
Bu Rita terus memandangi Laras yang sedang tertidur lelap. Ia merasa Laras seperti anaknya yang hilang beberapa tahun lalu, yang ternyata dugannya benar. Laras adalah anaknya yang hilang itu.
" aku seperti mengenal anak ini, tapi siapa ya???" Tanya ibu itu.
" Nak, bangunlah!! Ibu ingin bicara sebentar!!" Ucap Bu Rita. Ibu yang menolong Laras semalam.
" Apa bu?" Tanya Laras
" maaf nih sebelumnya, ibu boleh tau enggak siapa nama kamu?" Tanya Bu Rita yang membangunkan Laras.
" Nama aku Laras Putri Ivanka." Ucap Laras sambil tersenyum.
" kok mirip sama anak saya yang hilang ya??" Tanya Bu Rita yang penasaran.
" emang kenapa bu?" Tanya Laras.
" dulu anak saya hilang setelah terjadi sebuah kecelakaan. Anak saya mengalami amnesia dan tiba tiba ada sebuah keluarga atas nama Pak Tomi dan Bu Tami yang mengaku sebagai orangtuanya. Padahal saat itu suami ibu sudah meninggal dan hanya ibu lah anak kandung dari anak itu." Ucap Bu Rita.
" lah itu kan orangtua ku saat ini. Berarti ibu adalah mama aku?" Tanya Laras dengan suara tercekat.
" iya." Jawab Laras.
" Dia siapa?" Tanya Kirana, anak Bu Rita.
" Dia sepertinya Kakak kamu yang hilang beberapa tahun yang lalu." Ucap Bu Rita.
" hah benarkah?" Tanya Kirana.
" iya makanya sekarang Mama mau Tes DNA dulu." Ucap Bu Rita.
" iya Ma, semoga saja dia benar kakakku." Ucap Kirana yang benar benar berharap bahwa Laras adalah kakak kandungnya.
Setelah di Tes DNA oleh dokter, ternyata benar Laras adalah anak kandung dari Bu Rita yang hilang sejak kecelakaan sepuluh tahun yang lalu.
" Laras? Anakku!!!" Teriak Bu Rita yang memeluk Laras dengan erat.
" Mamaaaa!!!! Kiranaaaa!!!! Adikku..." Ucap Laras yang menangis terharu.
" tinggal satu pertanyaan mama lagi Sayang." Ucap Bu Rita.
__ADS_1
" apa ma??" Tanya Laras.
" didalam kamu ada janin Tuan Ashraf, kamu melakukan apa sama dia?" Tanya Bu Rita. " A..A..a...ku menikah sama dia ma. Aku dipaksa nikah sama Pak Tomi." Ucap Laras.
" ya sudah, mungkin Ashraf sudah tidak sayang sama kamu. Sekarang kita harus bisa rawat janin ini agar dia terlahir selamat." Ucap Bu Rita yang menenangkan Laras..
Bu Rita terus memandangi Laras yang sedang tertidur lelap. Ia merasa Laras seperti anaknya yang hilang beberapa tahun lalu, yang ternyata dugannya benar. Laras adalah anaknya yang hilang itu.
" aku seperti mengenal anak ini, tapi siapa ya???" Tanya ibu itu.
" Nak, bangunlah!! Ibu ingin bicara sebentar!!" Ucap Bu Rita. Ibu yang menolong Laras semalam.
" Apa bu?" Tanya Laras
" maaf nih sebelumnya, ibu boleh tau enggak siapa nama kamu?" Tanya Bu Rita yang membangunkan Laras.
" Nama aku Laras Putri Ivanka." Ucap Laras sambil tersenyum.
" kok mirip sama anak saya yang hilang ya??" Tanya Bu Rita yang penasaran.
" emang kenapa bu?" Tanya Laras.
" dulu anak saya hilang setelah terjadi sebuah kecelakaan. Anak saya mengalami amnesia dan tiba tiba ada sebuah keluarga atas nama Pak Tomi dan Bu Tami yang mengaku sebagai orangtuanya. Padahal saat itu suami ibu sudah meninggal dan hanya ibu lah anak kandung dari anak itu." Ucap Bu Rita.
