[DROP] Horimiya: Miyamura Izuna

[DROP] Horimiya: Miyamura Izuna
60. Penyelesaian (2/2)


__ADS_3

Terkejut, Asuna dan Hakari tidak mengharapkan jika Izuna akan mengatakan hal seperti itu. Dan lagi, mereka tidak menduga jika Izuna sebenarnya sudah memiliki pacar!


"Lalu ... bagaimana dengan kami ...?" Asuna tanpa sadar menanyakan hal ini. Perasaannya saat ini campur aduk, jika Izuna menolaknya sekarang, dia mungkin hanya akan kecewa dan sedih selama beberapa saat sebelum akhirnya pulis kambali. Tapi, Izuna mengatakan jika dirinya sebenarnya sudah memiliki pacar—yang membuatnya tidak bisa tidak terkejut ketika dia mematap Izuna.


'Apakah itu artinya dia berbohong pada kita selama ini?'


Itulah yang ada dipikiran Asuna. Jika dia hanya ditolak mungkin tidak masalah baginya, tapi Izuna juga berbohong kepada mereka. Jika Izuna sudah punya pacar, seharusnya dia mengatakannya sejak awal, jadi dia tidak akan memiliki harapan yang besar untuknya. Dan, mungkin dia juga bisa merelakannya meskipun akan sulit baginya.


"Seperti yang aku katakan sebelumnya. Aku adalah orang yang serakah ..." Izuna diam sejenak selama beberapa detik, sebelum melanjutkan, "Aku sadar jika kata-kataku mungkin akan keterlaluan bagi kalian, tapi ..." Izuna membungkukkan badannya 90° kedepan, "maukan kalian berpacaran denganku?!"


"...." Hakari dan Asuna terdiam.


Keduanya mengedipkan mata mereka beberapa kali, menatap Izuna dengan mata mereka yang terbelalak dengan Hakari yang menutupi mulutnya dengan telapak tangannya.


Izuna mengangkat tubuhnya, menatap keduanya dan mulai berkata, "Bagaimanapun, aku tahu aku egois, dan keputusanku ini mungkin membuat kalian merasa kesal dan marah kepadaku. Tapi, aku tidak bisa menahannya. Aku mencintai kalian, hal itu tidak bisa disangkal."


"... Dengan kata lain, kau ingin pacaran dengan kami meskipun kau sudah punya pacar? Bukankah itu egois bahkan untuk dirimu?" Asuna berkata dengan cemberut ketika dia menyilangkan tangannya dan menoleh kesamping, seakan-akan memberitahu Izuna jika dia sedang kesal dengan perkataannya barusan.


"Ya, aku tahu aku memang egois. Tapi ..." Izuna kemudian merogoh sesuatu di saku celananya, menempatkannya dikedua telapak tangannya lalu mengulurkannya kedepan, membuat mereka berdua melihat benda yang dipegangnya itu.


"Itu kan ..."


Baik Asuna ataupun Hakari tercengang ketika mereka melihat apa yang ada ditangan Izuna.


Ditangannya, Izuna memegang dua semanggi merah muda berdaun empat dimasing-masing tangannya. Semanggi yang sama yang mereka cari selama hampir 2 jam lamanya, dan selaka 2 jam itu mereka tidak berhasil menemukannya. Tapi, sekarang Izuna memilikinya, dan bukan hanya satu, melainkan dua!


"Semanggi merah merah muda berdaun empat?!"

__ADS_1


"Dan lagi, ada dua?!" Hakari tercengang, dia menutupi mulutnya dengan telapak tangannya ketika menatap dua semanggi yang ada ditangan Izuna.


"Padahal kami berdua sudah mencari dan tidak bisa menemukannya."


"Bagaimana bisa ...?" Asuna juga terkejut, dia menatap Izuna dan semanggi ditangannya bergantian, masih tidak percaya dengan apa yang dilihatnya saat ini.


"Pagi ini, aku teringat jika kalian kemarin sepertinya sedang mencari semanggi seperti ini. Pada awalnya aku tidak tahu untuk apa kalian mencarinya, tapi Ryo memberitahuku segalanya dan saat itulah aku mengerti semuanya." Izuna telah mendapatkan "Detection" dari sistem, dan saat itu juga dia langsung menggunakan kekuatan barunya dan langsung menemukan beberapa. Tapi, dia hanya mengambil dua dan meninggalkan sisanya.


"Sepertinya keberuntunganku sangat baik karena aku tidak hanya menemukan satu, melainkan dua sekaligus." kata Izuna sambil tersenyum ketika dia menatap mereka berdua dengan tatapan lembut.


"Kuh ...!!"


Dalam sekejap, ketika mereka melihat senyuman Izuna, rona merah langsung menyebar disekitar pipi mereka berdua, dan jika ditambah dengan efek visual, maka akan keluar asap dari kepala mereka saat ini.


