(REVISI) My Man Is A Bunian

(REVISI) My Man Is A Bunian
Three handsome


__ADS_3

...Three handsome...


...****************...


Raka menodongkan sebuah pistol di kepala wanita yang sedang membenahi bajunya.


Seketika wanita itu mengangakat kepalanya perlahan, “ Raka apa kau gila?, Menodongkan pistol ke kepala tunanganmu sendiri?” Ucap wanita tersebut yang kaget jika ada benda keras yang sedang menempel di kepalanya.


“ Sejak kapan aku menyetujui pertunangan tersebut?” Sahut Raka


“ Kauu-” Ucap wanita tersebut terhenti ketika Raka menimpa ucapannya.


“ Jangan kau pikir aku tidak tahu dengan tujuanmu dan ayahmu Nyonya Naura Robert!!!” Ucap Raka menekan dengan pistol yang masih berada di kepala perempuan yang bernama Naura.


“ kau!!!!, berani-beraninya mengancam dan menodongkan senjata kepada putri Tuan Robert?” pekik Naura geram.


Para penjaga Naura tampak tak bisa berbuat apa-apa. karna saat ini Nyonya mereka sedang berada dalam kendali Raka.


Raka menurunkan pistolnya dari kepala Naura.


“ kenapa jika kau anak dari Tuan Robert?, Kekayaan ayahmu tidak ada seujung upilnya dengan kekayaanku. Maka dari itu kamu mau menerima perjodohan ini kan, Nyonya Naura?” Tegas Raka


“ hahaha!!, tidak peduli kau mau menerimaku atau tidak Raka , selama om dan Tante masih berada di pihakku, aku akan tetap menjadi milikmu Raka!!”


Ucap Naura seraya membalik badannya menghadap Raka, ketika Naura merasa senjata yang ada di kepalanya telah di singkirkan.


“ Naura!!, Jika kamu mau, kau boleh menikah dengan ayahku. Bukankah kau dan ayahmu hanya menginginkan kekayaan Saputra?” ucap Raka.


“Ka!!!, Apa benar wanita barbie di depanmu itu adalah tunanganmu?” Tanya Santi dengan tiba-tiba dari arah belakang tubuh Raka.


“ Dia sendiri yang mengklaim dia adalah tunanganku Bukannya diriku. Karna, tunanganku tidak berdandan seperti ondel-ondel ” ucap Raka seraya menoleh ke belakang .


“Ondel-ondel darimana Raka? . Orang dia cantik begitu kok!!” timpa Santi


“ jika mencari cantik, banyak yang jauh lebih cantik darinya. Ya!!, seperti kamu misalnya ” ucap Raka, Seraya mengedipkan satu matanya ke arah Santi.


“tapi dia-,” ucapan Santi terhenti.


“ Aku masih di sini!!!, Dan apa yang kalian lakukan ha??, Jangan menganggap aku tidak ada bedebah!!!” teriak Naura kepada Raka dan Santi.


Santi yang mendengar teriakan Naura , membuat Santi langsung menyempil di belakang tubuh Raka .


“ kau!!!, Wanita j*Lang, tunggu saja pembalasanku” ucap Naura yang hendak menarik Santi yang ingin bersembunyi di belakang tubuh Raka.


“ he!!!,Wanita topeng, kamu ini mengancam siapa?. Jika masih ada aku, jangan harap kau bisa menyentuhnya” pekik Raka dengan kuat mendorong tubuh Naura menjauh .


“ Raka!!!, aku tidak terima jika aku di perlakukan seperti ini. Aku akan adukan hal ini kepada om dan Tante” Pekik Naura dengan wajah yang terlihat murka menatap Raka.

__ADS_1


“ Dan kau wanita liar!!!. Akan aku buat perhitungan denganmu!!, ingat!!, kau akan mati di tanganku” ucap Naura mengancam, seraya menunjuk ke arah Raka Karna Santi ada di balik tubuh Raka .


“ Jika Kakak ipar terluka, keluarga Julian tidak akan tinggal diam!!, Nyonya Naura,” ucap Kevin dengan cerutu yang menempel di bibirnya seraya berjalan ke arah Raka .


“ Kevin kau....” ucap Naura terhenti, ketika melihat kedatangan Kevin dari arah pintu menuju ke arah Raka.


Saat Naura sedang manatap Ke arah kevin dengan Murka, Andre berjalan menuju ke arah Naura dengan tatapan beku ke arah Naura.


“ jangan pikir keluarga Willson telah punah Nyonya Naura, sehelai saja kau menyakiti Santi, aku tidak akan segan-segan membedahmu hidup-hidup!!” ucap Andre yang berjalan mendekati Raka.


“ Andre??. Kalian!!!. Bedebah!!!. Kalian akan terima apa yang kalian lakukan padaku saat ini ”


Ucap Naura gusar yang terlihat sudah emosi dengan telunjuk tangannya menunjuk satu persatu wajah Raka, Andre dan Kevin.


“ ayo!!!, Kita pulang, mood ku sudah hilang. Cihh!!, bisa-bisanya Seorang putri Tuan Robert di perlakukan seperti ini .aku tidak akan pernah terima!!, Akan aku buat perhitungan kepada kalian semua para Bedebah!!” ucap Naura seraya beranjak dari tempat tersebut dengan emosi .


Keributan tersebut telah menarik perhatian para pengunjung Restoran, sehingga sebagian pengunjung telah berkumpul menyaksikan kehebohan yang di akibatkan oleh Santi dan 3 pria tampan.


