
Afnan, Zaki,Lestari,Daniar,Rara, Nabila, Ashinta,Nisha dan Mama Indira sedang makan malam di ruang makan. Mereka mengkhawatirkan Fabian yang tak kunjung pulang. Padahal hari sudah mulai gelap.
" Daniar... si Januar kemana dulu sih? Tumben dia pulang telat enggak kasih tau Mama dulu? Tanya Bu Indira yang khawatir dengan Fabian.
" tadi kalau enggak salah, survei tempat dulu ma. Buat kerja kelompok. Tapinya kok lama ya??" Tanya Daniar yang keheranan.
" Hai semuanya," Sahut Fabian yang datang bersama Rizky dan Danar
" Januar? Kamu kemana dulu? Survei tempatnya dimana emang? Kok bisa lama sih?" Tanya Mama Indira.
" di belakang komplek, Di dekat rumahnya Rian. Cuman tadi kita bertiga mau mampir dulu juga kagok. Udah mau malam. Lagipula, Lulu baru hari pertama tinggal disana." Gumam Fabian.
" Oh yaudah, Kamu namanya siapa?" Tanya Mama Indira. " saya Danar ma.." Ucap Danar. " bukan kamu, yang mama maksud dia." Sahut Mama Indira.
" Oh saya Rizky ma, mau main dulu kesini. Lagian mama sama papa ada di luar kota." Ucap Rizky. " oh yaudah, kalian berdua ikut makan disini." Ucap Mama Indira.
" Baik Ma.." Ucap Rizky dan Danar. Keduanya langsung mengambil piring dan mengambil nasi di dalam baskom.
" Kamu juga Makan Fabian." Seru Mama Indira. " baik Mama..." Fabian dan dua temannya makan dengan lahap. Setelah makan, Fabian membisikan sesuatu pada Daniar.
" Nanti ke kamar ya... ada hal yang mau Aku omongin." Ucap Fabian.
***************************
Setelah selesai makan, Daniar menemui Fabian yang sudah menunggu di kamarnya bersama Dua Kawannya.
__ADS_1
" Ada apa?" Tanya Daniar.
" Soal besok, Fabian udah nemuin tempat yang pas untuk kerja kelompok." Ujar Fabian.
" wah...bagus tuh...dimana?" Tanya Daniar yang penasaran.
" Di belakang komplek, ada sebuah rumah tua. Kita bisa kesana." Ucap Fabian.
" rumah tua? Ngapain? Tempatnya kan angker." Gumam Daniar.
" Iya, kita tau. Tadi kita nemuin cewek yang kurang lebih wujudnya seperti ini, sebentar!! " Ucap Rizky yang berusaha menggambarkan sosok itu.
" Nah ini, kenal enggak?" Tanya Fabian yang menunjukan sosok itu.
" Kalau enggak salah, di kelas sebelah ada yang namanya Annete. Mungkin saja itu dia, atau sosok yang kalian cari." Jawab Daniar.
🔴 Tiba tiba sikap Daniar mendadak menjadi berbeda tidak seperti biasa
" Niar? Daniar?" Tidak ada jawaban. Fabian mencoba komunikasi dengan sosok yang masuk kedalam tubuh Daniar.
" Permisi.... siapa nama kamu?" Tanya Danar yang mencoba komunikasi dan Rizky yang mencoba menggambarkan secara rinci wajah gadis yang ada di dalam tubuh Daniar.
" Zara." Sahut Daniar.
" oh Zara... kamu ngapain disini?" Tanya Danar.
__ADS_1
" Kan dia yang bawa aku kesini.." Gumam Daniar. " eh lu gimana sih? Lu yang bawa, lu enggak tanggung jawab." Gumam Danar.
Sosok Zara tersenyum saat menatap wajah tampan Rizky.
" Eh jangan menatapku seperti itu dong!! Jadi Malu!!" Gumam Rizky.
" Idih geer." Gumam sosok Zara dalam tubuh Daniar itu.
" Eh kenalkan saya Fabian Andromeda Januar, panggil saja Januar. Saya anak paling ganteng di kota ini. Saya juga biasa membantu mahluk seperti kamu menuntun ke jalan yang terang menuju alam keabadian." Ujar Fabian.
" terus?" Tanya Sosok Zara itu.
" ya kamu ada masalah apa hingga kamu tersendat jalannya menuju alam keabadiam itu?" Tanya Danar yang duduk diantara Fabian dan Rizky.
" Oh aku itu dulunya sakit parah. Kakak aku namanya Annete berpisah denganku saat masih berumur sepuluh tahun. Saat itu aku tinggal di panti Asuhan yang sebenarnya hanya menyisakan aku dan kakaku Annete. Dua tahun kemudian, aku berumur dua belas tahun dan masih kelas dua SMP. Dan kakakku sudah ada yang adopsi dari kota M. Satu waktu, aku yang sedang sakit memaksakan untuk sekolah. Sepulang sekolah aku tidak sengaja bertemu dengan kakaku. Dia banyak berubah, rambutnya diwarnai, dia lebih dewasa. Sedangkan aku? Masih terlihat kekanakan. Saat aku memeluknya kala itu. Dia mendorongku dan mengatakan aku bukan adiknya. Disitu aku merasakan sakit hati. Aku pulang ke panti Asuhan dan sakitku semakin parah dan akhirnya, semja penderitaanku berakhir dan aku sudah tidak sakit lagi. Tinggal aku mencari kakakku." Gumam sosok zara itu.
" oke... kita sudah tahu orangnya. Sekarang kamu pulang saja dan nanti kita akan bantu." Sosok Zara itu keluar dan Daniar menangis histeris.
" jahat ya si Annete." Gumam Daniar. " tenang... besok kita bisa ungkap sama sama. Rizky,Danar kalian mau pulang atau menginap?" Tanya Fabian.
" Kalau gua sih menginap saja. Lagian adik gue si Viorenza sama Syifa lagi menginap di rumah nenek gua." Gumam Rizky.
" yaudah...gua pulang ya.." Ucap Danar. " oke.. jangan lupa nanti beritahu andi untuk memerintahkan Annete temui gua di bawah pohon Matoa dekat kantin." Pinta Fabian.
" siappp!!!" Ucap Danar.
__ADS_1
Waw part horor ada lagi nih, tapi ini bukan genre utama ya..... genre utama tetap Teen,Romantis dan komedi.