(REVISI) My Man Is A Bunian

(REVISI) My Man Is A Bunian
Wujud Raka yang Sebenarnya


__ADS_3

...Wujud Raka yang Sebenarnya...


...****************...


Santi merebahkan tubuhnya di atas kasur, dengan pandangannya lurus menatap langit-langit.


Memikirkan lelaki yang tadi siang mengecupnya. Saat membayangkan kejadian tadi siang, membuat bibir Santi terukir senyuman setiap Ia membayangkan wajah Raka.


Karna ke asyikkan memikirkan kejadian tadi siang, Santi pun terlelap .


...****************...


Santi terbangun ketika hembusan angin menerpa wajahnya. Seketika Santi membuka mata dan mencoba menyesuikan bias yang masuk ke dalam pupil matanya. Dan pada saat pandangan Santi mulai nampak jelas, Mata Santi seketika melebar ketika ia terbangun di sebuah Danau yang terlihat sungguh menyejukan dan terlihat indah .


“Danau?,” guman Santi.


Santi mencoba untuk bangkit dari rerumputan di pinggiran danau, Santi pun berdiri dengan pandangan yang liar melihat kesekeliling danau di tempat ia terbangun.


“ Aku baru saja tidur, tapi Kenapa aku terbangun di sini?" Guman Santi seraya memandang aneh pada danau yang ada di hadapannya.


"Apa yang sebenarnya terjadi?" batin Santi merasa heran


“Santi!!,Santi, " suara misterius yang memanggil nama Santi .


Sontak Santi langsung mencari sosok yang memanggil-manggil namanya dengan terlihat panik dan ketakutan dengan pandangan mata yang liar.


“ siapa?. Siapa yang memanggilku?,Jangan coba-coba menakutiku!!,” Teriak Santi


Hening......


tidak ada jawaban.


“ Raka!!, Apakah itu kau...?,” teriak Santi sembari terus mencari-cari siapa pemilik suara yang memanggil namanya.


Saat kepala Santi bergerak ke sana kesini mencari keberadaan sosok yang memanggil-manggil dirinya , tiba-tiba sebuah cahaya muncul dari arah danau.


sontak membuat mata Santi tak dapat melihat ,Karna kilauan cahaya tersebut.


Santi menutup mata seraya menghadang cahaya yang menyilaukan matanya dengan tangannya.


Saat Santi membuka mata, Santi terkejut lalu kemudian tersungkur jatuh ke rerumputan. Dengan perasaan takut melihat sosok yang berdiri di atas air dengan posisi tengah danau.


Santi mencoba merangkak mundur menjauh dari danau yang berada di hadapannya.


Santi dapat melihat Sosok itu, sosok yang berdiri itu bukanlah manusia. terlihat ,sosok itu memakai jubah putih, bertanduk kecil , berambut putih panjang, memiliki mata yang semuanya putih dan sosok itu memiliki kulit yang pucat.

__ADS_1


“ si..si..siapa kamu?" Ucap Santi terbata ketika melihat sosok yang berdiri tak jauh darinya.


Sambil tersenyum, sosok itu melayang mendekati Santi.


Santi mencoba menghindar dari sosok yang ada di hadapannya, “pergi!!. Jangan mendekat. kamu..kamu.. pasti hantu.” Ucap Santi ketakutan .


“Santi!!, apakah aku membuatmu takut?, maafkan aku jika kamu ketakutan " Ucap sosok itu lalu melayang medekatkan dirinya lebih dekat ke arah Santi.


Santi kemudian teringat akan artikel Yang pernah ia baca, mengenai bangsa Moro. Santi lalu terdiam dengan gemetaran ketika mengingat artikel tersebut.


“Ra..Raka?. Apakah itu kau?,” ucap Santi terbata.


Sosok tersebut mendekati Santi lalu memegang pipi Santi dengan lembut.


“ Bukan kah kamu ingin mengetahui diri ku yang sebenarnya ?, Inilah jawaban yang selama ini kamu cari” Ungkap sosok tersebut kepada Santi .


Santi langsung berhambur ke tubuh sosok yang berada di hadapannya. Dengan mendekap dengan erat sosok tersebut.


“ maafkan aku, aku pikir kamu orang lain atau hantu” Ungkap Santi seraya memeluk erat sosok yang sebenarnya adalah Raka .


Raka membalas pelukan Santi, “ kenapa kamu tidak menghindar dan menjauhiku ketika kamu mengetahui siapa aku sebenarnya?” Ucap Raka di sela telinga Santi , Saat ia sedang berada dalam pelukan Santi .


Santi melepaskan pelukannya, menatap lekat bola mata Raka yang sudah memutih di hadapannya.


“ Itu yang membuat aku jatuh cinta padamu, selalu menghargai orang yang menghargaimu. Terlalu baik sampai-sampai kau bisa terjebak" Ungkap Raka seraya tersenyum.


“ Kenapa kamu memilihku?” Tanya Santi.


“ Karna kamu berbeda, maaf!!, Jika aku menyelinap di mimpimu.” Ungkap Raka.


Santi menatap ke arah Raka .


“ Apakah sekarang aku, aku sedang bermimpi?” Tanya Santi.


