(REVISI) My Man Is A Bunian

(REVISI) My Man Is A Bunian
Sebelum kepergian Raka


__ADS_3

...Dalam Ruang Setelah Kepergian Raka Dan Kevin...


...****************...


Santi terbaring dengan gelisah, setelah kepergian Raka. Santi mencoba untuk memejamkan matanya tetap saja pikirannya gelisah.


yang Santi lakukan hanya membolak-balik badannya berulang kali sampai ayam giginya tumbuh.


Kreekk...


Pintu ruangan terbuka..


Santi langsung beranjak dari tidurnya seraya menoleh ke arah pintu.


“Santi, ke mana Raka?” Tanya Andre berjalan menghampiri Santi.


“ Raka sama Kevin tadi sudah pergi. katanya sih, ada urusan” jawab Santi .


“ bocah bedebah!!. Pergi tidak bilang-bilang” guman Andre


“ memang pergi kemana?” tanya Santi


“ Urusan lelaki. Ya.. sudah kamu istirahat.” ucap Andre.


“ Dokter Andre , bisakah aku ikut?. Aku tidak bisa tidur” ucap Santi .


“ kamu kan masih butuh Istirahat. Ga boleh!!” ucap Andre.


“ Dokter!!. Aku nangis nih, kalau ga di ajak” pinta Santi memohon dengan tatapan sendu .


“ aisss... Nih cewek, ya udah ayo!!. Kamu bisa jalan kan?” tanya Andre.


“ Bisa dong, nih aku udah sehat” ucap Santi seraya turun dari ranjangnya.


“ Ayo, sini biar aku pegang” ucap Andre seraya memberika tangannya kepada Santi.


Santi kemudian memegang tangan Andre lalu berjalan keluar ruangan dengan beriringan.


Kini Santi dan Andre telah berada dalam mobil dan melaju.


“ Jangan gegabah kalau kita sudah sampai di tempat tujuan” Ucap Andre mengingatkan.


“ Siap Pak Dok” jawab Santi.


Mereka kemudian terdiam selama perjalanan.


tiba-tiba Andre merasakan sesuatu,


“ Owh shit” ucap Andre tiba-tiba

__ADS_1


Santi seketika menoleh ke arah Andre “ kenapa Dok?” tanya Santi


“ Raka , telah membuka segelnya. ” ucap Andre, dengan seketika ia mempercepat laju mobilnya.


“ di siang bolong begini, apakah Raka dapat berubah?” Tanya Santi menatap Andre.


“ Yah, tapi kita di larang menggunakan kekuatan dengan wujud yang kita punya. Karna kami telah melakukan perjanjian dengan pihak kerajaan” ucap Andre


“ terus bagaimana?. Jika Raka ketahuan membuka segelnya?” tanya Santi


“ Raka akan terkena sangsi dari kerajaan . kita harus segera tiba, untuk menghentikan Raka. sebelum ada yang mengetahui Raka .” ucap Andre menjelaskan.


Santi pun termenung, takut jika sesuatu terjadi pada Raka.


Setelah beberapa menit, mereka tiba di lokasi. Andre kemudian menuntun Santi menuju ke arah tempat Raka berada.


Karna Santi terlalu lambat, akhirnya Andre menggendong Santi kemudian meloncat dari dahan ke dahan.


Santi yang baru pertama merasakan hal tersebut, hanya dapat menutup matanya. Karna ia takut akan jatuh.


Tiba-tiba Andre menurunkan Santi dari gendongannya.


Dari jarak yang tak terlalu jauh, Santi dapat melihat wujud Raka seperti di mimpinya.


Terlebih lagi, Santi Sangat syok ketika melihat di bawah tubuh Raka adalah Iren.


Terlihat Raka hendak mematahkan leher Iren. Santi yang masih punya tanda tanya terhadap Iren, sontak berlari memanggil Raka.


Iren dengan cepat menusuk dengan sebuah tusuk konde ke leher Raka.


“RAKA!!!” semuanya sontak berteriak .


Seketika kaki Santi tidak dapat di gerakan. Kakinya terasa kaku ketika melihat pria yang ia cintai, terluka Karna kebodohannya.


“ Apakah Iren sekeji itu?” batin Santi.


Santi melihat ke arah Iren yang Sedang menyeringai dengan puas.


Sementara Kevin menahan pergelangan Iren dari belakang.


