![[DROP] Horimiya: Miyamura Izuna](https://asset.asean.biz.id/-drop--horimiya--miyamura-izuna.webp)
Setelah menertibkan murid di gerbang sekolah, Yui langsung melakukan patroli keliling untung mengecek area sekitar sekolah, siapa tau ada murid yang melakukan pelanggan aturan sekolah.
Tapi, ketika dia hendak menuju ke gedung belakang sekolah, langkahnya langsung terhenti ketika dia melihat sosok yang dikenalnya menuju kesana.
Itu adalah Izuna, yang sepertinya memegang sebuah kertas catatan kecil ditangannya dan seperti sedang mencari seseorang.
"Apa mungkin ...?"
Sebuah pemikiran tiba-tiba muncul dibenak Yui, dan dia langsung mengikuti Izuna dibelakangnya sambil tetap bersembunyi di balik dinding, mencoba membuat dirinya tidak diketahui Izuna.
"Benar-benar tidak tau malu ..." gumamnya dengan kesal.
Dalam pikiran Yui, Izuna mungkin sedang melakukan pertemuan rahasia dengan seorang gadis, dan mereka mungkin akan melakukan sesuatu yang tidak senonoh di belakang sekolah.
"Aku harus menghentikan mereka ...!" Yui bergumam dengan suara kecil dengan tangannya yang terkepal.
Mengabaikan fakta bahwa dia sedang menguntit orang lain dan merupakan salah satu bentuk kejahatan, Yui mengikuti Izuna dengan diam-diam hingga dia melihatnya menghentikan langkahnya dan seperti orang yang menunggu sesuatu.
Berselang beberapa saat kemudian, seorang gadis dengan rambut hitam yang dipotong pendek, memiliki wajah cantik dan tubuh yang diberkati mendekati Izuna dengan terburu-buru.
Yui terus melihat semuanya dalam diam, dan dia memperhatikan mereka dari kejauhan, dan tidak menyadari jika dia saat ini menggigit bibirnya menahan kesal ketika alisnya mengkerut dan tangannya yang terkepal erat.
"Maaf membuatmu menunggu, Miyamura-kun." kata gadis itu dengan malu-malu.
"Tidak, aku juga baru tiba disini." Izuna melambaikan tangannya dengan santai, dan bertanya, "Ngomong-ngomong, apakah kamu yang menulis surat ini untukku?"
Gadis itu mengangguk malu-malu sambil memainkan telunjuknya, "Um, itu benar, aku yang menulisnya."
"Jadi, apa ada yang ingin kamu katakan? Kamu menulis jika ingin berbicara sesuatu secara pribadi denganku." Izuna bertanya dengan senyuman kecil diwajahnya, berpura-pura jika dia tidak menyadari apa-apa dan menanyakan pertanyaan itu dengan wajah polosnya.
__ADS_1
'"Dia ..." Yui bergumam pelan, sepertinya menyadari jika Izuna saat ini hanya berpura-pura.
"Anu ... Em, itu ..." Gadis itu menggeliat dan memainkan ujung jarinya dan berusaha menenangkan dirinya.
"Aku menyukaimu, Miyamura-kun! Maukah kamu jadi pacarku?!" Dengan satu tarikan nafas, Gadis itu mengatakan semua yang ingin dia katakan sambil membungkukkan badannya dan tangannya yang terulur kedepan. Dia memejamkan matanya, menunggu jawaban dari Izuna yang saat ini masih menampilkan senyuman kecil diwajahnya.
Yui, yang memperhatikan mereka berdua menggigit bibirnya dan menahan rasa kesal dan cemburu (?) dihatinya.
Entah kenapa, tapi dia tidak suka ketika gadis itu menyatakan perasaannya pada Izuna, dan dia juga ingin pergi dari tempat ini sekarang juga. Tapi, sesuatu dalam dirinya ingin dia tetap tinggal dan melihat keduanya hingga selesai.
__________
"Anu ... Em, itu ..." Gadis itu menggeliat dan memainkan ujung jarinya dan berusaha menenangkan dirinya.
"Aku menyukaimu, Miyamura-kun! Maukah kamu jadi pacarku?!" Dengan satu tarikan nafas, Gadis itu mengatakan semua yang ingin dia katakan sambil membungkukkan badannya dan tangannya yang terulur kedepan. Dia memejamkan matanya, menunggu jawaban dari Izuna yang saat ini masih menampilkan senyuman kecil diwajahnya.
Dalam benaknya, Izuna menghela nafas karena ini sesuai dengan apa yang dia tebak sebelumnya.
