
...Kediaman Dokter Andre...
...****************...
“ Masuk!!, Aku akan mengantarmu pulang” titah Andre seraya membukakan pintu mobil untuk Santi.
Santi bergegas masuk ke dalam mobil, kemudian Andre pun menyusul masuk.
“ Kamu bisa kan, pakai sabuk pengaman sendiri?, Atau menungguku untuk memakaikannya untukmu?" Ucap Andre ketika masuk ke dalam mobil sambil pandangannya tetap lurus ke depan .
“ Oh iya... Maaf!!,aku lupa” sahut Santi, kemudian ia memasang sabuk pengamannya.
Andre menyalakan mesin mobilnya kemudian melaju.
Dalam perjalanan hanya deru mesin mobil yang terdengar .
Karna dari mereka tidak ada yang mau membuka pembicaraan terlebih dulu.
Santi hanya menatap ke depan dengan perasaan yang tidak nyaman, Karna di dalam mobil terasa begitu Canggung.
“ Pegangan, kita akan masuk ke duniamu” Titah Andre ,memberi peringatan tentang perpindahan dimensi.
Santi kemudian berpegangan pada handle mobil . Seketika Santi merasakan guncangan yang begitu keras saat mobil Andre memasuki portal perpindahan dimensi.
Akibat guncangan yang terlalu keras ,membuat badan Santi bergoyang dan kepalanya mengarah ke bagian dashboard mobil yang berada di hadapannya.
Santi dengan cepat menutup matanya ,Karna berpikir kepalanya akan terbentur .
" benjol dah kepalaku" batin Santi
"kok dahiku tidak merasakan apa-apa?" batin Santi.
Santi dengan pelan membuka matanya. Ternyata, di dahinya sudah ada telapak tangan yang sedang menahan.
“ maaf!!” Ucap Santi kaget dengan cepat menarik kepalanya dari telapak tangan Andre.
“ wanita bodoh!!” pekik Andre seraya kembali fokus menatap lurus ke depan.
Santi yang mendengar sontak menoleh ke arah Andre ,“ Dokter Andre!!, Kenapa kamu selalu memanggilku bodoh?” Tanya Santi kesal, Karna panggilan yang di ucapkan oleh Andre terdengar menjengkelkan.
Hening......
Andre tidak menjawab. dan mengabaikan pertanyaan Santi, pandangan Andre tetap fokus menatap jalan.
“ apakah kau tuli?" teriak Santi seraya menatap ke arah Andre dengan pandangan kesal.
“ Sudah sampai!!, ku beri waktu 10 menit untuk mandi dan minta ijin kepada orang tuamu. Bilang kepada mereka jika kamu tidak akan pulang selama beberapa bulan . Aku akan menunggumu di sini, maka dari itu cepat kembali sebelum aku meninggalkanmu” Titah Andre panjang lebar dengan pandangannya tetap lurus ke depan.
“ Ha!!,10 menit?, Apakah Dokter sedang bercanda?, Dan untuk apa aku harus meminta ijin selama itu?" Tanya Santi di sertai raut wajah yang keberatan dengan waktu yang di berikan oleh Andre.
“ waktu di hitung dari sekarang!! ” Ucap Andre
“ baik!!!,baiklah, Aku pergi Sekarang!!” Ucap Santi seraya keluar dari mobil.
Brrraaaakkkk!!!! ( pintu mobil di tutup )
karna kesal, Santi Akhirnya menutup pintu mobil dengan menggunakan tenaga dalam.
__ADS_1
Setelah Santi keluar dari mobil Andre. Santi dengan cepat berlari ke arah Rumahnya.
Andre yang melihat punggung Santi yang berlalu dari mobilnya, hanya dapat tersenyum.
Santi bergegas masuk ke dalam rumah, ia langsung menuju ke kamar mandi kemudian membersihkan badannya dengan terburu-buru.
Setelah membersihkan badan, Santi menemui orang tuanya untuk meminta ijin , dengan alasan ia ingin liburan .
Setelah mendapatkan ijin, Santi kemudian berlari ke arah mobil Andre yang telah menunggunya.
Santi kemudian masuk ke dalam mobil tersebut.
Saat Santi telah berada dalam mobil, Andre pun langsung memacu mobilnya untuk kembali ke Blue Lake.
Setelah melewati portal penghubung, Andre kemudian mengeluarkan ponselnya lalu menelfon seseorang.
“ sudah ku bawa dia, selanjutnya bagaimana?” Ucap Andre ketika panggilannya tersambung.
“ ha!!!,Apa kau gila?” teriak Andre dengan tiba-tiba.
Santi yang mendengar hal tersebut , langsung menoleh ke arah Andre dengan mengosok-gosok dadanya karna kaget dengan teriakan Andre.
Andre kemudian melirik ke arah Santi. Ia tahu, Santi pasti kaget dengan suaranya.
“ iya...iya baik!!" Ucap Andre di sambungan telfon.
Setelah itu ,Andre memutuskan panggilan tersebut lalu memasukan kembali ponselnya ke dalam saku celananya .
Santi tak ingin bertanya kenapa Andre membawanya.
Karna Santi hanya berharap bisa bertemu dengan Raka, ketika ia sampai di alam mereka.
Santi hanya menatap takjub dengan apa yang ia lihat di hadapannya.
“ turun dari mobilku sekarang!!” titah Andre tiba-tiba .
Santi yang kaget langsung menoleh ke arah Andre dengan tatapan heran , “ apa??, Aku turun di sini?. Bukankah aku seharusnya pergi ke apartemen Raka?” Tanya Santi bingung, kenapa ia harus turun di tempat ini.
