
Setelah melihat keluarga Ameera dan keluarga Liam di pemakaman Ambeera, laki-laki muda yang tadinya hendak menaruh bunga diatas nisan Ambeera urung melakukannya.
"Sebaiknya aku berikan buku diary ini pada suaminya saja nanti! Kasihan sekali kau Ameera, dulu aku yang tadinya menyukaimu dijebak oleh Amber sehingga aku justru berbalik jatuh cinta pada Amber tapi ternyata Ambeera sangat licik. Walau bagaimanapun sifat Amber tapi akulah yang pertama merampas mahkotanya kita pernah sama-sama menikmati kebahagiaan tentu saja aku merasa perlu sesekali mengunjungi pemakamannya!" ujar laki-laki itu.
Laki-laki itu melihat Liam yang menangis tersedu-sedu, dia berpikir mungkin Liam belum mengetahui kalau Amber bukanlah wanita yang baik! Kalau Liam mengetahui Amber itu seperti apa aslinya, apakah mungkin Liam akan menangis meraung-raung seperti sekarang ini?
Tak ingin mengganggu momen keluarga mereka, laki-laki itupun memilih pergi dari sana! Mungkin bila takdir masih berpihak dia bisa bertemu dengan Liam, maka akan dia serahkan buku diary milik Ambeera itu pada Liam.
Setelah ditenangkan oleh Dady Daniel akhirnya Liam bisa berhenti menangis! Mereka pun berpisah di pemakaman ini, Dady El dan mom Joa kembali ke rumahnya karena rumah makan pun sedang proses renovasi.
Sementara Dady Daniel dan mom Britney juga pulang ke rumahnya! Hanya tinggal Liam dan Ameera yang masih tinggal di pemakaman.
"Am sepertinya mau hujan, kita pulang yuk!" ajak Ameera.
Liam.yang masih dalam posisi merindukan Ambeera, seketika emosinya terpancing ketika Ameera meminta pulang.
"Pulang kau bilang? Kalau kau mau pulang, sana pulang sendiri tidak usah mengajak ku, aku mau menemani istri dan anakku disini!" Liam membentak Ameera.
Getir hati Ameera saat orangtuanya atau mertuanya sudah pulang maka Liam kembali ke setelan awal yang akan berkata kasar, dan memaki Ameera sesuka hatinya.
__ADS_1
"Aku pulang duluan Am!" tak ada kuasa lagi Ameera untuk membalas setiap perkataan kasar Liam, hatinya semakin lama sudah semakin rapuh dan rasanya sudah lelah berada diposisi dirinya.
Liam tidak menoleh sama sekali saat Ameera pergi meninggalkannya! Ameera mengeluarkan handphone miliknya, rupanya handphone miliknya laubet lupa semalam tidak di cas..
Disekitar jalanan pemakaman juga sepi tidak ada taxi yang lewat! Benar saja dugaan Ameera, hujan lebat pun turun membasahi kota pagi ini.
"Ya ampun hujan!" Ameera berlarian mencoba mencari tempat untuk dia bisa berteduh.
Sayangnya disekitaran jalanan pemakaman tidak ada tempat untuk berteduh! Ameera pun berjalan dengan air hujan yang membasahi seluruh tubuhnya! Setelah beberapa menit berjalan, mobil Liam melintas begitu saja.
Ameera yakin Liam melihatnya tapi memang Liam tidak mau berhenti, dan malah mengendarai mobil dengan kencang hingga air genangan hujan menyiprat ke wajah Ameera.
"Liam! Liam! Tunggu aku Liam!" Ameera berlarian sekeras-kerasnya mengejar mobil Liam.
"Am tunggu!" suara Ameera melemah karena kenyataannya Liam memang tidak berniat untuk mengajaknya naik kedalam mobil.
Di belakang Ameera tanpa dia sadari sudah ada mobil yang dikendarai oleh Charles, pagi tadi Charles berniat mengunjungi Ameera di rumahnya untuk membawakan kue ulangtahun dan juga kado untuk Ameera, tapi melihat postingan media sosial momy Joa yang memperlihatkan mereka sedang berada di pemakaman Ambeera pagi tadi, Charles pun menyusul kesini.
Tapi apa yang Charles lihat dihadapannya saat tiba di pemakaman ini, Liam seorang suami yang tega meninggalkan istrinya berlarian ditengah hujan deras dan meninggalkan Ameera begitu saja. Tentu saja Charles sangat emosi melihat Ameera diperlakukan seperti itu oleh Liam.
__ADS_1
Mobil Charles berhenti dibelakang Ameera, Charles segera turun dari mobil dan Ameera yang melihat ada mobil berhenti wajahnya langsung sumringah.
"Charles, kenapa kau bisa ada disini?"
"Masuklah dulu, kau bisa sakit nanti!"
Ameera tersenyum dan sangat kegirangan saat tau Charles yang datang, keduanya masuk kedalam mobil! Hati Charles seperti tercabik-cabik melihat Ameera yang masih bisa tersenyum setelah diperlakukan seperti ini oleh Liam suaminya.
"Pakai seat beltnya, kita akan ngebut sedikit!"
"Hah, kenapa ngebut? Kan lagi hujan Char, nanti bisa celaka!"
"Kau tenang saja, aku tidak mungkin membuat wanita yang aku cintai celaka!" Charles membuka jasnya terlebih dahulu lalu menyelimutkannya ke tubuh Ameera yang sudah terlanjur basah kuyup.
"Terimakasih Char,"
Charles berusaha tersenyum padahal emosinya sudah benar-benar diujung batas! Segera Charles tancap gas dengan kecepatan tinggi, tujuannya tidak lain adalah menyusul mobil Liam dan memberikan laki-laki itu pelajaran karena sudah menjadi lelaki brengsek.
Charles the real jelangkung datang tak diundang pulang tak diantar 😄Hayo loh Am, dilabrak sama Charles, gila si untung maak othor belum pernah ketemu cowok modelan si Liam! Kalau ketemu laki model begitu, udah maak tinggalin beneran dah😁
__ADS_1
Tapi pernah ketemu cowok yang pelitnya naudzubilah ngajak jalan sama sekali engga ditawarin minum atau makan! Boro-boro dibeliin ditawarin aja engga😂😂
Share dong pengalaman kalian yang pernah ketemu cowok nyebelin versi kalian ada yang pernah mengalami hal serupa???