5 Manusia Tampan

5 Manusia Tampan
Pura Pura Sinting 2


__ADS_3

" Kukuruyuk!!!!"


Suara Ayam jago berkokok tepat di depan Tuan Ashraf, ia terbangun dan terkejut karena ada ayam di dalam kamarnya.


" Ayam siapa ini?" Teriak Tuan Ashraf yang kini tidur seorang diri.


" apa mas??" Laras mengambil bantal lalu menimpuk ayam itu.


" brakkk!!!!"


"Awas loh ayam gua goreng lo nanti!!!" Teriak Laras yang menimpuk bantal itu menggunakan bantal.


" Cukup dek, saya sudah capek dengan sifat sinting kamu. Jika bukan karena pak Tomi adalah sahabat ayah saya, kamu pasti sudah angkat koper pergi dari rumah ini." Gumam Tuan Ashraf.


" Biarin saja mas!!! Sudah menjadi resiko menikahkan aku secara paksa." Ucap Laras.


" sudah silahkan kamu lanjutkan sekolahmu, nanti pulangnya silakan kesini lagi." Ucap Tuan Ashraf.


" baik Mas." Ucap Laras.


Ia segera pergi ke kamar mandi sambil membawa handuk. Setelah mandi dan mengenakan seragam sekolahnya, ia membuatkan sarapan untuk Tuan Ashraf.

__ADS_1


" Ya sudah mas. Kalau begitu aku berangkat sekolah ya!!" Ucap Laras yang cium tangan pada suaminya itu. " iya hati hati dijalan." Ucap Tuan Ashraf. Laras hanya mengangguk tanda mengerti.


di perjalanan menuju sekolahnya, ia nampak menangis sedih karena kini harta paling berharga dalam hidupnya sudah hilang. ia mengelap air matanya menggunakan tangannya lalu ia menaiki sebuah angkot ke sekolahnya.


******


Fabian dan Andi sampai di parkiran sekolah, mereka berdua turun dari motor masing masing. Setelah itu mereka berjalan menuju kelasnya.


Beberapa menit kemudian, mereka berdua bertemu dengan Laras yang nampak panik dengan Kehadiran Fabian dan Andi.


" aku harus bagaimana ini? Tidak... dia jangan sampai tahu aku sudah menikah." Batin Laras dalam hati. Ia pun berlari menghindari dua anak kelas satu SMA itu.


" kak Laras kenapa ya?? Kayaknya ada masalah??" Tanya Andi yang heran dengan perubahan sikap kakak kelasnya itu.


" Maafkan aku dek Fabian, aku terpaksa menikah tanpa sepengetahuanmu. Lagipula aku takut kalau dipaksa menikah sama papa." Ucap Laras sambil menangis dan berlari ke kamar mandi.


Setelah mengelap air matanya, ia kembali melanjutkan perjalanan ke kelasnya.


" kamu kemana saja Laras?" Tanya Dina.


" aku ada acara keluarga kemarin. Bukankah aku sudah chat sama kamu Din?" Tanya Laras.

__ADS_1


" iya... aku tau kok." Ucap Dina.


********


Fabian,Andi,Wisnu,Danar dan Rakha sedang makan di kantin. Sambil menyantap Bihun dengan pisang goreng dan pisang molen. Ia masih penasaran dengan perubahan sikap pada Laras.


" Gua masih heran sama kak Laras. Dia kenapa panik ya pas ketemu sama gua? Perasaan gua diteriakin cewek saking gantengnya enggak segitu parahnya." Gumam Fabian.


" Iya tau... lu kan ganteng.. iya kan Fab?" Tanya Andi.


" idih jijik lu panggil gua ganteng Andi." Batin Fabian.


" iya tau jelek." Ucap Andi.


" Lu ngeledek gua???" Tanya Fabian.


" lah serba salah, dibilang ganteng marah, dibilang jelek marah." Gumam Andi.


" eh kamu sehat? Makan bihun pake sambel sama pisang goreng dan pisang molen?" Tanya Seorang siswi yang tak sengaja melintas di depan Fabian.


" ini hidup gua, kok lu yang sewot?" Tanya Fabian yang kesal dengan siswi itu.

__ADS_1


" yaudah sih." Ucap Siswi itu. Ia pun kembali pergi meninggalkan Fabian bersama teman temannya.


__ADS_2