
Teman teman Fabian sudah pulang semua, mereka memilih pulang karena di rumah Fabian ada Mama dan sepupunya Fabian. Maka dari itu mereka semua memilih pulang.
" Bro kita semua pulang ya!!!" Ucap Andi,Wisnu,Rakha dan Danar.
" iya bro, hati hati dijalan." Ucap Fabian yang berdiri di teras rumahnya.
" mari bro." Andi dan kawan kawan lainnya pun pergi meninggalkan Fabian yang merapikan barang barang di depan rumahnya.
Setelah merapikan semuanya, Fabian yang kelelahan tertidur di sofa depan TV.
" Hihihihihihi"
sesosok Kuntilanak muncul dari belakang sofa, dan memegang kaki Fabian.
"Preeeettt!!!!" Sebuah gas beracun keluar dari bagian bawah tubuh Fabian.
" Bau Beg*" Ucap Kuntilanak itu.
"Whoammm!!! Sialan kau!! Gua lagi mimpi jalan sama Elsa aja jadi ambyar deh!!" Ucap Fabian yang kesal dengan kuntilanak menyebalkan itu.
" lu ngapain sih kesini?" Tanya Fabian.
__ADS_1
" Yang Jualan Skincare dimana ya?? Sama lowongan kerja yang bagus??" Tanya Kuntilanak itu.
" Ari maneh rek jadi naon? Nanyakeun Skincare jeung Lowongan??" Tanya Fabian.
" aku pengen kerja, gabut aing jadi kunti." Ucap Kuntilanak itu.
" Emang kerja jadi kunti kagak cukup?" Tanya Fabian. " kasep, urang teh hantu beneran, lain badut sirkus." Gumam Kuntilanak itu.
" gua gini karena kurang tidur, lagipula ada lowongan jadi SPG Toko alat alat kematian mungkin lu cocok." Ucap Fabian.
" oke makasih." Kuntilanak itu menghilang seketika menghilang.
"Dasar setan kredit, kagak tau diri." Batin Fabian. Ia pun melanjutkan tidurnya.
" Kamu semalam marah sama siapa?" Tanya Lulu yang menyiapkan sarapan untuk Fabian. " biasa, sama mahluk Dimensi sebelah." Gumam Fabian.
" si Kunti gila itu?" Tanya Lulu. " hah? Kok kamu tua, eh tau sih?" Tanya Fabian yang duduk di meja makan. " iya, kayanya beberapa bulan ini aku didatangi kunti karena aku sedang hamil ya??" Tanya Lulu yang penasaran.
" kayaknya, soalnya hantu model gituan sering ganggu wanita yang sedang hamil." Ucap Fabian yang memakan sarapannya.
" dulu aku pas masih d jepang pernah mendengar hantu Sadako, dimana salah satu ciri fisiknya mirip sama kuntilanak." Ucap Daniar.
__ADS_1
" kayaknya.... ayo kita berangkat, kok malah bahas kunti sialan itu?" Tanya Fabian yang mengambil tas miliknya.
" iya sih, ayo berangkat." Ucap Daniar yang juga mengambil tas miliknya.
" Mama.... Fabian sama Daniar berangkat sekolah dulu ya!!!" Ucap Fabian yang cium tangan mama nya. " iya hati hati dijalan ya!!" Ucap Bu Indira.
" Iya, Lulu.... Fabian sama Daniar berangkat sekolah dulu ya.. kamu jangan terlalu capek. Kamu harus m
Menjaga kesehatanmu." Ucap Fabian.
Lulu memeluk Fabian dengan erat. Ia menangis dengan kencang. " iya.. hati hati dijalan." Ucap Lulu. Fabian pun mencium kening Lulu yang membuat lulu semakin menangis.
" sudahlah fab, kamu berangkat saja." Pinta Bu Indira. Fabian dan Daniar pun pergi berangkat sekolah.
...****************...
" Tok..tok..tok.."
"Elsa!!" panggil Fabian dari luar rumah.
" Eh kamu sudah datang, mau bareng sama aku? lalu bagaimana dengan Tasya?" tanya Elsa pada Fabian. " yaudah, aku bisa kok naik angkot. nanti kita ketemuan di sekolah." ucap Tasya.
__ADS_1
" kamu yakin bakalan naik angkot?" tanya Elsa yang meyakinkan Tasya. " yakin, yaudah kamu cepetan naik ke motornya Fabian. nanti kita bisa terlambat." ucap Tasya.
" Yaudah ayo Fabian, kita berangkat." ucap Elsa. yang sudah duduk di jok belakang Fabian pun menancapkan gas motornya ke Sekolahnya.