5 Manusia Tampan

5 Manusia Tampan
Kabar buruk


__ADS_3

Jam menunjukan setengah delapan pagi, Fabian sudah tiba di depan rumah Elsa. Ia pun mengetuk rumah Elsa untuk mengajaknya ke taman kota.


" Tok....tok...tok.."


"Elsa!!!!" Sahut Fabian.


" Apa Fab?" Tanya Elsa yang membukakan pintu.


" Kita jalan yuk!!!" Seru Fabian pada Elsa. " jalan kemana kasep? Ini masih pagi!!!" Ucap Elsa yang bersandar di pintu rumahnya.


" kita ke taman kota. Disana ramai sekarang...." Ucap Fabian.


" ih kebetulan banget!! Aku lagi pengen main kesana... sebentar aku ganti baju dulu." Ucap Elsa yang masuk kedalam rumahnya.


Hampir setengah jam Fabian menunggu, semua gaya sudah ia lakukan. Seperti Push Up,Sit Up, Back Up, buang gas dan beli odading yang kebetulan melintas di depan rumah Elsa pun sudah ia lakukan. Elsa masih belum keluar dari rumahnya.


" Ayo Fab." Ucap Elsa. Fabian menoleh, ia terkejut bukan main karena kini Elsa berpenampilan sangat cantik. Mirip dengan mendiang kak Laras. Dengan kupluk putih yang ia kenakan.


" Waw... kamu cantik sekali!!! Sebentar... Fabian pesan taksi online nya dulu." Ucap Fabian.


" What? Pake taksi online?" Tanya Elsa.


" liat aja sendiri... gua bawa motor enggak?" Tanya Fabian.


" ya enggak..." Jawab Elsa.

__ADS_1


" makanya... sabarlah sayang." Ucap Fabian.


" idih sayang..." Ucap Elsa.


Tak lama kemudian, taksi online itu datang. Fabian segera menghampiri mobil Berwarna abu abu itu. Lalu membantunya parkir.


" kiri jauh...balas...balas... kalau dia enggak peka... tinggalkan saja..." Ucap Fabian.


" idih si mas nya Bucin. Atas nama Fabian Andromeda?" Tanya Sopir taksi itu.


" iya... Ayo Elsa... kita naik!!!" Ucap Fabian. Elsa pun menaiki mobil itu dan duduk di bangku belakang. Sedangkan Fabian duduk di depan.


********


" Sampai juga.... ini uangnya pak...kembaliannya ambil aja." Ucap Fabian dengan sok ramah.


" ayo Elsa..." setelah keduanya turun, mereka berkeliling di taman kota.


" Fab...aku capek!!" Gumam Elsa yang menghentikan langkahnya.


" iya sini Gua gendong. Naik ke punggung gua!!" Elsa naik ke punggung Fabian, lalu lelaki itu membawanya jalan jalan hingga sampai di tukang es krim.


" Bang Es krimnya dua... jangan pakai saos tomat." Ucap Fabian.


" mana ada es pake saus tomat? Dasar manusia aneh?" Tanya Tukang Es Krim itu.

__ADS_1


" yaudah... es krim rasa Coklat sama strawberry aja. Berapaan?" Tanya Fabian.


" Lima Ribu saja." Ucap Tukang Es Krim itu.


" lah empat ribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan aja bang!!" Gumam Elsa.


" Bohong!!! Sepuluh ribu aja bang!!!" Ujar Fabian.


" seumur umur baru nemu pembeli sinting kayak begini.." Gumam Tukang Es Krim itu. " yaudah ini uangnya goceng. Enggak usah kembalian.." Ucap Fabian.


" Lagi pula Harganya emang goceng beg*" Batin Tukang Es Krim itu.


Fabian dan Elsa memakan es krim itu, mereka saling menertawai karena mulut mereka sama sama belepotan. Secara spontan, kedua nya saling mengelap es krim. Fabian mengelap es krim di mukut Elsa, sedangkan Elsa mengelap mulut Fabian.


"Dreerrrrttt"


" Halo? Apa Bro???" Tanya Fabian.


" Inara.... cepatlah ke rumah sakit!!" Teriak Andi.


" iya... gua kesana sekarang sama Elsa." Ucap Fabian yang menutup teleponnya.


" kenapa Fab?" Tanya Elsa.


" Inara..." teriak Fabian. " Inara?? Dia kenapa?" Tanya Elsa.

__ADS_1


" dia masuk rumah sakit, dan kita harus segera kesana sekarang." Ucap Fabian. " iya, kita kesana sekarang." Keduanya lalu pergi ke sebuah rumah sakit tempat Inara di rawat.


__ADS_2