(REVISI) My Man Is A Bunian

(REVISI) My Man Is A Bunian
Percobaan Dokter Andre


__ADS_3

My Man Is Bunian Bab 50


...Percobaan Dokter Andre...


...****************...


Di Alam Raka ,.


Andre terlihat sedang fokus di dalam lab , dengan beberapa tabung Yang berada di hadapannya. kini Andre di temani oleh asisten setianya Merry.


Setelah bergelut dengan bahan-bahan kimia, Andre membawa hasil racikannya menuju ke ruangan di mana Raka di rawat.


Kreek... ( Andre membuka pintu )


Di dalam ruangan sudah terlihat Kevin dan Raka yang sedang berbincang-bincang.


“ Ka, apakah kau sudah siap?” Tanya Andre menghampiri Raka


“ Tentu saja aku siap," jawab Raka penuh keyakinan.


“ Vin, Bantu aku untuk mendorong tempat tidur Raka ke ruanganku,” ucap Andre kepada Kevin.


“ Siap!!” Kevin beranjak Dari duduknya kemudian mulai membantu Andre. Untuk mendorong Raka menuju ke arah Lab


Mereka bertiga menuju ke ruangan Andre dengan Raka yang duduk di atas bed, Karna ia tidak bisa beranjak, akibat tangan Raka sedang di beri mantra.


Se sampainya di ruangan , Andre mulai memasangkan beberapa alat untuk Raka.


Terlihat, Raka hanya patuh ketika Andre membuatnya sebagai kelinci percobaan.


“ apakah kau ingin membuatku menjadi ultraman?” tanya Raka


“ diamlah dan ikuti saja, agar rencana kita berhasil” ucap Andre dengan tangannya yang sibuk.


“ ka, kamu harus tenang. Apa pun hasilnya, kau harus berterima kasih kepada Andre” ucap Kevin.


“ Bersiaplah, Karna Aku akan mulai” ucap Andre memberi aba-aba.


Andre kemudian melakukan pemindahan Ingatan Raka, setelah itu Andre mulai memanipulasi memori dalam pikiran Raka.


“ Vin, kau tolong tahan tabung ini” ucap Andre seraya memberikan sebuah tabung kepada Kevin.


Kevin menerima tabung tersebut dari Andre. Tabung itu berbentuk seperti kapsul dengan ukuran sebesar toples konghuan.


Setelah selesai, Andre membuka semua alat yang menempel pada kepala Raka.


Terlihat, Raka seperti patung tanpa ekspresi dengan tatapan mata yang kosong menatap lurus ke depan .


“ Ka, apakah kau mendengar ucapan ku?” tanya Andre


Raka hanya terdiam dan tak bergeming dengan tatapannya yang kosong memandang lurus ke depan.


“ Ok, sepertinya berhasil” ucap Andre


“ Ndre, apakah Raka akan kembali seperti semula?. Dia terlihat seperti manekin di tanah abang, ” tanya Kevin khawatir ketika melihat ekspresi Raka.


“ Yah, aku akan usahakan Karna ini, adalah eksperimen pertamaku,” ucap Andre dengan santai


“haa!!. Apa kau gila Ndre? . Teganya kau melakukan sahabatmu sendiri sebagai kelinci percobaanmu,”


Ucap Kevin dengan kaget Karna yang di lakukan oleh Andre saat ini, hanyalah coba-coba.


“ Sudah, yang penting, pikiran Raka sudah kosong. Masalah pengaturan awal, nanti kita bahas lagi,” ucap Andre

__ADS_1


Andre kemudian mengeluarkan 3 butir kapsul dari dalam toples kecil.


“ Ka, makanlah ini,” ucap Andre kemudian menaruh kapsul Di mulut Raka .


Raka menerima dengan pasrah kapsul tersebut, dengan cepat langsung mengunyahnya .


“ Vin, ini satu untukmu , dan yang ini untukku. Pil Ini hanya untuk berjaga-jaga jika kita di minta untuk menjadi saksi,” ucap Andre seraya memberikan satu buah kapsul kepada Kevin.