Sebelumnya, dia belum pernah mendapatkan surat cinta, tapi siapa sangka jika ada seorang gadis yang akan memberinya surat cinta secepat ini.
Meski Izuna bukan orang yang narsis, tapi dia percaya diri dengan penampilannya dan juga wajahnya. Tidak heran jika ada banyak wanita yang mungkin akan suka padanya dan menyatakan cinta segera setelah dia pindah.
Tapi, yang tidak dia duga adalah mereka sudah mulai bertindak secepat ini. Dan Izuna mulai berpikir jika ini semua mungkin karena kemampuan "Love Spot" yang baru saja ia dapatkan kemarin.
"Love Spot" sendiri adalah kemampuan yang cukup mudah dimengerti. Itu bisa menarik perhatian lawan jenis kepadanya, membuat mereka tertarik padanya hanya dengan melihat wajahnya, dan juga memperkuat ketertarikan mereka padanya.
Intinya adalah, itu bisa memikat lawan jenis kepadanya, dan membuat mereka tergila-gila hanya dengan melihat wajahnya.
Tapi, pertama-tama dia harus mengatakan sesuatu pada gadis didepannya saat ini.
__ADS_1
"Maaf, aku tidak bisa menerima perasaanmu." kata Izuna sambil memasang ekspresi menyesal diwajahnya.
"K-Kenapa ...? Apa mungkin kamu sudah punya seseorang yang kamu sukai?" Gadis itu menampilkan wajah tidak percaya, dan dia juga menyadari jika dia membuat kesalahan yang cukup fatal saa ini.
Mereka belum saling mengenal dengan baik. Mungkin ini hanya alaaan Izuna saja, tapi dia merasa jika dia hanya mengenal gadis ini mengingat dia adalah siswi kelas sebelah, yang hanya berjarak satu ruangan dari kelasnya.
Dan mereka juga tidak saling mengenal dengan baik, dan Izuna bahkan akan melupakan namanya jika dia tidak memiliki "Memory Photography".
Adapun alasan mengapa Izuna bisa mengenal gadis ini, itu karena kelas mereka pernah bertemu satu sama lain di kelas Seni. Dan wajah Izuna yang tampan sangat menarik perhatian mereka, dan membuat mereka saling berkenalan satu sama lain.
Tapi alasan sebenarnya adalah, dia tidak menyukai gadis ini.
Yah, bagaimanapun, dia dikelilingi oleh banyak gadis cantik mulai dari Kaori yang polos seperti malaikat, Shizuku yang tabah dan bermartabat, Asuna yang diam-diam perhatian, Yui yang merupakan gadis tsundere, Sayu yang memiliki wajah imut dan cantik, dan yang baru dikenal Izuna ada Hakari yang punya sifat yang unik.
Jika dibandingkan dengan mereka semua, gadis didepannya tidak membuat Izuna tertarik, dan meski wajahnya cukup cantik, itu bahkan tidak sebanding dengan Asuna.
"Tidak, aku tidak punya seseorang yang aku suka, yah setidaknya untuk saat ini. Tapi, aku hanya tidak ingin menjalin hubungan dengan seseorang untuk sekarang. Jadi sekali lagi, Maaf aku tidak bisa menerima perasaanmu." kata Izuna, sambil membungkukkan badannya.
"B-Begitu ... A-Aku mengerti ... Maaf telah mengganggu waktumu!" Gadis itu membungkukkan kepalanya sekali lagi, seelum akhirnya dia berbalik dan melarikan diri.
"Hah ... Aku tidak menyangka jika akan seperti ini ... Sepertinya semua aka menjadi lebih merepotkan ..." Izuna bergumam dengan suara rendah.
Kemampuan "Love Spot" benar-benar diluar dugaannya. Jika sebelumnya para gadis mungkin hanya mengaguminya dalam diam dan tidak berani bergerak mendekat. Yang terjadi saat ini adalah sebaliknya, dan mungkin ini hanyalah awal untuk sesuatu yang lebih merepotkan dimasa depan.
_________
"Ternyata begitu ..." Yui bergumam sambil menghela nafas lega ketika mengetahui jika Izuna menolak gadis itu.
"Tapi aku harus memberi mereka pelajaran karena telah melakukan hal yang tidak senonoh di lingkungan sekolah!" katanya sambil mengepalkan tangannya, dan tanpa sadar sudut bibirnya terangkat dan menampilkan senyuman menawan.
__ADS_1
Tapi, siapapun yang melihat senyuman Yui saat ini akan berpikir sebaliknya ...