5 Manusia Tampan

5 Manusia Tampan
Lima Manusia Tampan : Nisha?


__ADS_3

Nisha memasuki areal dalam rumah milik Fabian, dia merasa kagum karena rumah Fabian sangat megah dan mewah. Nisha pun disambut oleh Elsa,Tasya,Daniar,Kinara, Aurelia dan Lulu.


" hai semuanya, namaku Nisha Rizki Kartika Ayu. Panggil saja Nisha, aku adalah teman SMP nya Fabian." Ucap Nisha.


" oh kenalin kak, Aku Elsa. Pacarnya Kak Januar." Ucap Elsa dengan ramah.


" what? Pacarnya Januar? Perasaan Fabian belakangnya ada Januarnya? Kamu beneran pacarnya?" Tanya Nisha.


" Iya, pas aku kelas satu SMA. Dia nembak aku, kebetulan aku pulang bareng sama dia. Eh ternyata aku diajak ke sebuah Taman gitu lalu dia nembak aku pake bunga sama coklat." Ucap Elsa.


" Hmm.... baguslah, kamu memang pantas bahagia. Apalah daya aku ini, hanya seorang gadis sebatang kara yang tidak memiliki apa apa. Sekolah pun tidak." Gumam Nisha.


" Lho... kok menangis sih? Coba kita tanya Fabian dulu. Kalau dia memang kenal sama kamu dia pasti membantu." Ucap Daniar.


" Iya, sebentar. Aku panggilkan dia dulu." Ucap Lulu yang naik ke lantai satu lalu dia ke kamar Fabian untuk membangunkan anak itu.


" Fab, Bangun!!! Ada si Nisha tuh." Ucap Lulu. Mendenfar ucapan Lulu, Fabian langsung terbangun dan berlari keluar kamar.


" Nisha?" Panggil Fabian dari Atas tangga. " Fabian?" Panggil Nisha yang bangkit dari duduknya.


" kamu sama siapa kesini?" Tanya Fabian. " aku kesini sendiri," Jawab Nisha.


" Terus mau ngapain?" Tanya Fabian.


" mau minta tolong, dan aku mau minta maaf karena sudah meninggalkan kamu. Asal kamu tahu Fab, aku ikut Mama sama Papa ke kota Y, tapi disana aku mengalami banyak Bullying. Jadinya aku kelas dua SD Menyatakan aku pindah sekolah di Kota X ini, mungkin aku bisa beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru. Dan ternyata bisa, namun aku kelas dua herhenti sekolah karena Mama dan Papa sudah enggak ada." Ucap Nisha sambil menangis.


" Yaudah.... kamu tinggal saja dulu disini nanti Fabian sama teman teman akan mencarikan solusi buat kamu." Ucap Fabian.


" makasih ya Fab." Ucap Nisha.

__ADS_1


________________________________________


Jam menunjukan setengah delapan malam, Fabian pergi ke dapur menemui Elsa yang sedang menggoreng ayam. Ide jahilnya seketika muncul, dia pun menutup kedua mata Elsa dengan Tangannya.


" Nah siapa aku?" Tanya Fabian.


" kak Januar ngapain? Enggak lucu ah.." Fabian tertawa girang lalu melepaskan tangannya dari mata Elsa.


" Wah ayam goreng nih, makan ah." Ucap Fabia9n yang mengambil piring di lemari lalu mengambil nasi di magic com.


" Nah ayo makan." Ucap Elsa.


" eh emak panas.." teriak Fabian.


" kan itu baru diangkat, iya lah panas." Teriak Elsa.


Fabian pun makan di meja makan yang bersatu dengan dapur. " kak, ada teman teman kakak tuh." Ujar Rara yang muncul dari ruang tamu.


" oke.." Sahut Rara.


" Fab, eh lu lagi makan?" Tanya Danar yang datang bersama Andi,Brian,Wisnu,Saka dan Aji.


" iya nih, tuh silakan makan." Ucap Fabian. " nah Saka, Aji kalian berdua saja makan. Kita udah tadi." Ucap Danar. Tanpa malu, Saka dan Aji mengambil makanan ke dalam piring.


" Saka, Rian kan mau Melepas masa lajang nih. Lu mau menyusul kagak?" Tanya Fabian.


" idih, orang lagi tempur disusul. Ngapain?" Tanya Saka. " Maksud gua Lu juga mau menikah kagak?" Tanya Fabian.


" kalau ada jodohnya ya gua mau." Ucap Saka. " sama Si Nisha mau kagak?" Tanya Fabian.

__ADS_1


" si Nisha temen lu Waktu SMP?" Tanya Saka. " iya," jawab Fabian.


" siap Fab." Ucap Saka. " tapi itu nanti, kita fokus pernikahan Lulu dulu, Btw Lulu dimana? Sama anak anak yang lain?" Tanya Fabian.


" Kak Lulu lagi dipijat sama Teman Mama Indira yang kerja di Salon Butik dan Spa di Kamar." Ucap Elsa. " yuk kita keatas!!!" Ucap Wisnu.


" Eh gua udah tau pikiran jorok lu." Ucap Fabian yang menarik Kerah baju Wisnu yang ingin segera ke lantai atas.


" Bentar gua minum dulu. Ayo kita ke lantai atas." Ucap Fabian.


" eh lu kalau mau gitu bagi bagi dong!!" Teriak Wisnu dan anak anak Lainnya yang mengejar Fabian ke lantai Atas.


" Kak Fabian? Kak Nunu? Kak Andi?" Tanya Ashinta yang nongkrong di Depan pintu. " mama kemana?" Tanya Fabian.


" ada di dalam... Kakak jangan masuk... Kak Lulu lagi dipijat dan Lagi enggak pakai sehelai benang pun." Jawab Ashinta.


" itu yang kita mau.... Awwww!!!!" Teriak Wisnu yang kakinya di injak oleh Fabian.


" oh yaudah, kakak ke kamar dulu. Ayo kawan kawan." Anak anak laki itu pun masuk ke kamar Fabian.


" Nah Neng Lulu udah selesai semua rangkaian ritual pijatnya. Silakan kenakan kembali pakaiannya." Ucap Bu Resti, Terapis pijat teman Mama Indira.


Lulu bangkit dan Duduk sejenak, ia mengenakan kembali pakaian piyama nya setelah hampir dua jam dia dipijat dengan tubuh polos tanpa pakaian dan hanya mengenakan kain merah bermotif putih.


" Jadi berapa Bu?" Tanya Lulu. " jadi empat puluh lima ribu. Tapi udah di bayar kok Sama Mama Indira. Enengnya istirahat saja, jangan banyak pikiran. Biar nanti lancar sampai hari H." Ucap Bu Resti.


" baik bu.. terimakasih ya.." Ucap Fabian.


" Yaudah... tidur ya Lulu... anak anak ayo kita keluar." Ucap Bu Indira.

__ADS_1


Yuk tetap Like, vote dan Koment.


__ADS_2