
"Kringgggg!!!!"
Suara bel sekolah berbunyi, tanda jam pelajaran telah berakhir. Elsa segera merapikan buku miliknya dan memasukannya kedalam tasnya.
" Ca, nanti pulang bareng yuk!!" Ucap Inara dan Tasya. Teman Elsa.
" iya... ayo." ketiga anak gadis itu pergi keluar dari kelasnya. Mereka berjalan di lorong kelas menuju parkiran sekolah.
" Gubraggghhh"
Seorang laki laki bermasker menabrak Elsa hingga terjatuh.
" maaf... gua enggak sengaja." Ucap Fabian, anak kelas dua yang berlari terburu buru.
" kalau jalan pake mata dong!!" Ucap Elsa yang bangkit dan menatap Fabian. Fabian terdiam sesaat setelah menatap wajah Elsa yang sangat cantik.
" Ngapain liat liat??? Jangan macem macem sama aku!!" Ucap Elsa yang menatap Fabian dengan Dingin.
Fabian menghela nafas sebentar, ia berusaha menenangkan dirinya sejenak sebelum menjelaskan kepada Elsa.
" Maaf... gua lagi buru buru... ada keperluan penting." Ucap Fabian.
" keperluan apa sih?" Tanya Elsa yang semakin geram dengan Fabian.
" Penting sekali... kamu enggak bakalan paham." Ucap Fabian sambil berjalan kembali meninggakan Elsa dan dua kawannya.
" Ihhh... nyebelin banget sih?" Tanya Elsa yang kesal dengan ulah Fabian.
" udah... kita pulang aja yuk!!" Ucap Inara dan Tasya. " ih awas aja kalau ketemu lagi." Gumam Elsa yang melanjutkan perjalanan pulang bersama Inara dan Tasya.
****
__ADS_1
Fabian memarkirkan motor gedenya di halaman rumahnya. Ia masih terbayang bayang soal gadis cantik yang ia temui tadi.
" tadi siapa ya namanya? Ahh sialan lupa kagak nanya siapa namanya tadi." Gumam Fabian yang duduk diatas sofa berwarna merah miliknya.
" kakak udah pulang?" Tanya Ashinta, adiknya yang baru kelas satu SMA.
" Iya... udah tau malah nanya." Gumam Fabian.
" idih baperan." Ucap Ashinta dengan jijik.
" Aduh... hidup gua dikelilingi gadis gadis cantik. Tapi gua masih aja jomblo." Gumam Fabian.
" Itu karena kakak galak... jadinya cewek enggak ada yang mau sama kakak. Padahal wajah kakak udah punya modal wajah tampan." Ucap Ashinta.
" iya juga ya!!" Ucap Fabian.
" iya.. makanya kakak ubah sikap kakak dong!!" Ucap Ashinta.
" Cewek? Kakak punya pacar?" Tanya Ashinta. " belum.. apaan sih jangan ikut campur deh. Awas kakak mau ke kamar dulu." Ucap Fabian yang pergi ke kamarnya.
" Ish awas kakak ya!!!" Teriak Ashinta yang kesal dengan ulah kakaknya itu.
******
" ih sebel banget deh ketemu cowok kayak tadi. Jijik aku kalau jadi pacarnya. Eh enggak level ya!!" Ucap Elsa sambil menyebrangi jalan.
" Neng ojek neng?" Tanya tukang ojek yang menawarkan ojek kepada Elsa.
" Enggak Mang." Ucap Elsa dengan ramah.
" kenapa senyum senyum sendiri kayak gitu?" Tanya Tukang ojek itu.
__ADS_1
" Eh enggak mang... yaudah aku mau pulang." Ucap Elsa..
" idih baperan si eneng." Ucap Tukang ojek itu.
" kenapa sih semua cowok disini itu aneh? Enggak ada yang gantengan dikit? Gini nih nasib jadi jomblo." Gumam Elsa yang melanjutkan perjalanan pulang ke rumahnya.
Setelah sampai di kamarnya, ia membaringkan tubuhnya di tempat tidurnya. Ia masih berusaha menenangkan dirinya dari segala hal yang membuat pikirannya stress..
Zzzzzzzzz!!!!
Ia tertidur di tempat tidurnya dengan kondisi masih mengenakan seragam.
jam menunjukan jam setengah dua belas malam.. Elsa terbangun dan terkejut karena waktu sudah malam.
"Aaaaaaa!!!! udah malam... aku lupa belum ganti baju!!" teriak Elsa yang panik.
Setelah ia mengganti pakaiannya dengan piyama berwarna pink. ia memasak mie Instant, kebetulan di rumahnya ia tinggal sendirian dan di lemari tersedia persediaan Mie Instant.
" Ah untung di lemari banyak persediaan Mie Instant." Gumam Elsa sambil memasak mie instant itu.
setelah Mie Instantnya selesai dibuat. ia memakan mie Instant itu dengan sepiring nasi.
" Ahh enak juga dirumah sendirian." ucap Elsa yang memakan mie Instant itu.
setelah makan ia menyimpan piring dan mangkuknya di wastafel. ia pun pergi ke kamarnya untuk menonton film Drama di ponselnya.
zzzz!!!! ia kembali tertidur lelap dengan ponsel yang masih menyala dan film yang masih berputar.
Cast ;
Fabian
__ADS_1