
Mendengar suara desitan motor di depan rumahnya, Elsa segera mengintip dari kaca kamarnya yang tepat menghadap ke halaman rumahnya, ternyata benar itu adalah Fabian, laki laki yang memang sejak tadi dia tunggu.
" Nah, datang juga. Udah cantik belum sih? Yaudahlah semoga saja tampilanku ini mampu menarik perhatiannya." Gumam Elsa yang keluar dari kamarnya dan pergi menuju teras depan rumahnya untuk menemui Fabian yang datang bersama Aji.
" Lu ngapain bawa gua kesini sih? Kan yang mau pacaran elu, kenapa gua juga harus ikut sih? Lu tau sendiri kan? Gua itu jomblo?" Ujar Aji yang bergumam di depan Fabian. Namun, Fabian diam seribu bahasa membuat Aji naik darah.
" Woy!! Gua ngomong dari tadi enggak di denger?" Tanya Aji.
" Hai," Sapa Elsa.
" Hai juga, cantik sekali? Udah make up segala, mau kemana sih?" Tanya Fabian yang menatap gadis mungil yang mengenakan piyama dan kupluk berwarna merah di depannya itu.
" Gusti nu Agung, kudu Sabar ieu mah. Mana Aing teh jomblo." Batin Aji.
" Yah, kirain kamu mau ajak jalan jalan gitu? Emangnya enggak bakalan jalan?" Tanya Elsa dengan wajah cemberut.
" hmm... ngambek ya!! Nih Saya udah beliin kamu Es Krim,Martabak sama Es Buah." Ujar Fabian.
" wah... banyak sekali!! Makanan sebanyak ini siapa juga yang mau makan?" Tanya Elsa.
" Yaudah, Martabaknya sebagian buat mama sama kakak kamu. Sisanya buat saya sama Ajudan saya." Ucap Fabian.
" Makasih ya Fab, Gua merasa jadi terhormat kalau begini." Ucap Aji yang menepuk bahu Fabian. " iya sama sama, lu kalau gabut ngobrol aja sama kakaknya Elsa, siapa tau cocok." Ucap Fabian.
" yaudah kalau begitu aku kedalam dulu ya!!" Ucap Elsa. " iya Silakan." Elsa pun berjalan masuk kedalam rumahnya.
" Martabak dari siapa itu dek?" Tanya Alina dan Nadya, kakak Elsa.
" dari....... hmmm.... malu bilangnya." Ucap Elsa.
" oh si itu kali Alina, Nadya... pacarnya di Elsa." Ucap Bu Fatimah.
__ADS_1
" oh mana dek? Kakak pengen kenal sama dia, kakak enggak nyangka kamu bisa pacaran juga dek." Gumam Alina, yang sedang memegang anaknya yang berumur satu tahun lima bulan.
" Di luar." Jawab Elsa.
" Yaudah... mama sama kakak temuin dia dulu. Martabaknya ke piring kan saja dulu." Ucap Bu Fatimah.
" oke.." Ucap Elsa.
_______________________________________
" Hai, silakan duduk Mas." Ucap Alina dengan ramah.
" oh iya, terimakasih. Akhirnya bisa duduk juga dari tadi berdiri terus. Benar begitu kan Aji?" Tanya Fabian pada Aji yang duduk di sebelahnya.
" Woiya jelas." Jawab Aji
" diantara kalian yang pacarnya Elsa mana ya??" Tanya Alina.
" Ganteng kan pacarnya Elsa? Dia itu Blasteran Jerman,Norwegia dan Indonesia Lho." Ucap Bu Fatimah pada Alina dan Nadya.
" ini Martabaknya.." Ucap Elsa dengan ramah.
" oke.." Ucap Fabian.
" sini duduk di pangkuan Mama Elsa," Ucap Bu Fatimah yang menarik tangan Elsa agar duduk di pangkuannya. " mama apa apaan sih? Aku malu tau ma!!" Gumam Elsa yang menutup wajahnya.
" Rumah kamu dimana mas?" Tanya Nadya pada Fabian yang sedang memakan martabak itu. Fabian menjawab
" oh di komplek sebelah kak, Jalan Mangga No 6 Kota X." Jawab Fabian.
" Wah keren kamu Elsa, bisa deket sama cowok cowok ganteng kayak begini." Ucap Alina.
__ADS_1
" Kamu mau tau enggak Elsa kecil kayak gimana?" Tanya Bu Fatimah.
" kayak gimana itu mah?" Tanya Fabian.
" Elsa kecil itu anaknya emang agak introvert gitu sih. Jarang bawa temen temennya ke rumahnya, dia ulangtahun aja enggak mau mengundang temen temennya." Ucap Bu Fatimah.
" benarkah?" Tanya Fabian.
" iya, sampai sekarang saja dia masih agak ke kanak kanakan gitu. Kalau mama kesini suka agak manja begitu. Tidur aja suka pengen di temenin, suka pengen di timang timang dulu." Ucap Bu Fatimah.
" mama... ih aku Malu!!!" Teriak Elsa yang cemberut ke Mama nya.
" gapapa Elsa, biar dia enggak kaget." Ucap Bu Fatimah.
" Dreettt!!!"
" Aduh punya adik menganggu aja!!!" Ucap Fabian.
" halo? Ada apa Ashinta?" Tanya Fabian. " ini kak, si Lestari Pingsan. Untung sekarang udah dibawa ke kamar sama Bang Rian. Terus tadi bang Saka ketemu sama Tasya, sekarang lagi di rumah sakit." Ucap Ashinta.
" iya, kakak sama bang Aji pulang sekarang." Ucap Fabian.
" kenapa?" Tanya Bu Fatimah.
" adik saya pingsan ma," Jawab Fabian.
" uu kasihan sekali... yaudah kalau mau pulang silahkan." Ucap Bu Fatimah.
" baik ma, kalau begitu saya pamit ya. Elsa, kakak pamit dulu ya.." Ucap Fabian dengan ramah.
" iya... hati hati dijalan." Ucap Elsa. Fabian dan Aji pun pergi meninggalkan rumah Elsa.
__ADS_1