
Lulu terbangun dari tidurnya, ia melihat lelaki asing sedang tidur di lantai. Ia melihat ada sebuah kertas di atas meja. Ia pun meraih kertas itu lalu membacanya.
" Lulu, Jangan pikirkan soal biaya rumah sakit. Pikirkan saja kesehatanmu dan juga masa depan kamu. Gua udah maafin kesalahan kamu kok. Besok pagi kamu bisa pulang." Tulis Fabian.
" Hah?? Fabian!!!!" Teriak Lulu yang menangis histeris.
" Eh Lulu? Kamu udah bangun rupanya!!" Ucap Rakha yang bangun dari tidurnya.
" kamu siapa? Ngapain kamu tidur di lantai?" Tanya Lulu.
" jangan takut!! Saya semalam udah bawa kamu kesini." Ucap Rakha Santai.
" Hah? Beneran? Kamu enggak bohong kan?" Tanya Lulu.
" liat muka saya, keliatan bohong enggak?" Tanya Rakha.
" oh"
" kenapa?" Tanya Rakha.
" liat muka aku, keliatan peduli enggak?" Tanya Lulu.
"Cih... kalau bukan disuruh Fabian udah gua tinggal lu!!" Batin Rakha dalam hati.
" Permisi...selamat pagi... Ibu Lulu bisa pulang hari ini. Soal biaya sudah diurus sama pak Fabian." Ucap Dokter Jamal..
" Fab?" Panggil Lulu sambil menangis.
" iya..." Jawab Fabian.
__ADS_1
" makasih ya!!!" Ucap Lulu.
" sama sama... yuk siap siap... kamu pulang hari ini. Lepas pelukannya... aku enggak enak sama Elsa." Ucap Fabian.
" oh Elsa.. maaf ya!!" Ucap Lulu.
" tidak apa apa, yang penting kak Lulu bisa pulang hari ini." Ucap Elsa.
" iya." Ucap Lulu.
*****
" Nak, maafin Mama ya... mama enggak bermaksud membunuh kamu. Lagipula mama enggak tahu kalau kamu sudah ada dalam perut mama." Ucap Lulu sambil memegang Makam Andari, anaknya.
" Sudahlah Lulu, kita pulang yuk!!" Ucap Rakha.
" yaudah... pulang ke rumah gua aja." Ucap Fabian.
" Boleh emang Fab?" Tanya Lulu.
" Boleh kok. Tenang saja." Ucap Fabian.
Lulu pun pulang ke rumah Fabian, dan sejak saat itu Lulu menjadi bagian keluarga dari Fabian.
" berbaringlah disini Lulu." Ucap Fabian yang membaringkan Lulu di tempat tidur. " makasih ya Fab." Ucap Lulu.
" sama sama.. kamu tidur sama Ashinta ya!!" Ucap Fabian.
" iya kak." Ucap Ashinta yang berdiri di samping dirinya.
__ADS_1
" yaudah... aku mau istirahat dulu." Ucap Lulu yang berbaring di tempat tidur.
*****
" sebenarnya kak Lulu kenapa sih?" Tanya Ashinta dan Elsa yang penasaran.
" Ya gitu. Kenakalan remaja. Dia nginap di hotel sama om om." Ucap Fabian.
" kok kakak tau?" Tanya Ashinta.
" iya kan kemarin kakak makan malam sama si..... itu pokoknya." Ucap Fabian.
" Kakak makan malam sama si Elsa?" Tanya Ashinta.
"Hmm.. hmm..." Gumam Fabian.
" kakak bohong ya???" Tanya Ashinta.
" enggak... kakak mau pergi dulu sama Elsa.. ada urusan..dahh..." Ucap Fabian.
Jam menunjukan jam setengah sepuluh malam, Fabian masih bermain playstation di kamarnya. Lulu yang melihat Fabian sedang main PS pun memintanya untuk tidur.
" Fabian!! Tidur!! Udah malem.. besok kamu sekolah nanti kesiangan lho." Ucap Lulu.
" iya.." Fabian menonaktifkan Playstation miliknya lalu ia tertidur.
Lulu merapikan kamar Fabian, " Hmm... kamar kamu berantakan sekali sih Fabian? pantas saja kamu selalu sekolah kesiangan," Gumam Lulu yang merapikan setiap sudut kamar Fabian. setelah selesai. Lulu kembali ke kamarnya.
" Sialan... Lulu jadi perhatian kayak gitu. dia stress apa emang benar benar peduli layaknya seorang ibu ya?? semoga saja kejadian semalam benar benar dapat mengubah hidupnya." Gumam Fabian.
__ADS_1