“ Jika tidak ingin turun, aku tidak memaksa” Ucap Andre seraya beranjak turun dari mobilnya dan langsung mengunci pintu mobil tanpa ia menyalakan AC .
“ Eehhhhh!!, serius?, Dokter!!, tolong jangan kunci aku!!” Teriak Santi di dalam mobil seraya tangannya menggedor-gedor kaca mobil dari dalam.
Andre terus berlalu mengabaikan teriakkan Santi yang memanggil-manggil namanya.
Tiba-tiba ada seorang laki-laki paruh baya yang datang membuka pintu mobil .
“ Oh.. ternyata ada orang di dalam. Mohon maaf nyonya, saya ingin membawa mobil ini untuk di parkirkan ” Ucap pria tersebut sopan.
“ mohon maaf pak, bisa buka pintu yang sebelah sini?" Ucap Santi meminta.
“ baik nyonya!!” Ucap pria itu
Pintu pun terbuka . Santi kemudian keluar lalu berjalan menelusuri halaman rumah, agar ia bisa bertemu dengan Andre.
“ Dokter!!!. Dokter sialan, woi!!!, Dokter" Teriak Santi di halaman rumah , dengan pandangan yang mencari-cari keberadaan Andre.
Setelah beberapa menit mengelilingi halaman yang begitu luas, membuat tenggorokan Santi terasa gersang akibat terlalu banyak berteriak.
__ADS_1
“ Dokter Andre!!, Aku sudah dehidrasi. Kau harus Tanggung jawab!!!, Jika aku sampai mati di sini” Teriak Santi kemudian duduk di sebuah bangku yang berada di taman .
Santi merebahkan badannya di atas bangku tersebut, Karna ada sebuah pohon yang dapat di jadikan untuk tempat berteduh.
Setelah beberapa menit Santi berbaring di bangku taman tersebut, Santi mendengar langkah kaki seseorang yang datang dan menuju ke arahnya.
Santi membuka matanya, pandangannya tertuju kepada Andre yang sedang berdiri menatapnya.
“ Hey Bodoh, bangun dari situ!!!” Titah Andre dengan tangan melipat di dadanya.
Santi yang menatap Andre dari bawah saat ia berbaring, kembali menutup matanya acuh.
“ tenagaku sudah terkuras Sampai habis. Sehingga aku bisa beranjak dari Sini ” Ucap Santi cuek dengan mata yang tertutup.
“ bangun atau ku angkat?, kemudiam melemparmu ke dalam kolam ikan?” pekik Andre mengancam.
“ coba saja jika Dokter melakukan itu?" Santi menatang.
seketika, Santi merasakan tubuhnya terangkat, dengan cepat santi membuka matanya.
“ Heiii Apa yang ingin Dokter lakukan?” Teriak Santi yang sontak membuat ia menggeliat dan meronta.
Andre tidak menjawab, Andre terus berjalan hingga ia tiba di sebuah kolam air mancur yang tak jauh dari taman di tempat Santi berbaring.
Byuuuurrrrr....( bunyi air )
Andre dengan kuat melempar Santi ke kolam Air Mancur yang ada di hadapannya.
Santi yang jatuh di atas permukaan air , Spontan ke dua tangannya mengepak dengan cepat.
“Apakah sekarang kamu sudah punya tenaga?, jika sudah , cepatlah Naik ke sini " pekik Andre ketika menatap Santi di dalam kolam, seraya melipat tangannya di dada.
“ sialan!!, Terkutuk Kau!!, Dasar Dokter bedebah!!!" teriak Santi murka, dengan cepat Santi berenang ke tepi kolam lalu beranjak naik dari kolam tersebut.
“Ikut aku sekarang!!, Dan jangan pernah bertingkah di depanku , Karna aku bukanlah Raka. Kau mengerti?" cibir Andre dengan suara yang penuh penekanan.
Santi yang basah kuyup hanya menatap Andre dengan kesal.
kini Andre telah berjalan menuju ke arah kediamanannya. Santi yang melihat mulai mengekori Andre dari belakang dengan tubuh dan baju yang sudah basah kuyub.
Andre kemudian membawa Santi ke dalam kediamannya. di dalam kediaman Andre , di dalamnya terlihat sangat mewah dan glamor karna di dalam kediaman Andre warna cat di dalam rumah tersebut ,lebih mendominasi putih dan warna emas .
Santi hanya melihat dengan takjub dengan apa yang telah tersaji di dalam rumah mewah tersebut.
" Apakah teman-teman Raka semuanya adalah kalangan elite?, rumahnya saja sudah seperti kediaman para bangsawan" batin Santi takjub
Dan pada saat Santi sedang mengamati keadaan rumah, tiba-tiba beberapa wanita datang menghampirinya.
“ mari nyonya, saya mandikan” Ucap wanita yang mengagunakan setelan hitam putih .
“ha.. tidak perlu!!, Aku bisa mandi sendiri” sahut Santi seraya menggaruk kepalanya. dan satu tangannya lagi melambai-lambai tanda menolak.
“ Ini adalah perintah Tuan Andre” Ucap wanita tersebut kemudian memegang lengan Santi .
kemudian beberapa wanita yang berpakaian sama pun, langsung datang menghampiri Santi lalu menahan pergelangan Santi dengan kuat kemudiam meyerat Santi untuk ikut bersama mereka.
“ Heii!!!. Aku bisa jalan sendiri dan begitu pun juga mandi” Teriak Santi dengan kakinya di benamkan dengan kuat pada lantai.
__ADS_1
Namun dengan beberapa kekuatan wanita-wanita yang menyeretnya, akhirnya Santi di bawa ke sebuah kamar mandi yang mewah.