
Flasback
Hari ini adalah hari pertama Laras menjadi istri Tuan Ashraf. Seperti istri pada umumnya, dia melakukan masak perdana untuk suaminya. Setelah selesai masak, dia duduk diantara suaminya dan mertuanya.
" Nih mah, pah, Mas. Cobain masakan aku." Ucap Laras. Suami dan mertuanya pun memakan hasil masakannya itu dan ternyata enak.
" hmmm.... enak... kamu hebat memasak juga ternyata." Ucap Tuan Ashraf dengan nada bahagia. Laras hanya tersenyum sinis saat mendengarkan Suaminya memuji masakan buatannya.
" Jangan tidur bersama dia!!!"
Ujar seorang pria berkaus merah, bercelana levis biru dengan tatapan kosong dan nada dingin.
Tuan Ashraf menatap pria itu yang ternyata adalah arwah mas Gilang, rekan bisnis yang dia bunuh.
" aaahhhh hantu!!!!" Teriak Tuan Ashraf, Mama dan papa nya pun ikut teriak atas kehadiran hantu itu. Mereka berlari ke ruangan tengah, sedangkan Laras asyik memakan di meja makan.
" Laras!! Ada hantu!!!" Teriak Tuan Ashraf.
" hah? Hantu? Oh kamu rupanya. Kenapa kamu kesini? Mau makan?" Tanya Laras. Hantu itu mengangguk. "Oh yaudah, nih... ada jengkol,petai, dan sop kuah kering." Ucap laras.
" sialan!!! Kok jadi makan berdua sih? Romantis lagi." Gumam Hantu itu.
__ADS_1
" sebenarnya saya kesini mau menawarkan jasa cuci motor." Ucap Hantu mas Gilang. " lah... ke si Udin saja ( maksudnya Fabian yang namanya disamarkan.)" Gumam Laras.
" yaudah makasih... nih makanannya udah habis. Saya pergi ya!!" Seketika hantu itu menghilang.
" Laras? Kamu gila ya? Kok hantu itu kamu kasih makan dan makan berdua di rumah ini?" Tanya Tuan Ashraf yang kesal.
" aku pun tak taulahhh..... gara gara makan odading aku jadi beginiiii..." Ucap Laras sambil berjoget di depan Tuan Ashraf.
" dasar anak tidak Waras.. Ashraf mama minta kamu cari istri yang lain dan jangan pernah tidur sekamar dengan anak stress ini!!" Ucap mama nya dengan nada kesal.
" iya ma.... dia tidak akan aku gauli." Ucap Tuan Ashraf. Laras hanya santai melanjutkan makan siangnya.
" Mandilah sayang, kalau enggak mandi nanti body kamu lumutan. Sama kayak gua, udah kelamaan jomblo akhirnya lumutan." Ucap Fabian sambil mencuci motor miliknya.
" Lah lu lagi cuci motor rupanya. Gua cari lu sampai ke seribu pulau ternyata lu disini lagi mencuci motor lu." Gumam Andi yang datang ke rumah Fabian.
" lu sendiri? Tiga lagi kemana?" Tanya Fabian.
" Tiga lagi sedang bertugas." Gumam Andi.
" yaudah.... gantiin gua cuci motor dong!!" Gumam Fabian.
__ADS_1
" ya elah, gua kesini mau curhat sama lu. Eh lu nya malah nyuruh cuci motor." Gumam Andi.
" gapapa... lu duit dapet... motivasi dapet. Curhat soal apa? Orangtua lu?" Tanya Fabian.
" iya.... biasa.. mama gua ketahuan jalan sama pria asing sama papa gua. Ya gua sih gak mau ikut campur, gua maunya es campur." Ucap Andi.
" Eh bro!!! Beliin Es Campur!!!" Perintah Fabian pada Arwah Gilang.
" Buset... Aing nawaran jasa cuci motor. Malah dititah meser Es Campur." Gumam Arwah hantu Gilang.
" cepetan!!! Sebelum gua potong gaji lu!!!" Hantu itu pergi membelikan Fabian Es Campur.
" Jadi Gini Andi, Keputusan lu sangatlah tepat. Meninggalkan orangtua lu karena itu urusan orangtua lu. Tapi jika nanti ada pihak yang membutuhkan Bantuan lu, ya lu harus turun gunung." Ucap Fabian.
" oke Fab." Ucap Andi.
" lu boleh kok tinggal disini sementara waktu." Ucap Fabian.
" makasih banyak Fab. Soal cuci motor ini? Lu enggak usah bayar. Cukup dengan es campur saja." Ucap Andi.
" oke." Ucap Fabian.
__ADS_1