[DROP] Horimiya: Miyamura Izuna

[DROP] Horimiya: Miyamura Izuna
17. Izuna vs Kouki


__ADS_3

Di dalam dojo, Izuna yang sudah memakai atribut lengkapnya berdiri didepan Kouki yang mengenakan atribut seperti dirinya.


Dengan sebuah shinai ditangan mereka masing-masing, keduanya saling memandang dengan tatapan serius.




'Ini ...'


Izuna terdiam, ini adalah pertama kalinya dia mendapatkan dua kemampuan pada saat yang sama.


Tapi terlepas dari semua, dia juga merasa senang, karena dia bisa percaya diri untuk memenangkan pertandingan hari ini.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Mereka memakai perlengkapan mulai dari pelindung kepala, dada, kelamin dan memegang shinai (pedang bambu) ditangan mereka.


Ada banyak penonton yang menonton pertandingan mereka, kebanyakan dari mereka adalah perempuan dan anggota klub kendo.


Wasit yang merupakan salah satu anggota klub kendo berdiri diantara keduanya.


Wasit memberi aba-aba, Izuna dan Kouki membungkuk memberi hormat.


Mereka melakukan kuda-kuda dan memegang Shinai dengan kedua tangan mereka didepan tubuh mereka.


"Mulai!"


Dengan aba-aba wasit, keduanya mulai bergerak dan saling membenturkan Shinai mereka.


"Apa hanya ini yang kau punya?" Kouki mendengus melihat Izuna.


Izuna masih belum bisa bergerak dengan bebas ketika menggunakan perlengkapan yang ia pakai ditubuhnya.


Meskipun dia telah mengatakan jika dia tidak perlu menggunakannya, tapi mereka menolaknya dan memaksanya untuk tetap memakainya.


Dan juga, keterampilan baru yang dia dapatkan sangat berguna dalam situasinya saat ini, tapi meski kemampuan ini sangat hebat, bukan berati tidak memiliki efek samping.


Dari yang dia lihat di ingatannya ketika mendapatkan keterampilan ini, dia tidak akan bisa bergerak selama beberapa hari jika menggunakan kemampuan ini terlalu banyak, yang membuanya berpikir beberapa kali sebelum menggunakannya untuk saat ini.


Tapi meski begitu, bukan berarti efek samping itu tidak bisa diatasi, ketika tubuh Izuna semakin kuat, efek samping yang didapat tidak akan terlalu berpengaruh lagi, dan dia akan bisa menggunakan kemampuan ini tanpa perlu khawatir lagi.


Shinai Kouki terus menyerang Izuna dari beberapa arah dan tidak memberikan celah Izuna untuk menyerang balik, membuatnya dalam keadaan bertahan sepenuhnya.


Tapi, itu hanyalah pemikiran sepihak dari Kouki.


Yang sebenarnya terjadi adalah, Izuna bisa membaca setiap gerakan Kouki, dan dia bahkan hanya membutuhkan 0,9 detik untuk tau gerakan apa yang akan digunakan Kouki selanjutnya.


Dan dalam 0,9 detik itu,  Izuna membuat gerakan seolah-olah dia sedang terpojok dan hanya bisa bertahan.


Sementara Izuna hanya bisa bertahan, Kouki menggertakkan giginya dan merasa frustasi karena semua serangannya tidak ada yang bisa mengenai Izuna, dan selalu bisa ditangkis olehnya.


"Jangan meremehkanku!" Kouki mundur beberapa langkah kebelakang dan mengangkat shinai-nya keatas kepalanya dan mengayunkannya ke bawah kearah Izuna.


Izuna dengan tenang membuat tebasan diagonal dengan shinai miliknya, dan menahan serangan Kouki tepat didepan wajahnya.


Dengan sekuat tenaga, Kouki mendorong shinai miliknya, berusaha menjatuhkan Izuna ke lantai, tapi yang tidak ia duga adalah tenaga Izuna terlalu kuat, alhasl, dia hanya bisa menggertakkan giginya dan mendorong sekuat tenaganya.


Dengan satu hempasan, Izuna memukul mundur Kouki, tidak memberikan Kouki kesempatan,Izuna langsubg memukul Kouki di atas kepalanya.

__ADS_1


Tapi, sebelum shinai Izuna mengenai kepala Kouki, dia menghentikan gerakan tangannya yang membuat sginai ditangannya berhenti beberapa inchi diatas kepala Kouki.


Wasit mengangkat bendera ke Izuna dan Izuna mendapatkan satu poin.


Begitulah peraturan yang mereka buat, mereka tidak diperbolehkan memberikan serangan secara nyata.


Artinya, serangan kuat tidak diperbolehkan, dan akan langsung dinyatakan kalah.


