5 Manusia Tampan

5 Manusia Tampan
Lima Manusia Tampan : Kenyataan


__ADS_3

Daniar sudah duduk di depan penghulu, juga didampingi oleh bapaknya. Dengan pakaian kebaya dan riasan yang membuat dirinya terlihat seperti seorang Tuan Putri. Dia hari ini akan melangsungkan pernikahan yang terbilang mendadak, apalagi usianya kini baru akan memasuki 18 tahun. Karena permintaan sang bapak yang mejalankan permintaan dari sahabatnya yang sedang sakit keras untuk menikahkan anaknya yang berusia 25 Tahun di sebuah rumah sakit ternama di Kota N.


" Mana pengantin Pria nya?" Tanya Pak penghulu.


" sebentar... dia sedang dalam perjalanan. Coba saya telepon dulu." Ucap Pak Firhan yang menelepon anaknya.


" Halo? Tio? Kamu dimana?" Tanya Pak Firhan.


" Tio lagi dijalan pah... nanti.... Tio... aahhhhhhh....Gubraghhh....gubraghhhhh....." Mobil SUV yang dikendarai oleh Tio terperosok kedalam jurang lalu mobil itu meledak.


"Duarrrrr"


" Tut...Tut...tut..."


" halo?? Tio???" Panggil Pak Firhan yang nampak Panik.


" kenapa pak?" Tanya Pak Kurniawan.


" anak saya mendadak berteriak dan seperti ada suara benturan." Gumam Pak Firhan.


" semoga saja tidak terjadi apa apa." Ucap Pak Kurniawan.


**********

__ADS_1


Sudah 5 Jam berlalu, Tio belum juga menunjukan batang hidungnya. Pak Penghulu pun meminta agar pernikahan dibatalkan karena Tio tak kunjung tiba.


" maaf pak, kalau begitu saya harus pergi. Karena Pengantin Prianya tak kunjung datang." Ucap Pak Penghulu.


" saya mohon pak... tunggu sebentar lagi. Pasti dia akan tiba." Ucap Pak Firhan.


" Permisi....selamat malam... disini ada keluarga dari saudara Tio?" Tanya pak Polisi yang datang ke ruang perawatan Pak Firhan.


" Saya bapaknya, kenapa memangnya pak?" Tanya Pak Firhan.


" Saudara Tio mengalami kecelakaan di jalan X, nyawanya tak tertolong." Ucap Pak Polisi itu.


" Hah?? Tio!!!!" Teriak Pak Firhan yang menangis sedih.


Daniar pun ikut menangis sedih karena calon suaminya meninggal dan Dia gagal menikah.


" Hah?? Saya kenal mereka pak. Mereka teman saya." Ucap Daniar.


" Kalau yang Kecelakaan Mobil Mikrobus pariwisata itu juga kenal dek?" Tanya Pak Polisi.


" siapa pak?" Tanya Daniar.


" Dua anak gadis berusia 16 tahun dan satunya lagi 17 tahun. Namanya Kinara dan Aurelia." Ucap Pak Polisi itu.

__ADS_1


" enggak pak.." Jawab Daniar.


" mereka juga sama, belum di temukan." Ujar Pak Polisi yang menangani kasus kecelakaan itu.


" Ayo Cepat masuk!!! Mumpung tempatnya sepi." Ucap Kinara. " oke ayo..." keempat anak itu masuk kedalam areal rumah sakit.


" Sus tolongin sus... kaki saya terluka... iya tangan saya juga terluka...." Teriak Andi dan Danar.


" iya mas... sebentar..." Ucap Dua suster yang memberikan kursi roda pada Danar dan Andi.


Di Ruang perawatan, Suster dan tim dokter baru menyadari bahwa Danar dan Andi adalah anak yang hilang dalam kecelakaan dua Motor itu.


" kamu namanya Danar ya?" Tanya Dokter Herdi pada Andi. " Danar dia dok... saya Andi.." Gumam Andi yang berbaring bersebelahan dengan Danar.


" ohh... untuk sementara kalian disini dulu." Ucap Dokter Herdi yang selesai mengobati kedua anak itu.


" Untung Ponsel gua kagak rusak..gua hubungi Fabian dulu." Ucap Danar.


" sama gua juga." Ucap Andi.


" idih ikut ikutan mulu lu" Gumam Danar.


" Terserah gua lah." Ucap Andi.

__ADS_1


" udah...kalian berdua istirahat ya!! Kita berdua akan menemani kalian disini." Ucap Kinara dan Aurelia.


" iya." Danar dan Andi pun tertidur. Dan dua anak gadis itu tidur di dekat Kedua masing masing anak remaja laki laki itu.


__ADS_2