
Jam menunjukan Setengah duabelas malam, Fabian masih duduk di tempat tidurnya sambil menelepon Elsa, kekasih pujaan hatinya.
" Fab, si Inara koma tau selama dua tahun. Kasihan dia!! Mana orangtuanya udah enggak ada. Mama nya kena serangan jantung di rumahnya. Terus papa nya serangan jantung di rumah sakit. Keluarganya enggak ada yang mau urus." Ucap Elsa.
" tenang, kan ada neneknya yang urus. Yaudah, jangan dipikirin. Sekarang kamu tidur saja." Ucap Fabian pada Elsa. " yaudah, aku tidur ya!! Selamat malam." Elsa menutup teleponnya.
" juga." Fabian menyimpan ponselnya dan ia terkejut, si hantu sengklek itu datang lagi.
" Maneh rek naon deui? Neangan pagawean? Nawaran skincare? Menta tanda tangan?" Tanya Fabian yang sudah naik darah.
" enggak, gua kesini cuman mau minta tolong ke lu Fab." Ucap Hantu itu. " minta tolong apa?" Tanya Fabian.
" bersihin rumah ( makam) gua dong." Pinta Hantu itu. " siapa elu emang? Main suruh ke gua?" Tanya Fabian. " gua Laras, kakak kelas yang ngefans sama lu." Gumam Hantu itu.
" Laras? Kamu kenapa?" Tanya Fabian. " aku meninggal saat kondisi mengandung anakku, aku minta maaf karena saat aku meninggal sebenarnya aku sudah menikah tanpa sepengetahuan kamu." Gumam Laras.
__ADS_1
" yaudah, gua maafin. Sekarang lu pergi dulu aja lah. Nanti besok gua kesana." Gumam Fabian. Laras pun menghilang seketika.
*****
Fabian sedang berjalan menyusuri lorong sekolah SMA LTX. Ia baru memasuki kelas satu saat ini. Ia pun masuk kedalam kelasnya.
" halo, nama gua Andi, Wisnu,Rakha,Danar. Lu siapa?" Tanya Andi, anak kelas 1-E. " nama Gua Fabian Andromeda, panggil aja Fabian." Ucap Fabian dengan ramah.
" oh Fabian, senang berkenalan dengan lu." Ucap Anang dengan nada senang. " iya, sama sama." Ucap Fabian dengan ramah.
" kita jalan jalan ke kantin yuk!! Gua belum sarapan hari ini. Emak udah berangkat kerja dan belum sempet masakin sarapan buat gua." Gumam Wisnu.
" hai Lulu, masih ingat sama gu...." belum menyelesaikan kata katanya Lulu sudah berlalu begitu saja bersama seorang lelaki blasteran, sama seperti Fabian.
" oke... lu udah ninggalin... gua cari yang lain." Gumam Fabian. " sampai juga, bu beli nasi uduk lima bungkus." Ucap Fabian.
__ADS_1
" Nih." Ujar ibu penjual nasi uduk itu. Anak anak itu memakan nasi uduk itu bersama sama di kantin.
******
" Lapar sekali!! Ke dapur Ahh." Ujar Fabian yang menyelinap ke dapur dan memasak mie instant.
" untung masih ada mie instant nya." Ucap Fabian yang membuka lemari.
" oh iya, tak lupa alat keselamatan dipakai." Fabian mengenakan jas hujan + celana nya, Helm,masker,tas ransel, sepatu boot,sarung tangan dan kacamata hitam.
" ahh ganteng sekali gua....tapi koplak juga sih wkwkwk." Gumam Fabian yang menertawai dirinya sendiri.
" masukan mie nya, masukan bumbu bumbunya. Tunggu hingga matang... lalu angkat dan masukan kedalam mangkok, masa dibuang? Mubazir wkwkek." Gumam Fabian.
" nah mie sudah didalam mangkok dan saatnya dimakan." Ucap Fabian.
__ADS_1
" makannya lebih enak kalau sambil nonton liga champions." Gumam Fabian yang duduk di sofa tengah dan menyalakan TV Led miliknya.
Dia memakan mie instant itu sambil menonton pertandingan Liga Champions. Setelah selesai makan mie Instant, ia bersandar sebentar hingga ia tak sadar kalau dia tertidur.