Raka tersenyum mendengar pertanyaan Santi “ yaa, kamu sedang memimpikan aku. Ini adalah wujud asliku dan ketika bulan purnama tiba, kami bangsa Moro akan berubah wujud seperti ini. Kami juga bisa merubah wujud seperti yang kami inginkan saat hari-hari biasa, Namun kami sudah terikat perjanjian ” jawab Raka


Santi yang mendengar hal tersebut dari Raka, membuat ia ingin mengetahui lebih dalam tentang Raka.


“Apakah Bangsa kalian, sama seperti manusia?,” tanya Santi.


“ sama!!. bedanya, kita di terlahir di dimensi yang berbeda. Dan keberadaban kami jauh lebih maju dari pada manusia ” Jawab Raka .


Santi terdiam mendengarkan jawaban Raka.


“ dan setiap aku menembus waktu di alam manusia, aku harus mengeluarkan banyak sekali energiku. Maka dari itu aku tidak bisa berlama-lama di alammu" Ucap Raka melanjutkan ucapannya .

__ADS_1


“ maaf !!!. aku tidak tahu, jika kamu mengunjungiku harus menggunakan energi yang besar ” Ucap Santi sesal.


“ tidak apa-apa, bukankah cinta itu butuh pengorbanan?” sahut Raka sambil tersenyum .


“ Jika hal tersebut menyakitimu jangan di lakukan" Ucap Santi sambil menatap lekat pria yang ada di hadapannya.


“ Aku mencintaimu Santi, sungguh!!. Aku benar-benar mencintaimu. Jika aku akan musnah untuk dapat melihatmu bahagia, akan aku lakukan.” Ungkap Raka dengan tulus .


Santi terdiam mendengar ucapan Raka, "apa aku harus bahagia?, dengan hal ini?, jika Raka mengetahui sebenarnya tentang masa lalu ku bagaimana?. Apakah dia akan meninggalkanku" batin Santi dengan wajah tertunduk.


Raka kemudian mendekatkan wajahnya ke arah Santi, “Persetan dengan keadaanmu di masa lalu, dan tidak peduli masa lalumu seperti apa. Karna yang aku tahu ,setiap makhluk berhak mempunyai masa depan . Dan Aku menerima kamu bersama masa lalumu, dirimu saja bisa menerimaku, maengapa aku tidak bisa menerima masa lalu?” Ucap Raka sembari mendekatkan bibirnya ke arah bibir Santi .


Raka pun mencumbu bibir Santi dengan lembut, lalu melepaskan ciuamannya di bibir Santi kemudian menatap Santi,


“ Santi!!, Bukankah kamu terlahir sebagai manusia?, Bukankah Manusia adalah tempatnya dosa dan tempatnya salah?. Jika manusia tersebut ingin belajar dari kesalahannya untuk apa aku permasalahkan?. Jangan pernah merasa dirimu terhina Santi, aku ingin wajah ceriamu kembali setelah kamu mengenalku" Ucap Raka. seraya mengusap kepala Santi dengan lembut.


Santi terdiam dengan apa yang di katakan oleh Raka . Tak sadar ,satu bulir kristal jatuh dari pelupuk matanya.


“ Terima kasih Raka!!, Karna telah hadir di dalam hidupku di saat aku sudah kehilangan kepercayaan kepada orang lain, dan membuat aku dapat mempercayaimu. Terima kasih dengan semua usah yang telah kau lakukan untukku ” Ucap Santi bersamaan dengan isaknya.


“ Sssstttt... tidak usah berterima kasih, ini memang takdir kita untuk di pertemukan. Aku akan segera kembali, jaga dirimu!!. ini ada mantra jika kamu ingin memanggilku, ” Ucap Raka seraya mengusap wajah Santi dengan telapak tangannya untuk pemberian mantra.


Santi menutup matanya, merima sebagian mantra yang di berikan oleh Raka.


Rasanya seperti di setrum di bagian dahi.


anehnya Santi langsung dapat menghafalkan mantra tersebut dengan cepat.


setelah menerima mantra dari Raka, seketika Santi terbangun dari tidurnya dengan peluh yang telah membasahi dahinya.


Santi terlihat bingung. Karna ia baru saja terbangun di sebuah danau, tapi kenapa dengan sekejap ia terbangun kembali di atas kasur di dalam kamarnya?. kini Santi merasa bingung dengan apa yang ia alami .


“ Ah.. ternyata Cuma mimpi" Guman Santi dengan nafasnya yang terdengar memburu.


“ tunggu!!, ini kalimat apa yang berputar-putar di kepalaku?" Tanya Santi bingung melihat gambaran tulisan yang berputar-putar pada ingatannya.


Santi lalu membaca tulisan tersebut.


Dengan seketika Angin kencang datang berhembus, membuat tirai jendela yang berada dalam kamar Santi berkibar hebat.


Tiba-tiba muncul sosok yang berdiri di dalam jendela kamar Santi.


Sosok itu berjalan mendekati Santi Seraya berkata “ kamu sudah mulai nakal yaa, mengajak seorang pria berkunjung ke kamarmu” Ucap Raka seraya mencubit ujung hidung Santi.


“ Raka!!!. Jadi aku tidak bermimpi?” Ucap Santi tak percaya. Bahwa yang berdiri di hadapannya adalah Raka .

__ADS_1


__ADS_2