5 Manusia Tampan

5 Manusia Tampan
Fans Ghaib


__ADS_3

Fabian memarkirkan motornya di parkiran, lalu Elsa turun dari motor Fabian. Setelah itu Fabian turun dari motornya dan berjalan menuju kelasnya.


" hai, kalian kok siang sih? Padahal kalian lebih dulu jalannya?" Tanya Tasya yang datang bersama Daniar.


" yaudah Fabian duluan ya!! Ayo Daniar." Ucap Fabian.


" iya Fabian, hati hati." Ucap Elsa yang berjalan dengan Tasya.


" Lah itu hantu ngapain ya ganggu gua?? Tapinya kok kayak yang pernah liat hantu itu? Tapi dimana ya??" Tanya Fabian pada Daniar.


" mungkin ngefans kali sama kamu." Ujar Daniar Pada Fabian. " idih, gua masih normal niar. Mana mungkin hantu ngefans sama gua??" Tanya Fabian.


" lu nyindir gua?" Tanya Kuntilanak itu. " eh masih pagi udah muncul lu. Bukannya lu jam segini udah pulang ke habitat lu?" Tanya Fabian.


" Lu kata gua hewan? Pulang ke habitatnya." Gumam Kuntilanak itu.


" lu ngapain sih datang terus ke gua? Ngefans bukan?" Tanya Fabian. " gua kemarin datang ke lu mau minta rekomendasi skincare dan lowongan kerja. Makasih buat rekomendnya. Sekarang gua pengen minta tanda tangan lu, gua ngefans sama lu." Ucap Kuntilanak itu.

__ADS_1


" bodo, Aing Lier." Gumam Fabian yang meninggalkan Daniar dan hantu senglek itu. " hei!! Kok aku ditinggal sama mahluk aneh ini? Tungguin Fabian!!" Gumam Daniar.


*****


Elsa sedang mengerjakan tugasnya bersama Tasya, sedangkan Inara dengan tatapan sinisnya mengerjakan tugas di belakangnya.


" Hihihihihi"


Sesosok Kuntilanak muncul dari arah jendela, membuat Inara menangis menjerit ketakutan.


" Aaaa!!! Hantu!!!" Teriak Inara yang keluar dari bangkunya.


" Hihihihihi"


" Gprakkk!!!"


Sebuah sepatu melayang ke arah kepala hantu perempuan bersuara merdu itu. " rasain!! Pagi pagi bikin masalah sama gua!! Berisik tau!!" Ucap Elsa.

__ADS_1


" aww nyeuri euy." Gumam Kuntilanak itu. " siapa sih kamu sebenarnya??" Tanya Elsa pada mahluk menyebalkan itu.


" Gua Laras, gua teman Fabian sejak SMP. Gua ngefans sama dia." Ucap Kunti itu. " terus lu kenapa jadi gini?" Tanya Elsa.


" Gua sama Fabian udah kenal sejak setahun yang lalu. Dia waktu itu kelas satu dan gua udah kelas tiga. Pas dia masuk pertengahan semester satu. Gua meninggal karena pedarahan hebat dan saat itu gua sudah punya niatan untuk mencari pekerjaan untuk setelah Lulus nanti." Gumam Kuntilanak itu.


" terus kenapa kamu jadi gini?" Tanya Elsa. " atau apa yang memotivasi kamu untuk menjadi Hantu gini? Tuntutan hidup apa akibat pergaulan bebas?" Tanya Tasya.


" tadinya sih gua coba coba, pengen untung gitu." Jawab Laras. " emang sehari lu dapat berapa?" Tanya Elsa. " kadang 300 kadang 700" jawab Laras.


" emang tadinya dijanjiin apa emang?" Tanya Elsa lagi. " tadinya sih di janjiin kerja di supermarket, eh jadinya kerja jadi pelayan cafe." Jawab Laras.


" eh kok jadi kayak introgasi tukang dagang bodong ya?? Sama kayak introgasi Butterfly night sih?" Tanya Elsa. " ga tau, gua pergi ah. Capek." Arwah Laras kembali menghilang.


" dasar setan Kredit!! hilang begitu saja? datang tak dijemput, pulang tak diantar. tapi minta ongkos. dasar si Tasya banget." gumam Elsa.


" eh kok jadi aku yang kena sih?" tanya Tasya yang kesal pada Elsa. " ya maafin, mungkin ini peringatan buat Inara karena pikirannya buruk sama Aku dan kamu Tasya." ucap Elsa.

__ADS_1


Inara kembali duduk di bangkunya dan meneruskan mengejakan tugasnya.


__ADS_2