5 Manusia Tampan

5 Manusia Tampan
Lima Manusia Tampan : Daniar Tiba di Rumah Fabian


__ADS_3

Setibanya di rumah, Daniar turun dari motor Fabian. Ia di bantu oleh Fabian untuk berjalan ke dalam rumah karena kondisinya masih lemas dan trauma atas kejadian yang sudah terjadi. Ia masuk ke dalam rumah dan menemui Lulu yang sedang bermain bersama anaknya.


" Cilukk!!! Baaaaa!!!!!!" Ucap Lulu yang bermain bersama Lala. Walaupun dia adalah anak adopsi, tapi dia sangat nyaman hidup bersama Lulu dan dia sangat menggemaskan.


" Daniar? Kamu kenapa?" Tanya Lulu yang menggendong Lala dan menemui Daniar yang di gendong ke kamar.


" Kamu bisa kan ganti baju sendiri?"tanya Fabian yang membaringkan Daniar di tempat tidur.


" bisa Fab. Kamu keluar dulu..." Ucap Daniar.


" iya." Jawab Fabian.


" Fabian... dia kenapa?" Tanya Lulu yang penasaran. Fabian menarik Lulu keluar kamar dan berkata.


" Dia gagal menikah dan hampir saja dinikahkan secara paksa oleh teman papa nya yang menagih hutang." Jawab Fabian.


" Jadi itu beda kejadian?" Tanya Lulu.


" yap... " Jawab Fabian.


" yang pas si Danar dan Andi kecelakaan ya itu bersamaan saat Daniar gagal menikah yang pertama. Kalau yang ini tadi pagi dia hampir diculik untuk dinikahi." Jawab Fabian.


" Ish... kasihan sekali..." Ucap Lulu yang merasa miris.

__ADS_1


" iya... mungkin agar menjadi pelajaran baginya agar nanti dia sekolah dulu yang benar. Setelah itu lalu pikirkan masa depan, salah satunya menikah." Ujar Fabian.


" baik... kalau begitu aku main lagi sama Lala." Ucap lulu.


" iya." Jawab Fabian.


Lulu pun kembali pergi bersama Lala, sedangkan Fabian masih menunggu Daniar.


" udah beres belum Niar?" Tanya Fabian.


" udah... masuk saja.." Ucap Daniar.


Fabian masuk dan melihat Daniar sudah mengenakan baju kaos berwarna pink dan Celana panjang berwarna biru.


" yaudah...kamu istirahat dulu... kamu udah makan belum?" Tanya Fabian.


" yaudah... sebentar...Fabian ambilkan makanan dulu." Ucap Fabian yang pergi ke dapur.


Setelah mengambil sop dari panci, Fabian segera kembali ke kamar dan memberikan makanan itu pada Daniar.


" Nih... kamu bisa makan sendiri kan?" Tanya Fabian.


" hmm... bisa.." jawab Daniar.

__ADS_1


" yaudah kalau begitu Fabian pergi dulu... kamu makan sendiri...sambil pejamkan mata dan bayangin aja kamu lagi makan di pinggir pantai..dengan deburan ombak yang pelan...dan kamu duduk di bawah pohon kelapa dan hanya ada kamu saja disana...dan ada suara burung burung yang bernyanyi yang membuatmu sedikit tenang." Ucap Fabian.


" Baik..." Ucap Daniar yang mengikuti arahan dari Fabian sedangkan Fabian pergi keluar untuk menemui Rian,Saka dan Aji.


__________________________________________


" Rian.... Battle main Playstation sepakbola yuk!!" Sahut Fabian yang datang dari lantai atas. " Boleh.. siapa berani?" Tanya Rian.


" siapa takut kali om!!!" Sahut Aji.


" itu maksud gua sompl*k" Ucap Rian.


" iya udah, ayo kita main." Seru Fabian.


" nah... ayo oper.... gooollll!!! Lu mainnya Noob Fab!!" Ujar Rian dengan nada sinis.


" sombong amat lu!!!" Gumam Fabian.


" tenang Fab, baru saja Sekali." Ucap Saka dan Aji yang hanya menjadi penonton.


" iya ayo lanjutin lagi." Ucap Fabian.


" ayo.." satu setengah jam kedua anak itu bermain playstation dan karena kalah, Fabian memilih tidur. " idih yang kalah mah malah tidur, yaudah Aji lanjutin aja main Playstationnya." Ucap Saka.

__ADS_1


" oke." Ucap Aji.


Rian dan Aji melanjutkan bermain playstation itu, sedangkan Fabian memilih tidur karena dia kalau bermain playstation.


__ADS_2