
Lulu sengaja keluar rumah untuk membeli sayuran di tukang sayur keliling yang sedang mangkal didepan rumah Fabian. Kali ini dia benar benar sudah seperti seorang ibu, yang pagi pagi membeli sayuran untuk makan Fabian dan Ashinta.
" mang Ada bahan untuk membuat sop tidak?" Tanya Lulu pada mamang penjual sayuran itu.
" Ada bu, sebentar ya..." Ucap tukang sayur itu.
" Eh bu Sherly, tau enggak... anak ini udah hamil diluar nikah... tidur di hotel segala lagi sama laki laki." Ucap Bu Tina yang merupakan wanita paling sering menggosip di komplek itu.
" Iya ya bu, kok dia tinggal disini ya??" Tanya Bu Ika.
" Eh apa enggak malu?" Tanya Bu Tina.
Lulu hanya diam sambil menunggu sayuran pesanannya selesai diambilkan oleh Tukang sayur itu.
" ini nih anak anak zaman sekarang, dibilanginnya malah diam saja." Ucap Bu Tina.
" ini bu pesanannya... jadi tiga puluh ribu saja." Ucap Tukang sayur itu.
" oke... ini mang uangnya, makasih ya." Ucap Lulu.
" ibu ibu tau darimana saya tidur di hotel hah?" Tanya Lulu yang sedikit emosi.
" Eh ini kamu Kan? Kamu kan? Hayo jangan coba coba mengelak ya!!" Ucap Bu Tina.
__ADS_1
" hah??" Lulu terdiam sejenak. Beberapa meter dari tempatnya berdiri, Rakha datang membawa bubur yang ia beli di pinggir jalan tadi.
" itu kan Lulu? Dia lagi diapain ya sama ibu ibu itu?" Tanya Rakha hati hati.
" lebih baik gua kesana sebelum terlambat." Ucap Rakha yang menancapkan gas motornya dengan kecepatan tinggi.
" Heh ibu dapat foto saya darimana?" Tanya Lulu lagi.
" Kan saya, Bu Tina sama Bu Ika yang foto kamu lagi keluar berdua sama laki laki di hotel." Ucap Bu Sherly sambil tertawa puas.
" Lulu? Kamu kenapa?" Tanya Rakha.
" oh ini laki laki yang dari hotel sama kamu itu hah?" Tanya Bu Tina.
" Apa sih? Dasar enggak jelas," Ucap Rakha.
" ada didalam... ayo masuk... aku capek hidup sama manusia manusia br*ngs*k kayak begini." Ucap Lulu. Iya... ayo kedalam." Ucap Rakha.
*******
"Hiks...hiks..hiks.."
" udah dong Lulu, kamu jangan banyak pikiran seperti ini. Biarkan saja orang orang seperti itu." Ucap Rakha.
__ADS_1
" Lulu kenapa?" Tanya Elsa dan Fabian.
" dia diomongin sama tetangga Fab." Ucap Rakha.
" hah? Ya sudah... sayurannya kasih ke Elsa aja.. biar nanti dia atau Ashinta yang masak. Lulu biar istirahat saja dulu." Ucap Fabian.
" yaudah...gua bawa dia ke kamar ya!!" Ucap Rakha yang menggendong Lulu..
" Sudah kamu istirahat saja dulu... jangan pikirkan hal itu pikirkan saja kesehatanmu ya.. sekarang kamu sarapan dulu. Saya udah belikan kamu bubur di pinggir jalan. Kamu makan ya.." Ucap Rakha.
" buka mulutnya!!!" Ucap Rakha.
" pesawat mau masuk garasi... siuwwww" Ucap Rakha yang membuat Lulu tertawa kembali.
" nah pintar.." Ucap Rakha sambil mengusap kening Lulu.
" lagi enggak makannya?" Tanya Rakha.
" enggak deh cukup, makasih ya Rakha." Ucap Lulu.
" sama sama." Ucap Rakha.
" Rakha, maaf bukannya gua mau mengusir, tapi gua sama Elsa mau undangan dulu ke acara nikahannya kakak kelas. Gua ga mau ngasih enak ke elu diam disini dengan dua cewek yang ada di rumah ini." Ujar Fabian.
__ADS_1
" oke... Lulu saya pamit dulu ya!! Dahh.." Ucap Rakha sambil mencium kening Lulu.
*Mohon maaf kalau ada salah salah kata, untuk Kritik dan Saran silahkan di kolom komentar. Saran kalian sangat membantu untuk saya agar terus bisa berkarya dan menghibur kalian semua*