Kevin menerima kapsul tersebut dari Andre.


Setelah beberapa menit, saat Raka memakan kapsul yang di berikan oleh Andre. kini Raka mulai menunjukkan keanehannya.


“ Vin , ayo kita kembalikan Raka ke ruang inap,” Titah Andre


“ Om tampan, apakah aku boleh minta es cream?” tiba-tiba Raka berucap manja.


Andre dan Kevin yang hendak mendorong tempat tidur Raka , Spontan menoleh ke arah Raka.


“Apa yang terjadi?” tanya Kevin


“ obatnya sudah mulai bekerja. Ayo dorong!!” ucap Andre seraya mendorong tempat tidur Raka


“ om... Kita main mobil-mobilan ya?. Ngeng,,,ngeng,,” ucap Raka seraya menarik rambut Kevin dengan kuat.


“ aduh!!, sakit woi!, Om?, Om bapakmu Balmond?. Sejak kapan aku menikah dengan tantemu?” ucap Kevin seraya menahan rambutnya yang di tarik oleh Raka.


Andre yang melihat hal tersebut, hanya bisa tersenyum geli.


“ Huawaaaa... Huawaaaa” Raka menangis


Kevin yang melihat hal tersebut mengerutkan alisnya,“ Ndre!!. Apakah kita harus pakaikan popok kepada Raka?. Sepertinya sekarang Raka telah menjadi anak bayi yang sudaj berbulu," ucap Kevin


“ Yah, sepertinya efeknya adalah kembali ke usia balita” ucap Andre.


“ parah kau Ndre, seorang pemimpin Perusahaan kau buat macam begini,” ucap Kevin


Sepertinya aku salah meracik, “ akan aku coba untuk memberikan pil yang lain,” ucap Andre seraya mengeluarkan satu pil dari sebuah toples kecil.


Ia kemudian memberikannya kepada Raka. Raka pun langsung mengunyah pil tersebut. Dan setelah beberapa menit , Raka kembali bertingkah.


“ ko..ko..kotek..kotek” teriak Raka, menirukan gaya ayam mencakar tanah.


Kevin yang melihat hal tersebut hanya bisa menggelengkan kepalanya seraya menepuk dahinya .


“ Andree!!!, Sebenarnya dalam pil tersebut kau bacakan mantra apa?. Kenapa Raka malah seperti ini?” Kevin berterika ke arah Andre.


Andre menggaruk kepalanya,” entahlah, aku juga tidak menduga jika Raka akan menjadi seperti ini,” ucap Andre bingung.


“ jika Kaka Ipar sampai tahu Raka seperti ini, kau sudah pasti akan di sunat Andre!!. Kau urus itu, setidaknya buat Raka seperti orang bego saja,” ucap Kevin kesal melihat Andre.


“ Baiklah aku akan mencoba memberikan penawarnya, semoga saja Raka bisa kembali seperti manekin,” ucap Andre


Andre kemudian mengeluarkan sebuah pil untuk obat penawar. Kemudian memberikannya kepada Raka, Raka langsung memakannya .


Kreekkkkk ( pintu terbuka )


Andre dan Kevin sontak menoleh ke arah pintu .


“ Dokter Andre, apakah Tuan Raka sudah sadar?” ucap seseorang yang merupakan utusan kerajaan.


“ yah, Tuan Raka baru saja sadar . Namun ada yang aneh saat ia terbangun,” ucap Andre


“ Aneh dalam hal apa Dokter Andre?” tanya utusan kerajaan

__ADS_1


“ Sepertinya dia sedikit gila, Karna mungkin akibat pertarungannya dan mengalami geger otak dan otak tergeser, ” ucap Andre memberi penjelasan ngawur.