Rasanya perih, ketika pria yang Santi cintai tiba-tiba ambruk di depannya. Dengan tatapan sendu Yang Raka berikan kepada Santi, saat mata Santi dan Raka bertemu. Seketika ,rambut Raka menjadi hitam saat wajahnya menyentuh tanah .


“ Ka...Raka!!. Maafkan aku”. Ucap Santi seraya berjalan dengan tertatih.


Di saat yang sama Iren pun tertawa, seketika membuat Santi naik pitam.


Saat ini di pikiran Santi, hanya ingin mengoyak wajah mantan sahabatnya tersebut. " Iren, jangan kau pikir aku sama seperti dulu. iblis di dalam diriku hanya tertidur bukanlah mati. kini kau sendiri yang membangunkannya" batin Santi seraya menatap Iren geram


Santi yang kalap di sertai emosi, membuat Santi menjadi seorang pembunuh.

__ADS_1


Santi telah mengotori tangannya Karna telah membunuh sahabatnya sendiri .


*******


saat Santi melihat Raka di bawa oleh anak buah Kevin, Santi mengutuk dirinya sendiri Karna kebodohannya.


" seandainya aku tidak ikut, pasti Raka akan baik-baik saja. kenapa aku menjadi sial seperti ini?" batin Santi yang selalu menyalahkan dirinya sendiri.


ketika Santi hendak menemani Raka, ternyata Andre melarangnya.


Hal ke-2 yang paling menyakitkan, ketika Santi tak di ijinkan untuk menemani Raka. ketika pria yang Santi cintai sedang saat ini sedang terluka akibat kecerobohannya.


Namun, saat ini Raka harus menjalani kesakitannya seorang diri?. Santi yang terlihat kacau . Karena keadaan yang memaksa Santi untuk tidak dapat menemani Raka, hal tersebut membuatnya pasrah dengan sedih.


Karna Santi tak dapat melakukan apa-apa. Karna perkara gaib, bukan kuasa Santi. Santi hanya dapat menuruti saran dari sahabanya Raka yaitu Kevin.


Kevin menurunkan Santi di batas portal penghubung antara dunia gaib dan manusia.


“ Kakak ipar, aku pergi dulu. Jaga dirimu dengan baik” ucap Kevin saat ia menurunkan Santi dari mobilnya .


Santi tak menjawab, ia hanya melihat kepergian Kevin dengan tatapan sendu. Karna ia tak akan tahu, kapan lagi ia akan bertemu dengan Raka.


Santi berbalik badan dan berjalan di kegelapan malam menuju rumahnya.


Dengan kaki yang serasa tak bertulang, Santi tetap memaksakan dirinya untuk melangkah dan terus berjalan.


Setibanya Santi di rumah, ia dapati ibunya yang membuka pintu.


“ Santi!!. Ada apa denganmu?. Apa yang terjadi?.” Rentetan pertanyaan yang di berikan oleh ibu Santi.


“ aku tidak apa-apa ma.” Jawab Santi dengan lesu.


“ Terus, itu darah siapa di bajumu?” tanya ibu Santi . Ketika melihat darah yang menempel pada baju anaknya.


Santi dengan cepat melihat ke arah bajunya “ oh sial” ucap Santi membuang nafas berat .


“ Ini tadi di jalan ada kucing yang kena tabrak ma, Jadi Santi gendong buat di kuburin” jawab Santi kembali berbohong.


“ Hadu ibu pikir ada apa. Udah sana masuk, mandi terus istirahat” titah ibu Santi .


“ Baik ma” jawab Santi


“ oh iya ma, oleh-oleh tadi ketinggalan di mobil teman. Besok Santi akan ambil” lanjut Santi berbohong


“ udah, yang penting kamu sehat. Gembira dan pulang tanpa kekurangan apa pun, ibu sudah sangat senang” ucap ibu Santi .


Santi menuju kamar mandi, sesampainya di dalam kamar mandi.


Santi membuka bajunya , saat ia melihat bajunya. Di sana sudah terdapat bekas darah yang sudah mengering. “ entahlah ini darah siapa. Darah Iren atau Raka?” ucap Santi.

__ADS_1


Santi kemudian menyiram baju tersebut dengan air , lalu di gosoknya dengan mengunakan kaki " tak rela, jika darah ini adalah darah Iren yang menempel pada bajuku" dengan emosi Santi menginjak-ngijak kaos tersebut.


Karna kekesalan, Santi kemudian melempar kaosnya di di tempat sampah di dalam kamar mandinya.


__ADS_2