(REVISI) My Man Is A Bunian

(REVISI) My Man Is A Bunian
Santi membuat ulah


__ADS_3

...Santi membuat ulah...


Santi terbangun dan mendapati dirinya sudah berada di atas tempat tidur.


“ Siapa yang memindahkan ku?. Bukankah, tadi para pelayan rempong yang mengurusiku?" Guman Santi sambil menatap ke sekeliling.


Santi kemudian beranjak dari tempat tidurnya dengan separuh nyawa yang belum terkumpul .


Ketika ia hendak membuka pintu , ternyata ada 2 pelayan rempong yang telah berdiri di pintu depan pintu kamar.


“Nyonya sudah bangun?. Tuan memerintahkan saya untuk mengantar nyonya ke ruang ganti” ucap salah satu pelayan Andre .


“ apa lagi yang ingin kalian lakukan kepada ku?” Tanya Santi dengan kesal.


“ Tuan Andre ingin mengajak nyonya untuk makan di luar, jadi tuan Andre meminta kami untuk membawa Nyonya bergantai pakaian ” ucap pelayan tersebut.


“Yah.. terserah kalian !!” Pasrah Santi


“ Mari nyonya kami antar!!” ucap salah satu pelayan Andre.


Santi yang kesal, hanya mengekori 2 pelayan tersebut dari belakang dengan wajah yang sesekali di tekuk. Sesampainya di dalam ruangan, Santi terpaku menatap takjub dengan isi ruangan yang ada di hadapannya.


“ Wah!!!, Ini butik apa toko baju? ” ucap Santi kaget seraya memandang kagum pada ruangan tersebut.


“ Tuan Andre menyediakannya untuk Nyonya ” ucap salah satu pelayan .


Santi mengerutkan alisnya ,“untuk aku?" Tanyanya seraya menunjuk dirinya sendiri.


“ silahkan nyonya di coba , Karna Tuan Andre sedang menunggu nyonya di bawah” ucap pelayan


Santi kemudian berjalan ke arah ruang ganti, disana terlihat banyak sekali pakaian berbagai model .


Setelah memutuskan apa yang ingin Santi pakai, kini Santi audah terlihat memakai kaos hitam seperti sweeter dengan celana jeans.


ketika sudah siap, Santi kemudian menuju ke arah pintu., “ Sudah siap?” tanya Andre yang tib-tiba muncul dari arah pintu.


Spontan membuat langkah kaki Santi terhenti," oh Dokter!!, kau seperti hantu" kaget Santi dengan mengelus-ngelus Dadanya.


"sudah Dok!, aku sudah siap " sambung Santi menjawab pertanyaan Andre.


Andre melihat penampilan Santi dari ujung kepala hingga ke ujung kaki, lalu menggoyangkan kepalanya, “ Kita mau makan di restoran, apakah kamu ingin memakai pakaian seperti itu?” tanya Andre.


“ Kenapa?, Aku lebih nyaman begini” jawab Santi


“terserah kamu saja, ayo!!” Ucap Andre yang kemudian berlalu .


Santi yang melihat Andre yanga berlalu, dengan cepat mengejarnya.


Sesampainya di depan pintu keluar, Andre menuju ke arah mobilnya yang sudah terparkir.

__ADS_1


Kemudian ia membukakan pintu untuk Santi.


“ Terima kasih dokter!!” ucap Santi seraya masuk ke dalam mobil .


Mereka pun melaju, Santi dengan antusias memandangi pemandangan di balik jendela.


“ Dokter kita ada di mana?. Ternyata jalan-jalan di malam hari juga menyenangkan yah!!” ucap Santi dengan pandangan melihat ke luar kaca mobil.


“ sekarang kamu ada di kota Stone Blue” jawab Andre.


Akhirnya, Mereka pun tiba di sebuah restoran mewah. Santi yang melihat Restoran di hadapannya, Hanya dapat menelan ludah dan kemudian membuat Santi melongo Karna terpesona.


“ ayo!!” Ajak Andre, saat mobilnya telah di alihkan oleh juru parkir restoran.


Santi hanya mengikuti ucapan Andre dan mengekorinya dari belakang. Saat tiba di sebuah pintu kaca, ada yang menyambut Sabti dan Andre


“ silahkan!! ,Tuan Andre ” ucap 2 wanita penerima tamu.


Santi dan Andre pun masuk ke restoran tersebut. Andre kemudian mengajak Santi ke ruang VIP.


Di ruang tersebut, hanya orang-orang yang mempunyai gold card yang dapat masuk, hal tersebut terlihat ketika Andre menunjukan gold card miliknya.


Maya Santi dengan liar memandangi ruang restoran tersebut, Dan Para tamu yang makan kesini, berpenampilan sangat elegan.


“ hmmm!!, patas Saja Dokter Andre heran aku berpakain seperti ini” guman Santi seraya pandangannya terus mengamati setiap sudut di dalam restoran tersebut.


Andre kemudian duduk di sebuah kursi dekat dengan sebuah jendela, di balik jendela tersebut, ternyata pememandangnya sungguh terlihat sangat indah.