Namun kedatangan three handsomelah yang menjadi pusat perhatian di dalam restoran tersebut.


“ lihat!!!. 3 Tuan muda. Wah beruntung sekali aku makan di sini.”


“ wah!!. Tampan sekali mereka, Tuan muda Raka!!. Godain aku dong!!”


“ Dokter Andre tampan sekali!!!”


teriak dari beberapa pengunjung, ada juga yang sedang berbisik-bisik ketika melihat Raka, Andre dan Kevin di ruangan tersebut.


Raka, Andre , dan Kevin tidak menghiraukan ricuh yang mereka sebabkan. mereka lebih memilih tetap acuh.


“ Kami akan selalu ada untukmu Raka!!” ucap Kevin seraya menepuk pundak Raka.


“ ingat, Jaga Santi dengan baik. jangan sampai ia tergores sedikit pun" ucap Kevin kepada Raka.


“ terima kasih!!, Karna kalian telah berpihak padaku ” ucap Raka seraya merangkul ke-2 sahabatnya.


Santi yang melihat hal tersebut pun tersenyum, dan kini Santi malah menyempil di antara ke-3 sahabat yang berada di hadapannya.


“ jangan lupakan aku!!!. Apakah aku begitu penting bagi kalian? ,Terima kasih!!, Karna telah membela’ku dan menjagaku ” ucap Santi, kemudian menatap ke 3 pria tampan yang berada di hadapannya.


“ Santi sayang, Apakah ada yang sakit ?” Raka yang melepaskan rangkulannya lalu bertanya kepada Santi, dengan kedua telapak tangannya memegang pipi Santi.


“ Ini kepalaku atit sayang!!!, Tadi di Jambak sama wanita barbie jadi rambutku pada ke cabut ” ucap Santi dengan suara manjanya.


“ Sini biar aku lihat, uuuh!! pasti atit ya sayang ya?” ucap Raka kemudian mengecup kepala Santi kemudian memeluk Santi.


Kevin yang melihat hal tersebut merasa geli dengan apa yang di lakukan oleh Raka dan Santi, “ Andre kita pergi makan saja, adegan ini tidak pantas di lihat olehmu yang jomblo” ucap Kevin kemudian menarik tangan Andre untuk pergi menjauh dari hadapan Yana dan Raka.

__ADS_1


Santi dan Raka yang melihat tingkah Kevin dan Andre , sontak membuat mereka tertawa .


Namun bagi Para pengunjung yang melihat hal tersebut , membuat mereka berasumsi dengan persepsinya masing-masing.


“ ih..!!. Ternyata gadis itu seorang manusia”


“Kenapa bisa manusia berada disini?”


“ sepertinya wanita itu tidak pantas untuk tuan Raka”


“ So sweet bangat!!. Beruntung sekali yah, wanita itu mendapatkan cinta Tuan Raka”


Begitulah ucapan sebagian pengunjung dengan berbisik-bisik, namun dapat di dengar oleh Santi dan Raka.


“ Jangan dengarkan ucapan mereka, selagi aku mencintaimu tidak ada yang bisa mengganggumu” ucap Raka kepada Santi saat mendengar ucapan para pengunjung.


Santi mengangguk seraya tersenyum “ aku tidak peduli dengan ucapan mereka, Karna aku tak mengenal mereka. Selagi kamu menganggapku berarti, yang lain terasa bodo bagiku” ucap Santi, kemudian memeluk Raka .


Raka membalas pelukan Santi lalu mengecup kepala Santi ,“ Ayo, kita ke sana. Kevin dan Andre pasti sudah menunggu kita” ajak Raka dengan memegang erat tangan Santi.


Santi mengangguk dan kemudian berjalan bersama Raka ke arah meja yang sudah di tempati oleh Kevin dan Andre.


setelah tiba di meja, Santi dan Raka kemudian bergabung dengan Andre dan Kevin .


" mana yang atit sayang?, Najis tau ga, buat aku jijik saja!!" cibir kevin seraya meniru cara Raka berbicara.


Andre yang melihat tingkah kevin hanya dapat menggeleng-gelengkan kepalanya.


" kalian seperti orang yang tak pernah kenal cinta saja!! " ucap Raka, yang telah duduk di kursim


" Santi, kamu sudah pesan makanan?" tanya Raka dengan menatap wanita yang ia cintai di sampingnya.


Santi pun menoleh ke arah Raka " tadi di pesan sama dokter Andre " jawab Santi.


" sudah dingin, aku ganti saja ya?" ucap Raka.


" tidak perlu, mubajir jika membuang makanan" ucap Santi, yang kini mengambil makannya yang sudah dingin.


" mmm... ya sudah, aku akan makan sepiring denganmu" ucap Raka seraya menatap Santi dengan tersenyum


Santi yang mendengar hal tersebut membalas senyuman Raka dengan kiku.


Santi kemudian mengambil garpu dan pisau untuk memotong steak yang ada di hadapannya. lalu menyuapi Raka dengan steak yang telah ia potong.


" mmmm... mulai!!, sudah mulai, terus aja begitu!!!. Ndre sepertinya makanannya akan terasa hambar sekarang "


Cibir Kevin yang melihat tingkah 2 sejoli tersebut di hadapannya dengan menikam-nikam makan yang ada di atas piringnya denga sebuah garpu.

__ADS_1


__ADS_2