
Hanya ini yang bisa aku buat, untuk Lulu yang saya sayangi. Dalam surat ini, aku hanya ingin mengucapkan Terimakasih banyak kepada Lulu karena sudah menghiburku dan mengobati tubuhku yang penuh Luka ini. Dan juga aku ingin meminta maaf, karena Kecelakaan itu. Lulu jadi kehilangan anak dalam kandungannya. Lagipula aku mana tahu kalau Lulu sedang hamil. Dan juga kepada Fabian, aku ingin meminta maaf Karena tak memberitahumu soal Lulu, dia sudah beberapa kali keluar masuk hotel dengan Dane. Mungkin setelah melakukan itu, dan Dane mengetahui kalau Lulu hamil. Dane meninggalkan Lulu ke luar kota. Dan saat itu juga Lulu aku lihat sedang menunggu seseorang, ternyata seorang pria yang datang lalu ia masuk bersama Lulu ke dalam hotel dan mungkin mereka melakukan itu lagi. Sekali lagi, aku minta maaf pada semuanya, Lulu, Fabian. Tugasku sudah selesai, maka aku akan pergi. Sampai jumpa.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
" Rakha!!!! Ternyata kamu yang membuatku kehilangan anak dalam kandunganku? Kenapa kamu tidak bilang sejak awal sih? Aku menjadi merasa sangat bersalah Rakha." Teriak Lulu yang menangis sedih.
" sudahlah Lulu... ayo kita pulang. Ikhlaskan Rakha, dia sudah tenang disana." Ucap Fabian yang berusaha menenangkan Lulu. Memang akhir pekan ini menjadi akhir pekan yang kelam bagi keluarga Fabian dan Keluarga Rakha.
" Lulu... pulang yuk!!! Ada hal yang mau di bicarakan." Ucap Fabian. Lulu bangkit, lalu ia pergi meninggalkan areal pemakaman bersama Fabian.
Di perjalanan, Mata Lulu masih sembab setelah menangis dan ia masih terdiam sambil memandang gedung gedung tinggi dari dalam mobil milik Fabian.
Setelah sampai rumah, Lulu terkejut karena sudah ada keluarga dari Rian, keluarga Besarnya dan keluarga dari papa nya. " Lulu... sini nak duduk." Ucap Bu Indira.
" ada apa ini ma?" Tanya Lulu.
" Begini, Mama sama Fabian kepikiran untuk menjodohkan kamu dengan Rian, sahabat Fabian. Dan Fabian menyetujui itu, benar begitu Fab?" Tanya Bu Indira.
" iya ma..." Ucap Fabian.
" hiks..hiks.. kalian kok tau isi hati aku? Soalnya semalam aku bermimpi bertemu Andari dan dia meminta adik laki laki dariku. Dan memerintahkan aku agar segera menikah." Ujar Lulu.
" Nah... kalau begitu kamu mau kan?" Tanya Mama Indira.
" hmm... iya aku siap ma." Jawab Lulu.
__ADS_1
" akhirnya.... jadi kapan nih Bu tanggal pernikahannya?" Tanya Bu Indira.
" Tanggal 24 saja, minggu Lusa." Jawab mama nya Rian.
" oh ya sudah... berarti besok bisa lamaran ya!!!" Ucap Bu Indira.
" oke..." Ucap Rian dan keluarganya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Ashinta,Lestari,Daniar,Elsa,Tasya,Kinara dan Aurelia duduk berjajar di depan Fabian,Wisnu,Andi,Danar dan Brian yang berdiri sejajar.
" Kalian tau kenapa kalian di kumpulkan disini?" Tanya Fabian.
" enggak." Jawab gadis itu secara bersamaan.
" oke.." Ucap Ashinta.
" disini siapa yang jago make up?" Tanya Fabian.
" Aku,Aku,Aku." Ucap Daniar,Ashinta dan Lestari.
" dua juta rupiah.." teriak Fabian.
" woy... ini bukan kuis." Gertak Andi.
__ADS_1
" sorry, Hangreuy ( bercanda)." Gumam Fabian.
" oke, Daniar Ashinta dan Lestari silahkan memisahkan diri." Ucap Fabian.
" baik." Ucap Ashinta.
" kedua, siapa disini yang tau model baju yang Pas untuk Acara Lamaran?" Tanya Fabian lagi. Elsa menjawab, " aku." Ucap Elsa.
" silahkan memisahkan diri." Ucap Wisnu.
" yang tau tempat yang Pas untuk prewedding?" Tanya Fabian lagi.
" Aku kak." Jawab Tasya.
" oke... terakhir..Kinara dan Aurelia... bisa menyetting tempat untuk Prewedding,Lamaran, sama honeymoon tidak?" Tanya Fabian.
" Bisa.." jawab Aurelia dan Kinara.
" oke... planning pertama. Elsa harus merekomendasikan baju yang pas untuk lamaran." Ucap Fabian.
" Kak Lulu pakai yang warna ini cocok nih." Ucap Elsa. " tapi kakak pengen Pake yang warna itu." Ucap Lulu. " yaudah, fiks itu?" Tanya Elsa.
" iya." Ucap Lulu.
" oke." Ucap Elsa.
__ADS_1
Planning 1 selesai.