5 Manusia Tampan

5 Manusia Tampan
Perjodohan Laras


__ADS_3

Flashback


" Halo Laras? Sekarang kamu pulang ke rumah ya!!" Ucap Bu Tami, mama nya Laras. " hah? Iya ma... aku pulang sekarang." Ucap Laras yang sedang bersama Fabian.


" Dek... kayaknya aku mau langsung pulang ke rumah orangtua aku deh. Kamu enggak usah repot repot anterin aku." Ucap Laras yang berbicara pada Fabian.


" hah? Yaudah...kalau gitu Fabian duluan ya!!!" Fabian menancapkan gas motornya. Meninggalkan Laras yang sedang menaiki sebuah angkot.


" Hmmm.... ada apa ya mama suruh aku pulang?" Tanya Laras sambil duduk di dalam sebuah angkot.


Setelah sampai di depan rumah orangtuanya, Laras turun dari angkot dan membayar ongkos. Dia berjalan memasuki areal rumah orangtuanya yang ternyata sudah ada mobil mewah di halaman rumahnya.


" mobil siapa ini? Sepertinya mama sama papa akan menjodohkanku. Jika itu terjadi, siap siap saja yang akan menjadi suamiku akan menderita karena ulahku." Batin Laras dengan senyuman sinis.


" Nah itu anaknya pulang." Ucap Bu Tami. " Laras... kamu cepat ganti pakaianmu dengan pakaian kebaya ini. Kamu harus menikah dengan Ashraf, anaknya teman papa.


" Secepat ini? Oke.... rasakan akibatnya Tuan Ashraf." Gumam Laras yang mengganti pakaian seragamnya dengan kebaya berwarna putih.


Setelah mengenakan kebaya berwarna putih itu. Ia dirias oleh seorang perias langganan mama nya. Setelah dirias, ia dituntun ke ruang tamu untuk ijab kabul.

__ADS_1


" nah ini anaknya, sudah cantik." Ucap Pak Tomi, papa nya Laras.


" sebelum dimulai, boleh aku minta sesuatu?" Tanya Laras.


" boleh... apa itu?" Tanya Pak Tomi.


" ijinkan aku melanjutkan sisa sekolahku." Ucap Laras.


" tidak boleh, setelah menikah. Kamu harus ikut dengan Ashraf. Kamu tidak usah sekolah lagi." Ucap Pak Tomi.


" kalian semua mau aku bunuh satu persatu?" Tanya Laras. " Eh iya iya, silahkan lanjutkan sisa sekolahmu." Ucap Pak Tomi dengan terpaksa.


********


Ayam berkokok membangunkan Laras yang kini tidur dengan Tuan Ashraf. Seperti Fabian, dia menimpuk ayam yang berkokok di jendela rumahnya.


" Gandeng atuh hayam." Batin Laras yang memakai sandalnya untuk pergi mandi.


" Mau kemana sayang?" Tanya Ashraf yang terbangun dari tidurnya.

__ADS_1


" mau Cari tikus. Ya mau mandi lah," Ucap Laras yang mulai melakukan misinya..


" kamu sekarang tidak usah sekolah dulu selama tiga hari. Bilang saja ke gurumu kalau kamu ada acara keluarga." Ujar Tuan Ashraf.


" ke si Fabian? Tidak mungkin. Ke si Dina saja lah." Ucap Laras yang mengirimkan pesan whatsapp ke Dina, temannya.


" oke... saatnya misi yang lain di lakukan." Batin Laras.


" Halo Mama 2 mama 1.... monitor aman.." Ucap Laras seperti seorang yang berkomunikasi melalui Handy Talkie.


" kamu apa apaan sih? Panggil mama saja lah. Kamu kan anak perempuan mama juga. Sama seperti Ashraf." Ucap Mama nya Ashraf.


" ayo makan sarapan dulu." Ucap Bu Tami.


Setelah makan sarapan, Laras mandi lalu bersiap siap untuk ikut tinggal bersama Tuan Ashraf.


" Ma... aku pamit ya.... aku nanti bakalan rindu dengan lestari adikku yang manis dan Jaka kakakku." Ucap Laras sambil berdrama menangis.


" iya... jadilah anak yang baik ya... sekarang pergilah.." Ucap Bu Tami dan Pak Tomi yang melepas kepergian putrinya itu.

__ADS_1


" Haggg siahh.... awas we ku urang di jieun sengsara." Batin Laras yang menatap Tuan Ashraf dengan tatapan sinis.


__ADS_2