“tidak masalah, yang terpenting ingatannya yang kami butuhkan,” ucap utusan kerajaan


“Baiklah, Silahkan bawa Tuan Raka bersama kalian. Kami akan menyusul, karna aku harus memantau perkembangan Tuan Raka . Karna saat ini, kondisi Tuan Raka belum sepenuhnya pulih,” ucap Andre


“baik Dokter Andre, anda boleh ikut ” ucap utusan kerajaan


Beberapa utusan kerajaan berjalan ke arah Raka, dan membawa Raka untuk ikut bersama mereka.


Andre membiarkan utusan tersebut membawa Raka, saat Andre dan Kevin melihat para utusan telah keluar dari ruangan, Kevin langsung terlihat panik.


“ Bagaimana ini?” ucap Kevin


“ semoga sesuai rencana. Ayo!!, Kita harus segera menyusul” ucap Andre


Kevin yang mendengar ucapan dari Andre engan cepat langsung mengangguk, Kemudian mereka beranjak dari ruangan dan mulai mengikuti para utusan kerajaan .


Di dalam mobil menuju kerajaan, Kevin tampak gelisah begitu juga dengan Andre yang perasaannya campur aduk.


Tak lama, mobil mereka memasuki gerbang emas pertama.


Setelah itu ,Mereka memasuki halaman yang begitu luas. Pada Dinding kerajaan terlihat sangat tinggi dan megah.


Dari dalam mobil, Andre dan Kevin dapat melihat Raka sudah turun dari mobil para utusan.


Andre dan Kevin pun turun dari mobil mereka. Seraya mengikuti para utusan dari belakang.


Sesampainya di dalam kerajaan, para pengutus langsung memberi hormat kepada seorang lelaki paruh baya yang ada di hadapan mereka. Begitu pun Kevin dan Andre , yang tidak terkecuali Raka yang tetap berdiri.


“ hormat kami Baginda” ucap mereka


“ berdirilah” ucap lelaki yang memakai jubah emas dengan mahkota yang di ketahui adalah seorang Raja.


Mereka pun berdiri.


“ penasehat, ahli sejarah, dan ahli hukum. Segaralah urus masalah ini,” Titah Raja


“ baik yang Mulia” ucap penasehat seraya berdiri dan menghampiri Raka.


“ Tuan Raka Saputra, apakah anda telah melanggar perjanjian sesuai kitab perjanjian para leluhur?” tanya si penasehat ketika berhadapan dengan Raka.


“ eeeeeee......uuuuu...” ucap Raka dengan pandangan kosong menatap ke sekeliling.


Penasehat mengerutkan alisnya melihat tingkah Raka, “ tuan Raka Saputra, saya ulangi. Apakah anda telah melanggar perjanjian?” tanya si penasehat


“ Uuuuuu...aaaaa...” ucap Raka dengan wajah yang terlihat tolol .


Si penasehat mulai jengkel dengan tingkah Raka yang ada di hadapannya, “ Tuan Raka , apakah anda sedang mempermainkan saya?” ucap si penasehat geram yang mulai meninggikan suaranya.


“mohon maaf Tuan penasehat, jika saya menyela. Tuan Raka saat ini mungkin mengalami sebuah trauma dalam otaknya, Karna perkelahian saat itu, Mengakibatkan ada benturan di kepalanya, ” ucap Andre dengan sopan


Semua yang ada dalam ruangan pun saling berpandang.


“ bagaimana bisa kita bertanya kepada orang yang sakit?” ucap ahli hukum


“ jika begini keadaannya, kita langsung ke intinya saja, jika dalam ingatan Tuan Raka masih tersisa, kita bisa ambil kesimpulannya,” ucap penasehat seraya membungkuk menghadap sang Raja.


“ Baiklah, segera perlihatkan ingatannya padaku. Para saksi dan ahli hukum, tolong perhatikan dan catat” Titah sang Raja


Mereka mulai menyeret Raka ke tengah-tengah ruangan, dan seseorang mulai membaca mantra lalu di arah kan ke kepala Raka.


Dan semua ingatan Raka telah di putar melalui sebuah layar yang sangat besar, sehingga semua orang yang berada di dalam ruangan tersebut, dapat melihat apa yang di perlihatkan oleh ingatan Raka .

__ADS_1


__ADS_2