
Setelah acara Promosi Ekskul selesai, Fabian dan kawan kawannya segera berjalan menuju parkiran dengan terburu buru. " kak Januar mau kemana?" Tanya Elsa. " ada urusan sebentar, kamu mau menunggu di rumah kakak atau mau langsung pulang aja?" Tanya Fabian.
" hmm...langsung pulang aja deh.... tapi nanti beneran ya cerita sama aku." Ucap Elsa. " Baik... siap nanti kakak cerita sama kamu." Ucap Fabian.
" yaudah aku sama Tasya duluan ya!!!" Ucap Elsa yang pergi bersama Tasya.
" baik." Ucap Fabian yang juga menancapkan gas motornya bersama Kawan Kawannya.
**********
Di Rumahnya, Kebetulan kakak Elsa yang bernama Imelda dan Ratih, yang sama sama sudah menikah dan sedang kuliah di kota L, sedang pulang ke rumah. Mereka keheranan dengan Sikap Elsa yang selalu tersenyum sendiri.
" Elsa, kamu kenapa sih senyum sendiri mulu? Pasti karena cowok ya??" Tanya Ratih yang menggoda adik bungsunya itu.
" enggak lah, kakak kepo deh." Gumam Elsa.
" mah, si Elsa kenapa sih? Kok senyum sendiri gitu?" Tanya Ratih.
" oh biasa, dia sering gitu. Sejak bawa cowok siapa teh namanya? Si Januar januar gitu.." Ucap Bu Fatimah.
" mama...kok mama bilang sama mereka sih!!!" Gumam Elsa yang pipi mungilnya langsung memerah.
__ADS_1
" oh gitu... nanti malam suruh kesini dong!!! Kakak pengen kenal." Ucap Ratih.
" iya... mumpung kakak menginap disini selama tiga hari. Nanti kenalin ke kakak ya??" Ucap Imelda.
" Baik kak." Ucap Elsa.
*****************
" sampai juga," Ucap Fabian yang turun dari motor gedenya.
" permisi.... Lestari!!!" Sahut Fabian dari Luar rumah berwarna kuning itu.
" itu kan Si Fabian... ngapain dia datang ke rumahku??" Tanya Lestari yang mengintip dari dalam jendela rumah Bu Cucum.
" Lestari???" Fabian mendekati Lestari, lalu memeluk dan menc*um kening Lestari sambil berkata.
" adikku sayang.." sahut Fabian.
" hah? Maksudnya apa sih Fab?" Tanya Lestari yang masih kebingungan apa yang sebenarnya sudah terjadi. Fabian memberikan sebuah dokumen yang isinya menyatakan bahwa Lestari masuk dalam kartu keluarga Bu Indira dan tanggal kelahirannya sama dengan Ashinta.
" jadi Bu Indira itu mama kandung aku dan Fabian itu kakakku??" Tanya Lestari yang matanya mulai berkaca kaca menahan sedih.
__ADS_1
" iya." Jawab Fabian.
" ahhhh.....hiks..hiks.." Lestari memeluk Fabian dengan erat.
" yaudah...sekarang kamu berbenah dan mulai detik ini Kamu tinggal sama kakak. Biar semuanya kebagi rata." Ucap Fabian.
" Iya..." Ucap Lestari.
Lestari pun masuk kedalam rumahnya, beberapa lama kemudian dia datang dengan membawa tas ransel berukuran besar yang biasa ia gunakan untuk mendaki.
" Lestari? Kamu mau kemana? Fabian? Tumben kamu disini?" Tanya Bu Indira yang datang bersama Bu Cucum, neneknya.
" aku mau ikut tinggal sama kak Fabian, Lagi pula aku pengen nanya sama mama. Mama kenapa enggak pernah anggap aku sebagai anak? Padahal jelas jelas di dokumen yang di dalamnya ada akta kelahiran aku dan kartu keluarga yang isinya menyatakan kalau aku ini anak mama? Kenapa?" Tanya Lestari yang menangis histeris.
" oh kamu sudah mengetahui itu semua, makanya Fabian datang kesini juga." Ucap Bu Indira. " mama kenapa enggak kasih tahu Fabian sejak dulu sih? Kenapa ma?" Tanya Fabian yang mengeluarkan air matanya secara perdana.
" maafkan Mama sayang, nanti kalau weekend mama bakalan main ke rumah dan jelasin semuanya. Mama janji, soalnya kalau sekarang mama masih capek baru pulang kerja. Sekarang mama mau istirahat dulu." Ucap Bu Indira.
" Mama Janji ya!!!" Ucap Fabian.
" iya...sekarang kamu bawa Lestari pulang ke Rumah kamu. Kamu sekarang udah tau kan dia itu adik Kamu?" Tanya Bu Indira.
__ADS_1
" yaudah..kalau begitu Fabian sama Lestari pamit pulang ya." Ucap Fabian.
" iya... Hati hati.." Ucap Bu Cucum dan Bu Indira yang tak kuasa menahan tangisnya. Setelah anak dan cucunya itu pulang, kedua wanita itu masuk kedalam rumah.