barat Tokyo, Jepang.
Sebenarnya, jarak antara Minato dan Musashino cukup jauh, dan Izuna sendiri membutuhkan waktu beberapa puluh menit menggunakan kereta untuk tiba disini, jadi dia cukup terkejut ketiia melihat mereka berdua berada di taman itu sebelumnya.
"Yah .... Kami hanya iseng saja kesana. Aku mengajak Shizuku-chan karena berpikir jika kemari mungkin akan menyenangkan, dan mengabaikan fakta bahwa hari sudah sore." kata Kaori dengan canggung ketika dia menggaruk pipinya dengan telunjuknya sambil mengalihkan pandangannya ke arah lain.
Izuna menoleh ke Shizku yang hanya menghela nafas lelah, seolah memberi tahu jika apa yanh dikatakan Kaori adalah kebenaran.
Shizuku sendiri awalnya berniat untuk menolak ajakan Kaori dan mengatakan jika mereka bisa pergi akhir pekan nanti. Tapi, ketika dia mengingat apa yang terjadi akhir-akhir ini pada Kaori, dia mengurungkan niatnya dan hanya diam dan mengikuti apa yang Kaori mau.
Shizuku terlalu memanjakan Kaori.
Itulah yanh dipikirkan Izuna ketika melihat betapa lembutnya Shizuku pada Kaori.
Jika Shizuku atau Kaori tidak menunjukkan minat pada lawan jenis, dia pasti akan berpikir jika mereka mungkin adalah pasangan "Yuri".
Yah, lupakan saja karena itu hanyalah pemikiran liar Izuna.
Tapi tetap saja, hari ini adalah hari yang tidak terduga, baik bagi Izuna ataupun bagi Kaori dan Shizuku.
__ADS_1
Mereka bersenang-senang bersama, dan meski tidak banyak yang mereka lakukan, tapi apa yanb mereka lakukan hari ini sangat berkesan bagi mereka sendiri.