
My Man Is A Bunian Bab 69
di alam lain,.
Andre membawa Raka ke ruang Laboratorium, terlihat di ruangan Laboratorium terdapat sebuah cangkang berbentuk telur yang transparan, dengan ukiran emas berukuran besar.
di dalam cangkang, terdapat Raka yang sedang tertidur dengan cairan, berbagai selang dan juga kabel yang menempel pada tubuh, hidung dan mulut Raka.
terlihat, Raka seperti Embrio yang sedang berproses.
kini Andre sedang melihat ke arah Raka yang berada di dalam cangkang, dengan tangannya yang sibuk menuliskan sesuatu pada selembar kertas yang sedag ia pegang.
sepertinya, Andre sedang mencatat perkembangan Raka saat ini, " Hei Bejo, gelar Bejomu sepertinya sudah hilang. Raka, aku tidak pernah berfikir jika kau harus berada pada cangkang ini" ucap Andre ketika melihat Raka yang tertidur di dalam cangkang dengan berbagai kabel dan cairan yang menancap pada tubuh Raka.
Andre kemudian pergi ke arah monitor, lalu melihat apakah Raka pada saat ini mengalami perkembangan ataupun tidak.
" masih tidak ada tanda-tanda, semoga saja ke depannya kau bisa segera sadar" guman Andre yang sibuk mengamati layar monitor.
******
Di kerajaan,.
terlihat anak dan ayah yang sedang bersimpuh di hapadan Raja, dengan pasung dan rantai mantra yang membelenggu pada tangan dan kaki ke dua orang yang berada di hadapan Raja.
" mohon maaf tuan Robert, jika saya harus membuat Tuan Robert seperti ini. Karna tidak ada tolerin bagi pengguna senjata terkutuk, kalian sudah melanggar ketentuan kerajaan yang sangat fatal" ucap Raja
tuan Robert dan Naura hanya tertunduk, mereka tak dapat mengangkat wajah mereka. Karna saat ini mereka sungguh malu Karna menjadi tontonan di dalam ruangan sidang tersebut.
" sebagai hukuman, Kekuatan kalian akan saya segel. Dan kalian akan di asingkan di tempat paling jauh dari kerajaan Blue Lake tanpa membawa apa-apa." ucap Raja
mendengar hal tersebut, membuat tuan Robert mengangkat kepalanya, " tapi yang mulia..." ucapan tuan Robert terhenti. " tidak ada kata TETAPI tuan Robert, ini sudah keputusan mutlak " timpa Raja.
" berikan aku data catatan Tuan Robert" pinta Raja
tak lama seseorang menghampiri Raja, " Telah di siapkan yang mulia" ucap seseorang yang memberi sebuah dokumen seraya membungkuk
"Di dalam catatan, nyonya Naura memberi obat yang bisa membuat seseorang bertingkah di luar nalar kepada manusia yang bernama Santi. Dan membawanya ke menara terlarang untuk di jadikan tumbal. Kau tahu nyonya Naura, hubungan manusia dengan bangsa kami saling berketergantungan, suatu kesalahan jika nyonya mencari masalah dengan manusia" ucap Raja melanjutkan
__ADS_1
" INGAT!!. permaisuriku juga seorang manusia yang sudah menjadi bagian dari kami, selagi manusia tidak melakukan tindakan merugikan di kediamaan Blue Lake , maka manusia tersebut kami anggap tamu di kerajaan gaib. Dan jika ,seseorang dengan sengaja membuat masalah di kerajaan Blue Lake , saya tidak segan-segan untuk memberikan mereka sangsi" tegas Raja
" untuk tuan Kevin dan tuan Saputra, terima kasih . Jika tidak ada Tuan-tuan, mungkin saya tidak akan pernah tahu jika segal pusaka terkutuk telah terlepas. Namun kalian juga sudah membuat masalah. untuk sebentara kerajaan Blue Lake tidak akan berhubungan dengan manusia. maka tuan Kevin dan tuan Saputra akan di jadikan sebagai tahanan wajib lapor, aku akan berikan hukuman perjanjian" ucap raja
tiba-tiba di pergelangan tuan Saputra dan Kevin muncul tato seperti yang berada pada lengan Andre.
" tanda perjanjian tersebut akan aktif jika kalian membuat masalah selama hukuman yang di tetapkan. maka bersikap baiklah, agar tanda tersebut bisa hilang" ucap raja
" untuk kasus ini, saya tutup" ucap Raja seraya beranjak dari singgasananya.
setelah mendengar keputusan raja, Kevin dan tuan Saputra berjalan ke luar ruangan.
