
warning 17+
"Driinggg!!!"
Suara Alarm membangunkan Ashinta di waktu yang sudah menjelang siang.
" Whoamm.... apa?? Jam sepuluh?? Aduh kok bisa sih gua kesiangan kayak gini?" Tanya Ashinta pada dirinya sendiri. Ia pun mengambil handuk berwarna putih miliknya dan berjalan ke kamar mandi.
" Mama?" Tanya Ashinta yang melihat Lulu sedang menyetrika baju sambil mengenakan daster tanpa lengan milik ibu nya.
" mama? Bangun Ashinta... ini aku Lulu.." Ucap Lulu yang membuat Ashinta terkejut.
" kirain Mama." Ucap Ashinta.
" Cepetan kamu mandi... kakak kamu udah berangkat dari pagi sama Elsa." Ucap Lulu.
" eh iya ya... sekarang undangan ya?? Alamak aku lupa!!" Gumam Ashinta.
" yaudah mandi aja dulu." Ucap Lulu.
" yaudah," Ashinta masuk ke kamar mandi dan mengunci pintu kamar mandi. Ia pun menyimpan handuknya di gantungan belakang pintu lalu melepas semua pakaiannya. Setelah itu ia mengguyurkan air ke seluruh tubuhnya yang mungil itu.
" Brrr dingin!!! Udah ah jangan lama lama... nanti ada yang nemenin.. ih serem!!" Gumam Ashinta. Ia pun mengelap rambutnya dengan handuk lalu menutup tubuhnya yang tanpa sehelai benang pun menggunakan handuk. Setelah itu ia keluar dari kamar mandi.
Ia pun berjalan ke kamarnya, setelah mengenakan pakaian dress berwarna putih dan rok rampel berwarna coklat terang. Ia mulai berdandan di meja riasnya.
" kakak ngapain ya berangkat pagi pagi? Oh iya, dia kan tukang dokumentasi acara ya... lupa gua ternyata." Gumam Ashinta sambil berdandan.
__ADS_1
"Tok...tok...tok.."
" Ashinta" Ucap Wisnu.
" iya... eh ada Nunu, sebentar ya... Ashintanya lagi berdandan dulu." Ucap Lulu.
" Hahahahahahahaha" Wisnu yang biasanya bersikap dingin tertawa terpingkal pingkal melihat penampilan Lulu.
" ngapain tertawa? Enggak lucu tau!!" Ucap Lulu yang kesal.
" Eh Ada kak Nunu? Mau Undangan juga bukan?" Tanya Ashinta yang sudah berpenampilan cantik membuat Wisnu terdiam dan ada sesuatu yang menegang didalam celananya.
" iya... mau bareng? Ayo..." Ucap Wisnu. " yeayeyy... kak Lulu aku berangkat dulu ya!!" Ucap Ashinta. " Lulu, gua sama Ashinta berangkat ya!!" Ucap Wisnu yang menancapkan gas motornya.
Lulu kembali masuk kedalam rumah dan air matanya kembali menetes teringat dengan anaknya yang keguguran beberapa waktu yang lalu.
Nikahan Ervina dan Bima
Sebuah acara pernikahan yang cukup mewah diadakan di sebuah villa ternama di Kota X. Wisnu yang baru sampai parkiran memarkirkan motornya.
" oke sip." Ucap Tukang parkir. Wisnu dan Ashinta turun dari motor dan berjalan ke dalam acara pernikahan itu.
" Fab." Panggil Wisnu pada Fabian yang sedang memegang kamera.
" apa bro!! Eh lu sama siapa ini?" Tanya Fabian. " ini adik elu somplak." Ucap Wisnu. " oh ini Ashinta? Maaf kakak enggak tau!!" Ujar Fabian.
" Kakak dasar tua!!" Ucap Ashinta.
__ADS_1
" iya deh... cepetan salaman sama pengantinnya." Ucap Fabian.
" iya." Ucap Wisnu.
" selamat ya kak Ervina dan kak Bima... semoga langgeng." Ucap Wisnu. Ashinta ikut di belakangnya dengan tatapan membunuh membuat Bima sedikit ketakutan.
" makasih ya Nunu." Ucap Ervina dan Bima secara bersamaan.
" Silahkan makan. Kambing Guling is waiting for you." Ucap Fabian.
" mantap!!!" Ucap Wisnu.
" Elsa mana?" Tanya Ashinta. " tuh dia jadi pagar betis." Ucap Fabian.
" Elsa... come here." Panggil Fabian.
" apa Fabian?" Tanya Elsa. " Nih anter wisnu, katanya dia pengen kambing guling." Ucap Fabian. " yaudah, ayo Kak Nunu." Ucap Elsa..
" Awas lo Fabian." Ucap Wisnu.
Ashinta
Wisnu
__ADS_1