Tentu saja, hal ini merupakan efek dari "Love Spot" yang didapat Izuna sebelumnya. Efek dari kemapuan ini sangat simpel menurutnya, jika diringkas, maka "Love Spot" dapat membuat pesona penggunanya meningkat dihadapan lawan jenis, membuat mereka terpesona hingga akhirnya jatuj hati pada pengguna.


Jika bisa dibilang, keduanya sudah tergila-gila pada Izuna saat ini, dan mungkin bisa melakukan apa saja demi Izuna—kecuali mengambil nyawa mereka sendiri.


"Karena kalian berdua sebelumnya bersusah payah untuk mencari semanggi berdaun empat ini, aku berpikir jika kalian mungkin menyukai pengakuan romantis seperti rumor percintaan itu ... Makanya aku melakukan hal ini untuk membalas pengakuan kalian." Izuna tersenyum lembut, untuk sekarang dia hanya bisa mengandalkan cara ini untuk menaklukkan mereka berdua.


Izuna tidak ahli dalam urusan hati wanita, dan dia bahkan tidak sengaja menaklukkan hati mereka berdua, karena itulah dia cukup kesulitan untuk keluar dari masalah ini.


Dia juga tidak ingin membuat salah satu diantara mereka kecewa dan sedih ketika dia menolak salah satu dari mereka dan menerima yang lainnya. Dan, untuk mengatasi masalah itu, kenapa dia tidak mengambil mereka berdua sekaligus?


Dengan "Love Spot ", tidak mungkin baginya untuk tidak dapat menaklukkan hati wanita, tapi dia tidak ingin memiliki terlalu banyak pacar, jadi dia mungkin akan membatasi penggunaan kemampuan ini kedepannya.


"Gwa——hhh!!!"

__ADS_1


Melihat ekspresi Izuna yang seperti itu, mereka mengalami kerusakan besar pada saat yang sama, dan tanpa sadar, ada sebuah darah yang menetes dati hidung mereka.


"B-Begitu ya ..." Hakari, yang menundukkan kepalanya sambil bernafas dengan tidak teratur tiba-tiba mendongak dan menatap Izuna dengan tatapannya yang penuh keseriusan.


"Aku mengerti. Kalau Izuna-kun ingin melakukan itu, maka berpacaran dengan kami berdua tidak masalah bagiku!" kata Hakari menggunakan tangannya untuk menyeka darah yang keluar dari hidungnya. 'Serius, tadi itu benar-benar sesuatu.'


"Hah? Apa yang kau katakan?!" Asuna menatap Hakari dengan tidak percaya, disini dia masih memikirkan semua kemungkinan yang terjadi jika dia menerima Izuna, tapi siapa sangka jika Hakari akan menerimanya begitu saja?


Jujur saja, ini adalah pertama kalinya dia jatuh cinta, dan dia ingin memiliki kisah cinta yang romantis seperti gadis SMA lain pada umumnya. Tapi, apakah dia bisa mendapatkan hal itu?


"Aku tidak bisa membayangkan hidup tanpa Izuna-kun. Dan, jika iyu artinya aku harus membaginya dengan gadis lain, maka aku tidak keberatan dengan hal itu." Hakari melangkahkan kakinya kedepan, dan mulai memeluk sisi tubuh Izuna sambil berkata, "mulai sekarang tolong jaga aku ya, Izuna-kun."


"Tentu saja ..." Izuna tersenyum kecil sambil menatap Hakari, lalu pandangannya mengarah ke Asuna yanh sepertinya masih berkonflik dengan pikirannya sendiri.


"Nn...!" Asuna menggertakkan giginya dan disaat itu juga dia mengambil keputusan!


Dia langsung memeluk sisi lain tubuh Izuna dan berkata dengan tergesa-gesa, "Kau harus berjanji untuk membuat kami semua bahagia, oke?"


"Ara? Bukannya kau tidak suka jika Izuna-kun pacaran dengan kita berdua?" Hakari menatap Asuna dengan seringai menggodanya.


"Aku tidak pernah mengatakan jika aku tidak suka!" Asuna menatap Hakari dengan tatapan kesal. Memang benar jika sebelumnya dia tidak terlalu suka dengan gagasan Izuna tentang pacaran dengan mereka berdua bersamaan.


Tapi, disaat yang sama dia tahu jika hatinya benar-benar telah jatuh oleh pesona Izuna, dan tidak mungkin baginya untuk jatub cinta dengan pria lain. Dia bahkan tidak yakin jika dia masih bisa hidup tanpa kehadiran Izuna dihidupnya.


Jadi, mempertimbangkan semua kemungkinan itu, Asuna tanpa ragu menerima keputusan Izuna tentang pacaran dengan mereka berdua.


"Aku berjanji. Aku pasti akan membuat kalian bahagia. Kalian bisa memegang ucapanku."

__ADS_1


__ADS_2