"om, bagaimana keadaan Raka?" tanya Kevin membuka pembicaraan.
tuan Saputra kemudian menoleh, " sedang di tangani oleh Andre" jawab tuan Saputra
" apakah semua akan baik-baik saja?. bagiamana dengan ke adaan kakak ipar?" tanya Kevin
" ya, kita berdoa saja, semoga kedepannya jauh lebih baik dari sekarang. masalah Santi, biarkan ia hidup dengan tenang. kasihan manusia itu, mendapatkan banyak masalah setelah mengenal Raka" ucap tuan Saputra
" ok, kalau begitu, om mau pamit dulu. om juga harus memantau maminya Raka" ucap tuan Saputra
" ya....baik om" ucap Kevin
tuan Saputra kini terlihat memasuki mobilnya, dan kemudian berlalu meninggalkan halaman kerajaan.
Kevin yang melihat hal tersebut pun, beranjak dan pergi meninggalkan kerajaan.
*******
Di kediaman tuan Saputra,.
tuan Saputra kini tiba di kediamannya, ia langsung berlari menuju ke arah ruang bawah tanah.
" baj1ngan kau Saputra, kau mengurungku di disini, aahhhhh" teriak nyonya Maria
tuan Saputra menatap istrinya sendu, Kini tuan Saputra telah berada di hadapan Maria istrinya.
__ADS_1
" sayang, jika kamu menjadi ibu yang baik untuk anak kita, semuanya tidak akan seperti ini" ucap tuan Saputra di balik jeruji
nyonya Maria menatap tajam, " apakah kau puas?. melihatku hancur?. aku mengikuti semua ke inginanmu Saputra, tapi apa balasanmu?" teriak Maria di dalam jeruji
" Maria, bisakah kau lebih dewasa?. lihat, umur kita sudah tidak muda lagi. apakah kita akan terus seperti ini?" ucap tuan Saputra
"cuiiihhh... seharunya dulu aku tidak menikah denganmu. dan tidak melahirkan anak keparat itu" pekik Maria
" kau tahu? . Raka sekarang sekarat, kemungkinan anak kita tidak akan bangun lagi" ucap Saputra kepada istrinya
" hahahahhaha... kenapa anak itu tidak musnah saja!!" teriak Maria
PLLAAAKKKK (sebuah tamparan mendarat di pipi Maria)
" jika kau tidak berubah, jangan harap kau akan keluar dari sini. Lebih baik aku kehilang istri sepertimu, dari pada aku harus kehilang anakku" ujar Saputra dengan emosi
tuan Saputra melangkahkan kakinya, kemudian beranjak meninggalkan istrinya yang berteriak seperti orang gila di dalam sana. Namun tak di hiraukan oleh tuan Saputra.
********
Di ruang laboratorium,.
Kevin mengunjungi Andre, di dalam ruangan tersebut terasa berbeda. Karna tanpa Raka, suasana serasa sunyi.
" Ndre, apa kau yakin, raka bisa bangun lagi?" tanya kevin
Andre menyeruput teh yang berada di atas meja di hadapannya ," aku hanya berusaha semoga bisa berhasil. Firasatku, Raka akan sembuh. Karna Aura jiwanya masih ada" jawab Andre.
"Hmmm... tidak ada kakak ipar, dan tidak ada Raka. Sudah tidak ada lagi pasangan yang membuat mata dan telinga kita menjadi panas Karna ulah mereka" ucap Kevin seraya beranjak dari duduknya.
Kevin menuju ke arah cangkang yang berisi Raka di dalam sana," he..pria picik, kapan kau bangun ?. jika kau tidak bangun, Nanti kakak ipar di ambil orang loh" ucap Kevin dengan pandangannya menatap ke arah cangkang.
"Ndre, Raka diam saja. Biasanya jika kita menyebut Kakak ipar, Raka pasti bergegas" lanjut Kevin menatap ke arah Andre
Andre berjalan ke arah Kevin," haaaa..aku juga sedih dengan keadaan Raka saat ini , selagi kita usaha pasti ada harapan untuk kesembuhan Raka " ucap Andre.
Andre dan Kevin menatap cangkang tabung di hadapan mereka, berharap ada keajaiban yang terjadi kepada sahabat mereka yang sedang tertidur lelap di dalam cangkang tersebut.
__ADS_1