Itulah kenapa Izuna tidak menyerang langsung Kouki, dan menghentikan serangannya sebelum mengenai kepalanya, tapi meski begitu, Izuna tetap mendapatkan satu poin dari ini karena itulah aturan yang mereka buat.


____


Dengan 1 poin didapatkan oleh Izuna, para penonton—terutama para gadis langsung bersorak seketika.


"Hebat!"


"Gerakan yang luar biasa!"


"Aku tidak tau jika Miyamura-san bisa kendo!"


______


"Bukankah ini agar ramai?" Hajime bertanya dengan nada yang cukup tertekan, bagi dia yang seorang Otaku, suasana ini benar-benar bencana, dan dia berharap untuk bisa pergi secepat dari tempat ini.


Apalagi kebanyakan dari mereka yang menonton adalah perempuan dari klub kendo, dan meski ada beberapa laki-laki, tapi jumlahnya tidak bayak karena didominasi oleh perempuan.


Tidak perlu ditanyakan lagi kenapa ada banyak perempuan yang menonton pertandingan ini.


Pertama, ada Amanogawa Kouki yang merupakan salah satu siswa tahun pertama paling populer. Bahkan popularitasnya telah sampai ke kakak kelas mereka, dan menurut rumor yang beredar, ada beberapa senpai(kakak kelas) yang menyatakan cinta padanya, tapi ditolak oleh Kouki.


Kedua, Shirasaki Kaori. Tentunya sebagai gadis yang populer, khususnya diantara tahun pertama, Kaori bisa disebut sebagai seorang 'Dewi' atau 'Malaikat', dengan kecantikan dan kebaikan hatinya, banyak siswa dan siswi yang mengidolakannya dan menyukainya.


Dan, meski Ryo mungkin hanya populer di kelasnya, tapi ada beberapa orang yang tertarik pada Ryo karena sifat terbukanya.


Dan juga, protagonis kita ini, Miyamura Izuna. Banyak kabar yang beredar tentang Izuna di sekolah, ada beberapa orang dari klub surat kabar mendefinisikan Izuna sebagai pria paling tampan dari semua murid tahun pertama.


Tentunya, masih ada orang yang beranggapan jika Kouko adalah siswa tertampan diantara semua tahun pertama, tapi siapapun yang sudah melihat Izuna pasti akan setuju jika ada yang mengatakan jika Izuna lebih tampan dari Kouki.


Apalagi, ada beberapa rumor yang menyinggung tentang Izuna, dan meski itu bukan rumor yang buruk, tapi rumor tetaplah sebuah rumor.


"Ya, kau benar. Tapi bukankah ini menyenangkan?" Ryo hanya tertawa sambil menepuk-nepuk punggung Hajime ketika melihat ekspresinya.


__


Shizuku duduk disebelah Kaori sambil melihat ke arena pertandingan.


Dari luar, dia mungkin tampak tenang, tapi sebenarnya dia sangat gugup saat ini.


Dia memikirkan apa yang akan terjadi jika Izuna memang, dan apa yang terjadi jika Kouki yang akan menang.


Dia akan berbohong jika dia tidak tertarik dengan Izuna. Tapi, dia masih belum mengenal Izuna lebih dalam dan pikirannya cukup rumit saat ini.


Kaori tidak terlalu tertarik dengan pertandingan didepannya, dan matanya selalu tertuju pada Hajime yang duduk di seberang arena.


Dia memikirkan cara apa yang akan dia lakukan untuk bisa mengobrol dengannya.


Hanya untuk mengobrol itu mudah, tapi mempertahankan percakapan dengan seseorang itu sulit. Dan dia tau itu, terutama jika yang dia ingin ajak bicara adalah Hajime.


___

__ADS_1


Setelah Izuna berhasil mencetak satu poin, mereka kembali ke posisi awal hingga wasit memberi aba-aba mulai.


Mereka kemudian saling bertumbukan satu sama lain, dan menabrakakan kedua shinai mereka dan membuat suara benturan yang cukup keras.


Bang! || Bang! || Bang!


Suara tabrakan shinai mereka bisa terdengar di seluruh ruangan. Izuna yang sudah cukup terbiasa, mulai melancarkan serangan dengan serius, tapi tentu saja, dia membiarkan pertahanannya teruka lebar sehingga Kouki bisa membalas serangannya


Izuna telah berjanji akan memberikan cacat pada pertandingan ini, jadi dia melonggarkan pertahannya agar Kouki bisa menyerangnya.


Kouki menggertakkan giginya dan menatap Izuna dengan penuh kebencian.


Dia tidak pernah menyangka jika Izuna sehebat ini dalam kendo, meskipun dia mempelajari kendo sejak kecil bersama Shizuku, tapi kemampuanya masih jauh berada di bawah Shizuku, karena itulah untuk mengalahkan Izuna, sangat mustahil baginya


Sayangnya, apakah Kouki apan menerima hal itu?