" lah itu kan orangtua ku saat ini. Berarti ibu adalah mama aku?" Tanya Laras dengan suara tercekat.
" iya." Jawab Laras.
" Dia siapa?" Tanya Kirana, anak Bu Rita.
" Dia sepertinya Kakak kamu yang hilang beberapa tahun yang lalu." Ucap Bu Rita.
" hah benarkah?" Tanya Kirana.
" iya makanya sekarang Mama mau Tes DNA dulu." Ucap Bu Rita.
" iya Ma, semoga saja dia benar kakakku." Ucap Kirana yang benar benar berharap bahwa Laras adalah kakak kandungnya.
Setelah di Tes DNA oleh dokter, ternyata benar Laras adalah anak kandung dari Bu Rita yang hilang sejak kecelakaan sepuluh tahun yang lalu.
__ADS_1
" Laras? Anakku!!!" Teriak Bu Rita yang memeluk Laras dengan erat.
" Mamaaaa!!!! Kiranaaaa!!!! Adikku..." Ucap Laras yang menangis terharu.
" tinggal satu pertanyaan mama lagi Sayang." Ucap Bu Rita.
" apa ma??" Tanya Laras.
" didalam perut kamu ada janin Tuan Ashraf, kamu melakukan apa sama dia?" Tanya Bu Rita. " A..A..a...ku menikah sama dia ma. Aku dipaksa nikah sama Pak Tomi." Ucap Laras.
" ya sudah, mungkin Ashraf sudah tidak sayang sama kamu. Sekarang kita harus bisa rawat janin ini agar dia terlahir selamat." Ucap Bu Rita yang menenangkan Laras.
...****************...
Fabian,Andi,Wisnu,Rakha dan Danar Tiba di depan rumah Pak Tomi yang sudah nampak sepi. Fabian pun mengetuk pintu rumah, sedangkan Andi dan yang lainnya berjaga mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi.
" Tok...tok...tok..." Fabian mengetuk pintu.
" permisi." Ucap Fabian.
Seorang gadis membuka pintu, ternyata dia Adalah Faradilla Zahrianti. Anak Pak Tomi dan Adik dari Wisnu.
" Eh ada kakak kakak ganteng, ada perlu apa kalian kesini??" Tanya Dilla.
" ada hal yang ingin di bicarakan." Ucap Fabian.
" oh yaudah, kalian semua silakan duduk. Aku ambilkan minum dulu." Ucap Dilla dengan ramah.
" Kira kira bakal di terima enggak ya permintaan maaf kita?" Tanya Andi.
" Pastinya, optimis dong Andi." Ucap Fabian.
" ini minumnya, kalian mau bicara soal apa??" Tanya Dilla. Rakha dan Wisnu hanya terdiam sesaat sambil menatap wajah Dilla yang cantik dengan make up dan pakaian piyama nya.
" Kita disini mau minta maaf." Ucap Wisnu sambil meminum air yang disuguhkan oleh Dilla.
" Minta maaf soal apa ya?? Emang kalian salah apa sama keluarga aku?" Tanya Dilla.
" jadi gini, Setahun yang lalu kita kan lagi mancing. Nah sudah 15 jam kita di sungai mancing tidak dapat ikan. Ternyata kita lupa bawa umpan, nah keduanya saat kita akan pulang. Kita menemukan banyak kesialan. Mulai di kejar orang stress,lebah, ****** Liar, sama terakhir Angsa yang membuat Saya tidak sengaja menabrak orang sedang mab*k berat. Hingga terjadi keributan yang mengakibatkan rumah tangga Kak Laras dan Suaminya mengalami guncangan hebat." Ucap Fabian.
__ADS_1
" hah? Jadi kalian pembuat masalah itu?? Cepat pergi!! Sebelum aku panggil warga sekitar." Teriak Dilla yang menangis dan memarahi Fabian Cs yang berlari tunggang langgang dari rumah Pak Tomi.