5 Manusia Tampan

5 Manusia Tampan
Lima Manusia Tampan : Kenangan Terindah


__ADS_3

Lulu kembali memperhatikan foto seorang gadis yang memakai bunga berwarna kuning di telinganya. Dan juga ada foto anak laki laki berkulit seperti bule bule di Eropa dalam foto itu. Sambil makan sarapan, ia kembali menitikan air mata saat ia mengenang masa masa terindah bersama Fabian.


" kamu pakai bunga ini deh." Ucap Fabian saat memakaikan sebuah bunga berwarna kuning di telinga Lulu dan kepala Lulu. Hingga membuatnya terlihat sangat cantik.


" Mama.... lihatlah!!! Lulu terlihat cantik kan??" Tanya Lulu yang menunjukan hasil karya Fabian di kepala dan telinganya.


" iya, kamu terlihat sangat cantik." Ucap Bu Indira yang menemani Kedua anak itu bermain di sebuah taman ternama di Kota Y.


Lulu saat masih kecil



*******


" Lulu? Kok melamun sih? Makanan kamu sudah habis." Ujar Daniar yang akan mengambil piring Lulu yang sudah bersih dari makanan.


" Eh enggak... ini piringnya..maaf ya!!!" Ucap Lulu.


" iya." Daniar kembali berjalan ke dapur.


Lulu pergi ke kamarnya, lalu bersiap siap untuk pergi ke makam Andari. Anaknya yang sudah lama tidak ia kunjungi.


Setelah berdandan dan dia terlihat sangat cantik, ia segera ke kamar Fabian dan meminta Rian mengantarnya ke areal pemakaman di Kota X.


" Ri... bangun dong!!! Anterin gue.." Ucap Lulu yang membangunkan Rian yang sedang tertidur lelap.


" Anterin kemana?" Tanya Rian.

__ADS_1


" ke makam anak gue.. gue kangen sama dia." Ucap Lulu.


Rian membuka matanya, ia terkejut bahwa ada Lulu yang sudah berdandan dengan sangat cantik dan membawa sebotol air.


" iya... ayo... sebentar Rian mandi dulu." Ucap Rian yang bangun lalu mengambil handuk dan pergi ke kamar mandi.


Semenit kemudian


Rian turun dari tangga lalu menemui Lulu yang sudah menunggu.


" lah cepat sekali?" Tanya Lulu.


" emangnya kamu, lama!!!" Gertak Rian.


" yaudah... ayo kita berangkat..." Ucap Lulu.


" Andi? Aurel? Tasya kenapa?" Tanya Fabian yang tiba di pintu ruang perawatan rumah sakit.


" si Tasya enggak mau pulang ke rumahnya. Dia takut dijodohin lagi katanya." Jawab Andi yang nampak kebingungan.


" Pulang kemana dong?" Tanya Fabian.


" Ke hongkong." Ucap Andi.


" kejauhan, ke Pulau Bermuda aja." Ucap Fabian.


" loh... kok jadi berdebat gini sih? Mana debatannya gak guna, dasar Gesrek." Ucap Aurelia.

__ADS_1


" Tapi di bermuda, disana banyak orang enggak ya??" Tanya Fabian pada Temannya yang sama sama somplak itu.


" Sepi kayaknya.... kan disana ada segitiga magnet." Jawab Andi.


" main selancar disana seru kayaknya." Ucap Fabian.


" Setuju, kita main selancar disana nanti kita enggak bisa pulang lagi." Ujar Andi.


" Lu benar juga Suneo." Jawab Fabian.


" Sejak kapan nama gua jadi Suneo woy? lu kali kayak si Nobita.. Matematika selalu Terjun bebas. tapi lu bisa kemana aja bebas kayak doraemon." Gumam andi.


" Tapi Cewek disana cantik cantik kan?" Tanya Fabian lagi.


" Cantik... Lu bisa main dan santai lalu mengobrol disana. bahas si Artis X yang menikah di luar negeri." Jawab Andi.


" Bisa aja lu... hahahahah" Andi dan Fabian tertawa terbahak bahak.


" alamak... emakkkk tolongin Aurel dari dua pria sinting ini." Gumam Aurel yang menggaruk kepalanya padahal tidak gatal.


" Woy..antarkan aku pulang!!!" Teriak Tasya. " eh maaf... ayo kita pulang." Ucap Fabian yang menggendong Tasya.


" Kita akan pulang kemana hari ini?" Tanya Tasya. " kita akan pulang ke rumahmu. Tenanglah, kita semua akan melindungimu." Ucap Fabian.


" iya..." Ucap Tasya.


Fabian,Tasya,Andi dan Aurelia pergi meninggalkan ruangan rumah sakit itu.

__ADS_1


__ADS_2