
Kringgg!!!!!!!
Bel pulang sekolah berbunyi, Fabian dan kawan kawannya berjalan menuju parkiran sekolah untuk mengambil motor mereka masing masing. Sedangkan Andi, Wisnu dan Brian menumpang di Mobil Danar karena motor mereka rusak parah akibat kecelakaan.
" Kak Januar!!!" Ucap Elsa yang datang bersama Ashinta dan Tasya.
" iya, kamu naik angkot saja ya sama Ashinta dan Tasya. Biar kamu enggak beda sendiri." Ucap Fabian yang mengeluarkan motornya di parkiran.
" yah baru aja aku mau bilang kalau aku mau naik angkot sama Ashinta dan Tasya. Kok Kak Januar bisa tau sih?" Tanya Elsa yang nampak manyun.
" Iya, kan Kak Januar punya kemampuan khusus. Eh yaudah nih uang untuk ongkosnya." Fabian memberikan uang lima puluh ribuan pada Elsa.
" Iya... makasih. Ayo Tasya, Ashinta. Kita pulang naik angkot. Tuh mumpung ada angkot yang kosong." Ucap Elsa yang memanggil dua temannya itu.
" iya ayo. Kakak aku duluan ya.." Ucap Ashinta,Elsa dan Tasya yang menaiki sebuah angkot. Fabian pun pulang bersama Danar yang menggunakan mobil pribadi miliknya.
Setelah sampai rumahnya, Fabian menyimpan motornya di teras rumah. Lalu ia di sambut oleh Lestari yang membawakannya segelas air minum.
" Kakak, ini minum dulu." Ucap Lestari yang memberikan segelas air minum pada kakaknya yang baru saja pulang sekolah itu.
" terimakasih. Ayo kita masuk ke dalam." Ucap Fabian yang berjalan masuk ke dalam rumah bersama Lestari. " hai, tunggu!!!" Ashinta datang menghampiri adik dan kakaknya itu.
" Iya ayo sekalian masuk ke dalam rumah." Fabian merangkul dua adik kembarnya yang sangat cantik itu.
" Aku pulang Mama..." Ucap Fabian yang memasuki areal rumahnya.
__ADS_1
" hai, kamu udah pulang Fab?" Tanya Lulu yang melepaskan dasi sekolah milik Fabian dan Fabian pun memberikan jas almamater miliknya pada Lulu untuk di cuci.
" ganti baju, terus nanti bajunya simpan di mesin cuci ya." Ucap Lulu.
" iya.." Ucap Fabian yang berjalan ke lantai atas rumahnya. Ia masuk ke kamarnya lalu melepas semua pakaian seragamnya. Ia pun memakai baju berwarna merah dan celana Levis berwarna biru. Ia pun berjalan menuju ruang bawah untuk menyimpan pakaiannya di mesin cuci.
Setelah memasukan Semua pakaiannya ke Mesin Cuci, lalu ia kembali ke kamarnya untuk istirahat sejenak.
" ahh ngantuk...tidur ahh.." gumam Fabian yang berbaring di tempat tidurnya. Tak butuh waktu lama, dia pun tertidur.
*********************
" Mang Ojek." Ucap Nisha, seorang gadis berkacamata yang merupakan teman Fabian sejak SMP.
" oke saya sudah naik mang." Ucap Nisha yang sudah berada di atas motor itu.
" oke neng, kita jalan ya!!!" Ucap Mang Saep yang menancapkan gas motornya.
" Mang Tau alamat ini enggak?" Tanya Nisha yang menunjukan kertas alamat itu.
" oh ini mah udah artis neng. Satu kota juga kenal sama dia. Dia punya Channel namanya geng Gesrek." Jawab Mang Saep.
" oh begitu, berapa lama lagi kita akan sampai?" Tanya Nisha.
" nah ini dia rumahnya neng." Jawab Mang Saep.
__ADS_1
" ini uangnya mang, makasih. " Ucap Nisha yang memberi uang seratus ribuan pada Mang Saep, tukang ojek yang terkenal mirip dengan Arya Saloka.
" Eh ini enggak salah neng, sebentar ini kembaliannya." Ucap Mang Saep. Ia pun mengeluarkan dua lembar uang besaran dua puluh ribu dan satu lembar uang Lima puluh ribu
" ini neng." Ucap Mang Saep.
"Makasih mang." Ucap Nisha.
" sama sama. Saya pamit dulu ya.." Ucap Mang Saep.
" iya mang." Nisha pun masuk ke dalam teras rumah Fabian.
" tok.....tok...tok.."
" iya ada apa? Mau ketemu siapa?" Tanya Ashinta yang membuka pintu. Nisha tersenyum lalu ia berkata :
" Fabiannya ada?" Tanya Nisha.
" mau apa?" Tanya Ashinta.
" mau ketemu sama dia, plis ijinin dong." Pinta Nisha dengan Nada Memohon.
" yaudah silakan masuk. Kita bicarakan lagi di dalam." Ucap Ashinta. " baik... terimakasih ya.." Ucap Nisha yang merasa lega.
Yuk Bantu Novel ini dengan Like, Vote lalu koment ya....
__ADS_1