5 Manusia Tampan

5 Manusia Tampan
Lima Manusia Tampan : Ruang Rahasia


__ADS_3

Dreeetttttt!!!!!


" Halo? Apa Mama?" Tanya Fabian yang sedang berada di atas Balkon rumahnya. " Begini, mama mau kasih tau, si Afnan sama Si Zaki sedang dalam perjalanan ke rumah kamu. Mereka merupakan korban kedua di keluarga mama yang mengalami broken home setelah mama." Ucap Bu Indira yang berada di seberang telepon.


" terus bagaimana ma?" Tanya Fabian yang kebingungan. " ya nanti kamu sambut saja, jangan tanya soal orangtua ke mereka. Mama takut nanti mereka semakin trauma." Ucap Bu Indira.


" iya, baik ma. Nanti Fabian sambut." Ucap Fabian. " oke, yaudah mama mau istirahat dulu di rumah nenek." Ucap Bu Indira.


" oke ma." Jawab Fabian santai. Lalu dia menutup teleponnya.


" itu siapa Fab?" Tanya Lulu yang mengenakan make up bersama Ashinta dan Daniar.


" ini tadi mama telepon.... kampr*t, bikin squat jantung aja." Gumam Fabian yang melompat ke belakang karena terkejut.


" kamu kenapa sih?" Tanya Lulu yang terheran heran dengan sikap Fabian.


" Kalian kenapa pake make up malam malam sih?" Tanya Fabian yang menggelengkan kepala karena heran dengan ulah tiga saudaranya itu.


" kita lagi main make up, iseng aja sih. Nanti juga bakalan kita hapus, benar begitu Ashinta? Daniar?" Tanya Lulu.


" iya sih." Jawab Daniar dan Ashinta.


" cepat hapus!!! Sebelum Kalian di ganggu sama mahluk itu..." Ucap Fabian yang berlari masuk kedalam rumah.


" Fabian!!!!" Teriak Ashinta,Daniar dan Lulu yang ikut berlari karena panik.

__ADS_1


______________________________________


" Tok...tok...tok..."


" permisi," Ucap Afnan dan Zaki.


" Eh si Afnan sama Zaki, silakan masuk!! Si manusia Sinting itu sedang iseng ke adik adiknya, dengar aja sendiri. Suaranya ricuh seperti itu." Ucap Rian.


" oke... terimakasih." Ucap Afnan dan Zaki.


" Mau minum apa? Ada teh hangat, teh panas dingin, Es leci,es lemon,es buah, jahe hangat, temu kangen eh maksudnya temulawak, Es buah, Es kelapa dan Es Pala. Tapi gua saranin Air putih saja lah, soalnya yang saya sebut tadi tidak ada disini." Ujar Aji.


" kalau enggak ada ngapain disebut sih?" Tanya Afnan yang kesal dengan ulah sahabat Kakak sepupunya itu.


" Biar ramai saja," Jawab Aji.


" Gubragghhhh!!!!" Fabian terjatuh di depan sebuah ruangan yang sama sekali belum pernah ia masuki sejak dia kecil.


" Wait!!!!" Teriak Fabian.


" kenapa?" Tanya Lulu.


" ini ruangan apa ya??" Tanya Fabian.


" Jangan alihkan topik pembicaraan deh, aku tau kamu pasti lagi alasan kan? Tanya Daniar yang sudah siap dengan Sapu yang akan dia pukul ke kepala Fabia n.

__ADS_1


" eh beneran, demi apapun, Bian sama sekali belum masuk ke ruangan ini!!" Ujar Fabian. Ketiga gadis itu terdiam, lalu Saka datang untuk memberitahukan kedatangan Afnan dan Zaki.


" Fab... si Afnan sama si Zaki datang." Ucap Saka.


" oke, terimakasih. Saka, lu mau bantu gua kan?" Tanya Fabian.


" siap, bantu apa?" Tanya Saka.


" dobrak pintu ini, gua bilang satu...dua..."


" Brakkk!!!!!"


Sebuah ruangan gelap ada di depan mata anak anak itu.


" hah??" Anak anak gadis itu masuk kedalam ruangan itu. Seketika semua anak anak itu menangis. Kecuali Fabian dan Saka.


" Lulu...Ashinta...Daniar udah..ayo tidur. Nanti kita selesaikan sama sama." Ucap Fabian.


" ada apa sih? Kok pada menangis begitu?" Tanya Afnan,Rian,Aji dan Zaki.


" ceritanya panjang. Bantuin bujuk gadis gadis iniagar kembali ke kamarnya." Pinta Fabian.


" baik." Anak anak itu membawa anak anak gadis itu keluar dari ruangan itu.


_________________________

__ADS_1


Skip sampai sini ya!!! Jangan lupa Like,Vote dan Koment๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š


__ADS_2