Tentu saja tidak!


Kouki memiliki kebiasaan menafsirkan semuanya sesuai dengan kenyamanannya sendiri, yang merupakan tipe orang merepotkan menurut Izuna.


"Baiklah ... Kurasa sudah waktunya mengakhiri ini ...." Izuna bergumam dengan pelan.


Kouki melakukan serangan kearah Izuna, tapi sayangnya Izuna berhasil memblokir serangan itu, dia langsung melangkah maju dan menggunakan sikunya untuk menyerang titik buta Kouki.


Ini adalah salah satu teknik "Yaegashi-ryu", Thunderclap!


[Thunderclap - Pengguna memblokir serangan dengan pedang mereka, lalu melangkah maju dan mengarahkan siku mereka ke titik buta lawan.]


"Berhenti! Pemenangnya adalah Miyamura!"


__


Shizuku yang berada di sisi arena terkejut ketika melihat Izuna bisa menggunakan salah satu teknik "Yaegshi-ryu", yang seharusnya dia tidak bisa menggunakannya karena belum pernah melihat secara langsung "Yaegashi-ryu".


Apalagi, jika ingin mempelajari "Yaegashi-ryu", seseorang harus terlebih dahulu bergabung dalam "Yaegashi-ryu" yang merupakan dojo keluarganya.


"Yaegashi-ryu" adalah sebuah gaya seni bela diri samurai telah dikembangkan oleh "Dojo Yaegashi" yang telah ada selama beberapa generasi. Meskipun utamanya berfokus pada Kenjutsu, lebih cocok untuk senjata seperti "katana", tetapi ia juga memiliki teknik Iaijutsu yang menggunakan sarungnya dan juga teknik Taijutsu yang menggunakan pertarungan tangan kosong. Shizuku sangat ahli dalam bentuk ini, karena bakat alaminya serta pelatihan tanpa henti sejak masa kecilnya.


Karena sudah diajari Teknik ini sejak usia 4 tahun, dan dianggap jenius kendo sejak usianya yang masih 4 tahun, Shizuku benar-benar sangat akrab dengan teknik keluarganya.


Dan melihat Izuna bisa dengan mudah menggunakan teknik yang diajarkan keluarganya padanya, membuatnya memikirkan sesuatu didalam benaknya.


'Apakah mungkin....?'


___


Tapi, kenyataan yang dipikirkan oleh Shizuku sebenarnya tidak terlalu benar, faktanya, Izuna menyalin teknik "Yaegshi-ryu" dari Shizuku setelah melihatnya tadi.


Mungkin mustahil, tapi mengingat Kouki juga belajar kendo di "Dojo Yaegashi", membuatnya bisa tau teknik "Yaegshi-ryu."


Darimana Izuna bisa tau? Tentunya itu karena "Insight" yang baru saja dia dapat dan juga "Kendo Mastery" miliknya membuat sesuatu seperti meniru teknik orang lain menjadi mungkin.


Sebenarnya, ada dua sub-skill dari kemampuan ini (Insight), dan keduanya adalah:


- Perfect Vision: Izuna mampu sepenuhnya melihat lawan-lawannya dengan memahami gaya bertarung mereka menggunakan wawasannya yang luar biasa untuk memahami kepribadian dan kecenderungan mereka. Dengan menggunakan ini, adalah mungkin baginya untuk mengetahui proses berpikir mereka dan memprediksi gerakan mereka sebelumnya. Seolah-olah Izuna dapat melihat segala sesuatu tentang orang yang bersangkutan.


- Blade Steal: Berasal dari Perfect Vision, Izuna mampu menggunakan wawasannya yang luar biasa untuk menganalisis dan mencuri teknik lawannya, kemudian ia meningkatkan dengan menggunakan ilmu pedangnya. Dia mampu memahami sebagian besar gaya atau teknik setelah satu menit dan detik untuk melampauinya, itu tidak terbatas pada gaya pedang, tetapi itu berlaku untuk orang lain. Begitu dia memahami gayanya, dia terbukti mampu memahami rahasia terdalam mereka, bahkan dimungkinkan untuk mereproduksi teknik canggih mereka.


Karena dua hal itu, Izuna bisa dengan mudah mencuri teknik dari Kouki, yang sebelumnya telah mempelajari "Yaegashi-ryu" dan langsung meningkatnya lebih dari yang dikuasai Kouki.

__ADS_1


Tentu saja, itulah alasan mengapa Izuna membiarkan Kouki menyerangnya dengan mudah tanpa perlawanan yang sulit, karena selain untuk menepati janjinya pada Shizuku, dia juga bisa mendapatkan teknik Kouki ketika Kouki menggunakan tekniknya.


__ADS_2