“ kamu mau makan apa Santi?” tanya Andre.


“ hehehe ... Sesuai dengan Dokter saja” ucap Santi kikuk Karna baru pertama kali ia makan di restoran seperti ini.


“ Craftsteak’s Wagyu Ribeye Steak 2 dan 1 Flavoured Tea. Santi kamu mau minum apa?” tanya Andre kepada Santi.


“ Air putih saja” jawab Santi canggung.


“ Dan 1 Kona Nigari Water.” ucap Andre kepada pramusaji yang sedari tadi telah menunggu.


“ baik Tuan Andre, Mohon menunggu” ucap pramusaji tersebut kemudian berlalu .


Santi dan Andre menunggu pesanan mereka yang sedang di siapkan .


Saat menunggu pesenan mereka, tidak ada satu dari mereka yang bicara. Mereka hanya terdiam. Sedangkan Santi, tatapannya hanya terjutu ke arah jendela.


“ Santi, Kamu tunggu disini, aku ingin ke toilet sebentar ” ucap Andre seraya berdiri dari duduknya.


Santi hanya mengangguk mengiyakan.


Andre kemudian berlalu dari meja, dan meninggalkan Santi seorang diri.

__ADS_1


Santi yang di tinggalkan sendirian, mencari aktivitasnya dengan memandangi orang-orang yang sedang makan, dan sesekali matanya takjub mengamati setiap Desain ruangan yang Santi tempati.


Tak sengaja Santi melihat seorang wanita yang sepertinya tak asing bagi Santim


Santi melihat wanita tersebut sedang berjalan dengan seorang temannya, menuju ke arah salah satu meja , yang tidak Jauh dari tempat Santi yang sedang duduk.


Seketika Santi teringat dengan wanita yang tak jauh berjalan di hadapannya.


Hal tersebut membuat Santi Sontak berdiri, kemudian berlari ke arah wanita tersebut.


PLAAKK!!! (tamparan)


Santi menampar pipi wanita tersebut dengan tiba-tiba.


“ heii!!!, Apa-apaan ini?” pekik wanita tersebut seraya memegang pipinya lalu menatap Santi dengan tajam.


“ iya!!, kamu yang membawaku ke pohon beringin kan?" cerca Santi seraya menunjuk-nujuk wajah wanita tersebut.


Mendengar ucapan Santi, perempuan tersebut langsung menarik rambut Santi dengan kuat.


“ Wanita liar!!!, Beraninya tangan kotormu menyentuh wajahku” ucap wanita tersebut dengan tangannya menarik rambut Santi.


“ apa??.liar?, Kamu yang tidak punya etika Karna menyelinap dan masuk ke mimpi orang lain. Lalu membawaku ke pohon beringin dan membuatku tidak bisa bergerak!! ” ucap Santi dengan tangan yang tidak ingin kalah, kini menarik rambut Wanita yang berada di hadapannya.


“ lepaskan tangan kotormu itu dari rambutku!!!, dasar j*Lang!!” Teriak wanita tersebut.


Teman wanita tersebut. Yang melihat kejadian yang terjadi di depan matanya , mencoba untuk melerai, namun cakaran yang ia dapatkan.


“ hee!!! .Asal kamu tahu, yang bisa melakukan Genjutsu kepadaku hanya 4 macam mahkluk yang aku ijinkan. Orang tuaku, malaikat , Raka dan Itachi. Bukan wanita sepertimu yang merusak mimpiku!!” ucap Santi seraya mencakar wajah wanita tersebut.


" Awww!!!, wanita setan kau!!" ringis wanita di hadapan Santi dengan mengumpat, karna wajahnya terkena cakar.


Tiba-tiba ada yang menarik tangan Santi dengan kuat, dengan cengkram pada lengennya membuat Santi kesakitan.


" Aakkhhh!!, ini Sakit!!" teriak Santi ketika cengkraman pada lengannya seakan-akan mematahkan Tulangnya.


merasakan cengkraman pada lengannya, membuat Santi menoleh, di hadapannya, terlihat beberapa lelaki berwajah seram Dengan badan yang kekar sedang memcengkram tangannya dengan kuat.


“ Perempuan j*Lang!!!, beraninya kamu menyakiti nyonya kami!! ” ucap salah satu pria berwajah seram.


Sebuah tangan kekar di hadapan Santi, mengangkat tangannya tinggi-tinggi dan hendak menampar wajah Santi .


Santi yang kaget, sontak menutup matanya.


“ jika kalian menyentuh wanita di hadapan kalian sehelai rambut saja , akan ku tarik pelatuknya ke kepala wanita di hadapanku” Ucap Raka seraya menodongkan sebuah pistol ke arah perempuan yang sedang sibuk merapikan dirinya.


"Raka!!" teriak Santi dengan cepat berlari, lalu bersembunyi di balik tubuh Raka.


" kamu tidak apa-apa?" tanya Raka seraya ia menoleh ke arah Santi yang sedang bersembunyi di balik badannya .

__ADS_1


Santi menggoyangkan kepalanya, " aku tidak apa-apa" ucap Santi yang memegang kuat pinggang Raka.


__ADS_2