5 Manusia Tampan

5 Manusia Tampan
Elsa & Fabian bersatu


__ADS_3

Jam menunjukan setengah tiga pagi. " aduh.... pengen pipis lagi.." Elsa turun dari sofa dan secara tak sengaja melihat sesosok pocong sedang nongkrong di dekat tangga.


" woy...Shroud Man, sedang apa disitu? Menunggu Gajian bukan?" Tanya Elsa pada pocong yang nampak bergeming.


" Apaan sih ribut ribut?" Tanya Fabian yang terbangun. " tuh si Shroud Man alias om Poci bin Pocong lagi nunggu gajian cair dari kamu Fab! Ujar Elsa.


" Gajian? Enak aja lu pocong, kerja aja enggak. Main minta gajian aja." Gumam Fabian yang berusaha mengumpulkan nyawanya.


" Saha nu arek menta gajian? Urang kadieu rek promosi keripik sampeu, jeung Seblak Seuhah Instant." Gumam Pocong itu.


" aduh naon dei ieu???" Tanya Fabian yang kebingungan dengan setiap sosok hantu yang datang ke rumahnya. Ada yang nawarin Skincare, jasa cuci motor, Jual alat elektronik dan Jual Emas.


" seblaknya berapaan emang?" Tanya Elsa yang sudah memegang sapu dan siap memukul pocong itu. " Murah kok... cuman 80 juta aja." Ucap Pocong itu.


" What? Murah bapak kau!! Segitu mah bisa buat beli mobil dua macam." Gumam Elsa.


" heh emang cara makan seblaknya gimana?" Tanya Fabian.


" Di putar, dijilat, dicelupin." Gumam setan sengklek itu.

__ADS_1


" itu biskuit beg*" Gumam Fabian.


" heh manusia tampan sinting, asal lu tau aja 7 dari sepuluh anak indonesia kekurangan piknik, cuman dianggap teman, kandas di tengah jalan dan dekat tapi tidak jadian." Gumam setan sengklek itu.


" Lah malah curhat." Gumam Elsa.


" makanya, anda kurang piknik? Dekat tapi tidak jadian? Kandas ditengah jalan? Cuman dianggap teman? Saya punya solusinya... poci travel siap menemani piknik anda." Gumam pocong itu.


"Brakkkkk"


Elsa dan Fabian melemparkan bantal secara bersamaan ke pocong itu. Lalu mahluk stress itu menghilang Fabian dan Elsa melanjutkan aktivitas masing masing.


******


" iya, makin sini ada aja setan sengkleknya. Bukan buat nakutin, tapi pada jualan. Ada yang nawarin jasa cuci motor, jual emas, jual keripik, jualan Skincare, sama jual alat elektronik. Ahhh bisa gila gua!!" Gumam Fabian.


" sabar...bentar lagi gajian!!" Ujar Ashinta.


" Ini Ujian anak kecil" Teriak Fabian.

__ADS_1


" jangan panggil aku anak kecil kakak." Ucap Ashinta.


" namaku Shinta...namaku adalah Shinta." Ucap Ashinta sambil berdiri diatas kursi.


" Udah Ashinta...jangan marah...nanti cepat tua!! Ucap Lulu yang menenangkan Ashinta.


" emang udah tua dia." Rara ikut membuat Ashinta naik darah.


" Rara!!!! Jangan sampai perang dunia ke 5 terjadi karena kamu dan kak Fabian!!!!" Teriak Ashinta yang benar benar sudah marah tingkat akut.


" udah dong Ashinta!!! Kakak kamu kan dari dia bayi emang udah nyebelin. Aku aja sabar temenan sama dia selama delapan tahun." Ucap Lulu yang berusaha menenangkan Ashinta.


" iya... akh jadi enggak nafsu makan lagi deh." Gumam Ashinta.


" kan emang udah habis sayang." Gumam Fabian yang menunjuk piring Ashinta yang sudah bersih. " ah? Udah ah aku mau ke kamar. Kesel sama kak Fabian." Ucap Ashinta yang pergi dari ruang makan. Semuanya hanya terdiam.


" idih baperan." Gumam Fabian yang meneruskan makan di meja makan.


" udah Fabian, jangan bikin adik kamu semakin kesal sama kamu." ucap Lulu. Elsa dan Tasya juga ikut mengangguk mengiyakan ucapan Lulu.

__ADS_1


" iya " Jawab Fabian.


yuk dukung novel ini dengan like,Vote, dan Coment sebanyak banyaknya...promosi juga boleh kok😊😊😊


__ADS_2